• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

UMKM di Era Digital: Menembus Pasar Lebih Luas dengan Teknologi

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 30 Maret 2025 - 09:30
in Ekonomi
Aktivitas jual beli di lantai Ground Platinum Market at PMTA, pada Selasa (18/3/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO.ID

Aktivitas jual beli di lantai Ground Platinum Market at PMTA, pada Selasa (18/3/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta penciptaan lapangan kerja, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi di banyak negara, termasuk Indonesia.

Namun, tantangan seperti keterbatasan akses pasar, permodalan, dan daya saing masih menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan UMKM.

BacaJuga:

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Pertamina Gaspol UMKM: 1.346 Sertifikasi Dibuka, Akses Pasar Kian Luas

Di era digital saat ini, optimalisasi platform digital menjadi salah satu solusi paling efektif untuk memperkuat pasar UMKM. Dengan memanfaatkan teknologi digital, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan meningkatkan daya saing mereka secara signifikan.

Linda, salah satu pemilik toko yang ada di Ground Platinum Market at Pusat Mode Tanah Abang (PMTA) mengaku mengantongi pendapatan yang cukup signifikan sejak dibukanya Platinum Market at PMTA pada 17 Februari 2025 lalu.

“Aku punya dua toko fashion, Tomato dan Lowel. Sejak Platinum Market at PMTA dibuka, penjualan meningkat pesat. Apalagi jastiper banyak yang datang sambil live shopping dari sini. Menjelang Lebaran, pengunjung dari luar kota juga mulai berdatangan untuk berbelanja langsung,” ujar Linda saat ditemui INDOPOSCO.ID di Ground Platinum Market at PMTA, Selasa (18/3/2025).

Awalnya, Linda lebih fokus menjual produknya secara online. Bahkan sebelum pandemi, sekitar 98 persen dari total penjualannya berasal dari transaksi daring. Namun, sejak PMTA mengusung konsep Platinum Market, keseimbangan antara penjualan online dan offline pun berubah drastis.

“Sekarang penjualan online dan offline sudah 50:50. Khususnya menjelang Lebaran, banyak konsumen yang lebih memilih datang langsung untuk melihat model dan kualitas produk sebelum membeli. Mereka ingin memastikan tampilan mereka sempurna di hari raya,” jelasnya.

Menariknya, toko Linda tak hanya melayani pembelian grosiran, tetapi juga eceran untuk memenuhi tingginya permintaan pelanggan yang ingin berbelanja dalam jumlah kecil.

“Di Platinum Market, kami fleksibel. Selain jual grosiran, kami juga melayani pembelian satuan, karena banyak konsumen yang ingin mencoba produk secara langsung,” jelasnya.

Platform digital, lanjut Linda, juga berperan besar dalam memperkuat pasar UMKM. Ia pun mengakui bahwa mengandalkan penjualan offline saja tidak cukup untuk mendongkrak pendapatan secara signifikan.

“Pelanggan saat ini sudah sangat banyak yang mengandalkan media sosial dan e-commerce untuk mencari produk terbaik. Dengan kombinasi strategi online dan offline, jangkauan pasar bisa lebih luas dan penjualan pun semakin optimal,” tambah pengusaha UMKM yang telah menjalankan bisnis fashion sejak 2017 itu.

Aktivitas jual beli di lantai Ground Platinum Market at PMTA, pada Selasa (18/3/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO.ID

Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, pemanfaatan platform digital menjadi kunci bagi UMKM untuk bertahan dan berkembang. Optimalisasi platform digital memungkinkan UMKM untuk meningkatkan visibilitas, memperluas pasar, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Kita juga harus tahu, apa saja manfaat optimalisasi platform digital bagi UMKM.

1. Akses pasar lebih luas
UMKM dapat menjangkau lebih banyak konsumen, baik nasional maupun global, melalui e-commerce, media sosial, dan marketplace.

2. Efisiensi biaya
Digitalisasi mengurangi biaya operasional seperti sewa toko dan pemasaran konvensional, memungkinkan pengalokasian anggaran yang lebih efektif.

3. Daya saing meningkat
Teknologi analitik membantu UMKM memahami tren pasar, menyesuaikan strategi, dan menciptakan produk yang lebih relevan.

4. Kemudahan akses pembiayaan
Financial technology (fintech) atau teknologi finansial dan layanan perbankan digital mempermudah UMKM mendapatkan modal usaha dengan rekam transaksi digital.

5. Kepercayaan konsumen
Ulasan pelanggan, pembayaran aman, dan kehadiran digital meningkatkan kredibilitas serta loyalitas konsumen.

Tantangan dalam Digitalisasi UMKM

Walaupun manfaat digitalisasi sangat besar, UMKM masih menghadapi beberapa tantangan seperti keterbatasan literasi digital di kalangan pengusaha UMKM, keterbatasan akses terhadap teknologi dan infrastruktur digital, persaingan yang ketat di pasar digital, serta keamanan data dan risiko penipuan dalam transaksi online.

Optimalisasi platform digital merupakan langkah strategis untuk memperkuat pasar UMKM dan meningkatkan daya saing mereka di era ekonomi digital. Dengan strategi yang tepat, UMKM dapat mengakses pasar yang lebih luas, meningkatkan efisiensi operasional, serta membangun kepercayaan pelanggan.

Namun, digitalisasi juga harus didukung oleh peningkatan literasi digital dan infrastruktur yang memadai agar seluruh pelaku UMKM dapat merasakan manfaatnya secara optimal.

Pemerintah, sektor swasta, serta berbagai pemangku kepentingan harus bersinergi dalam menyediakan ekosistem digital yang inklusif bagi UMKM. Dengan demikian, UMKM tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional. (nas)

Tags: Era DigitalPasar UMKMPlatform DigitalTeknologiUMKM

Berita Terkait.

Mitsubishi
Ekonomi

Zero Down Time: Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Roda Logistik Tetap Berputar

Kamis, 9 April 2026 - 01:15
Aher
Ekonomi

Komisi II Dorong ATR/BPN Percepat Penyediaan Lahan untuk PSN Energi

Rabu, 8 April 2026 - 23:23
Sertifikasi
Ekonomi

Pertamina Gaspol UMKM: 1.346 Sertifikasi Dibuka, Akses Pasar Kian Luas

Rabu, 8 April 2026 - 20:00
Irene-Umar
Ekonomi

“Asset Management Proper,” Strategi Penting untuk Masa Depan Indonesia

Rabu, 8 April 2026 - 19:49
Penghargaan
Ekonomi

Pertamina Tancap Gas di Jalur Hijau: Borong PROPER Emas, Tegaskan Arah “Beyond Energy”

Rabu, 8 April 2026 - 18:08
Maroef
Ekonomi

OROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 17:37

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1143 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.