• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Jakarta Siap Tanggung Biaya Pengobatan Warga Terdampak Bau RDF Plant Rorotan

Redaksi Editor Redaksi
Jumat, 21 Maret 2025 - 03:33
in Megapolitan
rdf

RDF Plant, Rorotan, Jakarta Utara. (Istimewa.)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta (Pemprov DKJ) merespons keluhan warga terkait bau busuk yang berasal dari Refuse-Derived Fuel (RDF) Plant di Rorotan, Jakarta Utara.

Warga mengeluhkan bau menyengat dari fasilitas pengolahan sampah di RDF Plant Rorotan karena mengganggu aktivitas dan menurunkan kualitas lingkungan.

BacaJuga:

Memasuki Musim Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Usai Tangkap 5 Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Menurut Pramono, bau tersebut disebabkan oleh proses uji coba (commissioning) yang masih berlangsung.

Uji coba ini bertujuan menemukan pola operasi optimal, namun menggunakan sampah lama yang memicu bau tak sedap. Padahal, RDF Plant Rorotan dirancang untuk mengolah sampah baru.

“Saya meminta Dinas Lingkungan Hidup Jakarta segera melakukan perbaikan,” kata Pramono di Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Menurutnya, Pemprov DKJ akan memasang alat pemantau kualitas udara dalam radius 4-5 km di sekitar RDF Plant Rorotan untuk membandingkan dampak bau dengan polusi kendaraan.

“Selain itu, pemerintah akan menanggung biaya pengobatan warga yang terdampak bau dari proses commissioning,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta, Asep Kuswanto, menyatakan 800 ton sampah lama di bunker akan dikosongkan dalam 3-5 hari.

“Setelah itu, proses commissioning dilakukan tanpa sampah untuk memastikan mesin dan cerobong berfungsi baik,” kata dia.

Menurut Asep, Dinas LH juga akan memastikan sistem deodorizer bekerja optimal dan gas buang memenuhi baku mutu lingkungan.

“Truk compactor akan dicuci sebelum keluar dari RDF Plant, dan jalan sekitar akan dibersihkan rutin untuk mengurangi bau dari air lindi,” jelasnya.

Selain itu, Dinas LH telah memasang Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) di RDF Plant dan Jakarta Garden City (JGC).

“Dipasang untuk memantau kualitas udara secara real-time dan transparan,” pungkasnya.

Wakil Ketua DPRD Jakarta, Wibi Andrino, mendukung upaya Dinas LH dalam menangani polusi udara, termasuk rencana penambahan Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU).

Saat ini, jumlah SPKU di Jakarta telah meningkat dari lima menjadi 111 unit, dengan target mencapai 1.000 unit menggunakan sensor berbiaya rendah.

“Jakarta ingin meniru Paris dan Bangkok dalam menangani polusi udara berbasis data. Apa yang dilakukan Dinas LH sudah baik, terus lanjutkan,” ujarnya. (fer)

Tags: Bau RDF Plant RorotanBiaya Pengobatan Wargadki

Berita Terkait.

Memasuki Musim Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

Memasuki Musim Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Rabu, 15 April 2026 - 08:23
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Megapolitan

Soroti FH UI, Kemendiktisaintek Tak Toleransi Segala Bentuk Kekerasan di Lingkungan Kampus

Rabu, 15 April 2026 - 02:21
Usai Tangkap 5 Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar
Megapolitan

Usai Tangkap 5 Orang, Polisi Buru 4 Pelaku Begal Petugas Damkar

Selasa, 14 April 2026 - 23:31
Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit
Megapolitan

Pelaku Begal Anggota Damkar Dibekuk di Hotel Kawasan Pluit

Selasa, 14 April 2026 - 22:15
JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman
Megapolitan

JPPI: Kasus FH UI Jadi Sinyal Gagalnya Kampus Aman

Selasa, 14 April 2026 - 20:35
Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang
Megapolitan

Diduga Langgar HAM Batasi Penggunaan Hijab Karyawan, Anggota Komisi XIII Sambangi RS Siloam TB Simatupang

Selasa, 14 April 2026 - 20:01

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2513 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.