• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenkop dan Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 16 April 2025 - 23:03
in Nasional
kemenkop

Kemenkop dan Kementerian Ekraf Jajaki Kerja Sama Kembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis KoperasiINDOPOSCO.ID-Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) berencana melakukan kolaborasi untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis koperasi di Indonesia. Rencana ini tercetus dalam audiensi yang digelar antara Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya di Kemenkop, Rabu (16/04).Menkop Budi Arie menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak produk - produk kreatif yang dihasilkan oleh koperasi seperti produk fesyen, kuliner, kerajinan tangan (handycraft) dan lainnya. Bahkan sudah ada beberapa contoh produk kreatif dalam bentuk film yang dihasilkan oleh Koperasi Serba Usaha Indonesia Kreatif Berkarya (Kinarya Coop).Menkop Budi Arie menuturkan masih banyak produk dan potensi produk kreatif yang dihasilkan koperasi untuk dapat dieksplorasi dan dimonetisasi sehingga dapat memberikan dampak positif bagi koperasi. Untuk itu perlu ada kemitraan yang "expert" membidangi industri kreatif salah satunya adalah Kementerian Ekraf."Ekonomi kreatif di Indonesia harus maju karena Indonesia terkenal dengan orang - orangnya dan idenya yang luar biasa. Jadi kerja sama dengan Kementerian Ekraf ini bisa lakukan kedepannya," kata Menkop Budi Arie.Hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dan sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Kemenkop dan Kementerian Ekraf.Menkop Budi Arie berharap hadirnya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel) Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi peluang bagi Kemenkop dan Kementerian Ekraf untuk memperkuat sinergi dan kerja sama."Kita perlu memperkuat sinergi ini melalui Kopdes/kel Merah Putih, sebab kita tahu di desa-desa itu banyak sekali anak muda yang kreatif yang bisa diarahkan untuk bersama-sama membangun ekonomi kreatif berbasis koperasi," sambung Menkop Budi Arie.Sebagai langkah lanjutan dari rencana kerja sama tersebut, Kemenkop dan Kementerian Ekraf akan membentuk tim kecil yang fokus untuk melakukan pembinaan, pelatihan hingga kurasi terhadap produk - produk kreatif yang dihasilkan koperasi."Saya sebagai Menkop tegas menyampaikan bahwa hampir semua bidang di ekonomi kreatif bisa beririsan dengan koperasi. Maka boleh itu dilegalkan dalam bentuk Badan Hukum Koperasi," kata Menkop Budi Arie.Berdasarkan catatan Kementerian Ekraf, industri kreatif memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di tahun 2024 mencapai 26,47 juta dari tahun 2013 yang hanya 14 juta orang. Sementara dari sisi pertumbuhan nilai tambah dari industri kreatif melesat dari Rp700 triliun di tahun 2013 menjadi Rp1.532,19 triliun di tahun lalu.Tidak hanya itu, nilai ekspor produk industri kreatif juga tumbuh dari USD15 miliar di tahun 2013 menjadi USD25,10 miliar atau naik sebesar 67 persen. Besarnya peluang tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan rasio PDB Ekonomi Kreatif sebesar 8 - 8,4 persen di tahun 2029."Berangkat dari itu, nanti kita akan bicarakan soal potensi kerja sama apalagi akan ada Kopdes/kel Merah Putih yang mana setiap daerah atau desa punya karakteristik yang berbeda - beda. Inikan bisa kita sebut sebagai peluang bagi ekonomi kreatif," katanya.Sementara itu Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menambahkan bahwa terdapat beberapa potensi kerja sama yang bisa dijalin antara Kementerian Ekraf dengan Kemenkop. Diantaranya adalah pedampingan dan kolaborasi pembentukan koperasi subsektor Ekraf .Kemudian fasilitasi pembiayaan Dana Bergulir melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) yang merupakan Satker dari Kemenkop. Selain itu juga potensi joint program, kolaborasi dan promosi untuk produk ekraf terutama yang dihasilkan koperasi dalam program bersama. Selanjutnya pada bidang pengembangan infrastruktur Ekraf (Ruang Kreatif) yang berbasis koperasi."Kita harap kolaborasi dapat lebih erat karena tujuan kita sama yaitu kita ingin membangun perekonomian dari daerah. Ini baru awalan nanti bisa kita kembangkan bahkan kalau bisa kita MoU kan," kata Teuku.Menteri Teuku mengapresiasi program Kopdes/kel Merah Putih karena program ini menjadi titik simpul bagi kedua institusi pemerintah tersebut untuk bertemu dan menjalin sinergi dalam pengembangan ekonomi di desa atau daerah. Untuk itu Kementerian Ekraf siap terlibat secara aktif untuk memastikan program pembentukan Kopdes/kel Merah Putih dapat berjalan dengan baik."Ekonomi kreatif ini akan jadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional dimana itu bisa dimulai dari daerah. Majunya ekonomo nasional tidak mungkin tanpa daerah makanya perlu kita terus dukung dan support program Kopdes ini," katanya. (srv)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) berencana melakukan kolaborasi untuk mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis koperasi di Indonesia. Rencana ini tercetus dalam audiensi yang digelar antara Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya di Kemenkop, Rabu (16/04).

Menkop Budi Arie menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak produk – produk kreatif yang dihasilkan oleh koperasi seperti produk fesyen, kuliner, kerajinan tangan (handycraft) dan lainnya. Bahkan sudah ada beberapa contoh produk kreatif dalam bentuk film yang dihasilkan oleh Koperasi Serba Usaha Indonesia Kreatif Berkarya (Kinarya Coop).

BacaJuga:

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Cetak Wirausaha Muda, Bukan Sekadar Pencari Kerja

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

Menkop Budi Arie menuturkan masih banyak produk dan potensi produk kreatif yang dihasilkan koperasi untuk dapat dieksplorasi dan dimonetisasi sehingga dapat memberikan dampak positif bagi koperasi. Untuk itu perlu ada kemitraan yang “expert” membidangi industri kreatif salah satunya adalah Kementerian Ekraf.

“Ekonomi kreatif di Indonesia harus maju karena Indonesia terkenal dengan orang – orangnya dan idenya yang luar biasa. Jadi kerja sama dengan Kementerian Ekraf ini bisa lakukan kedepannya,” kata Menkop Budi Arie.

Hadir dalam audiensi tersebut Sekretaris Kemenkop Ahmad Zabadi dan sejumlah pejabat eselon I di lingkungan Kemenkop dan Kementerian Ekraf.

Menkop Budi Arie berharap hadirnya program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel) Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto dapat menjadi peluang bagi Kemenkop dan Kementerian Ekraf untuk memperkuat sinergi dan kerja sama.

“Kita perlu memperkuat sinergi ini melalui Kopdes/kel Merah Putih, sebab kita tahu di desa-desa itu banyak sekali anak muda yang kreatif yang bisa diarahkan untuk bersama-sama membangun ekonomi kreatif berbasis koperasi,” sambung Menkop Budi Arie.

Sebagai langkah lanjutan dari rencana kerja sama tersebut, Kemenkop dan Kementerian Ekraf akan membentuk tim kecil yang fokus untuk melakukan pembinaan, pelatihan hingga kurasi terhadap produk – produk kreatif yang dihasilkan koperasi.

“Saya sebagai Menkop tegas menyampaikan bahwa hampir semua bidang di ekonomi kreatif bisa beririsan dengan koperasi. Maka boleh itu dilegalkan dalam bentuk Badan Hukum Koperasi,” kata Menkop Budi Arie.

Berdasarkan catatan Kementerian Ekraf, industri kreatif memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di tahun 2024 mencapai 26,47 juta dari tahun 2013 yang hanya 14 juta orang. Sementara dari sisi pertumbuhan nilai tambah dari industri kreatif melesat dari Rp700 triliun di tahun 2013 menjadi Rp1.532,19 triliun di tahun lalu.

Tidak hanya itu, nilai ekspor produk industri kreatif juga tumbuh dari USD15 miliar di tahun 2013 menjadi USD25,10 miliar atau naik sebesar 67 persen. Besarnya peluang tersebut, pemerintah menargetkan pertumbuhan rasio PDB Ekonomi Kreatif sebesar 8 – 8,4 persen di tahun 2029.

“Berangkat dari itu, nanti kita akan bicarakan soal potensi kerja sama apalagi akan ada Kopdes/kel Merah Putih yang mana setiap daerah atau desa punya karakteristik yang berbeda – beda. Inikan bisa kita sebut sebagai peluang bagi ekonomi kreatif,” katanya.

Sementara itu Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menambahkan bahwa terdapat beberapa potensi kerja sama yang bisa dijalin antara Kementerian Ekraf dengan Kemenkop. Diantaranya adalah pedampingan dan kolaborasi pembentukan
koperasi subsektor Ekraf .

Kemudian fasilitasi pembiayaan Dana Bergulir melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) yang merupakan Satker dari Kemenkop. Selain itu juga potensi joint program, kolaborasi dan promosi untuk produk ekraf terutama yang dihasilkan koperasi dalam program bersama. Selanjutnya pada bidang pengembangan infrastruktur Ekraf (Ruang Kreatif) yang berbasis koperasi.

“Kita harap kolaborasi dapat lebih erat karena tujuan kita sama yaitu kita ingin membangun perekonomian dari daerah.
Ini baru awalan nanti bisa kita kembangkan bahkan kalau bisa kita MoU kan,” kata Teuku.

Menteri Teuku mengapresiasi program Kopdes/kel Merah Putih karena program ini menjadi titik simpul bagi kedua institusi pemerintah tersebut untuk bertemu dan menjalin sinergi dalam pengembangan ekonomi di desa atau daerah. Untuk itu Kementerian Ekraf siap terlibat secara aktif untuk memastikan program pembentukan Kopdes/kel Merah Putih dapat berjalan dengan baik.

“Ekonomi kreatif ini akan jadi mesin baru bagi pertumbuhan ekonomi nasional dimana itu bisa dimulai dari daerah. Majunya ekonomo nasional tidak mungkin tanpa daerah makanya perlu kita terus dukung dan support program Kopdes ini,” katanya. (srv)

Tags: Ekonomi KreatifkemenkopKementerian EkrafKementerian Koperasikerja samaKoperasi

Berita Terkait.

Fauzan
Nasional

Wamendiktisaintek Dorong Kampus Cetak Wirausaha Muda, Bukan Sekadar Pencari Kerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:02
Filep
Nasional

DPD RI Desak Prabowo Bentuk Satgas Antipungli di Kantor Imigrasi

Kamis, 11 Juni 2026 - 01:40
Rini
Nasional

Menteri Rini Tancap Gas, Birokrasi Dibikin Makin Lincah dan Serba Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:08
Short-Course
Nasional

Penghulu Diperkuat, KUA Didorong Jadi Simpul Pembangunan Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:25
Aher
Nasional

Soroti Ketidakpastian Aturan Fasum-Fasos, BAM DPR Siap Kawal Nasib Sekolah Swasta

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:15
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Nasional

Pimpinan DPD Dorong Pembenahan Menyeluruh MBG, Ingatkan Jangan Timbulkan Masalah Baru

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:05

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.