• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Pertemuan Ketua DPR dan Sekjen Partai Komunis Vietnam, Perkuat Hubungan Bilateral hingga Soliditas Hadapi Dinamika Global

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 11 Maret 2025 - 19:49
in Internasional
Puan

Ketua DPR RI Puan Maharani, usai menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam, di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Foto: Humas DPR)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani menerima kunjungan kehormatan H. E. Mr To Lam, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam. Pada pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan di sektor ekonomi, perdagangan, hubungan antar parlemen hingga hubungan dengan masyarakat.

Puan mengungkap, hubungan baik antara Indonesia dan Vietnam sendiri sudah berlangsung selama 80 tahun.

BacaJuga:

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

“Hubungan ini sudah berjalan dimulai dengan satu modal yang sangat baik yaitu hubungan baik antara kedua founding father yaitu Presiden Soekarno dengan Presiden Ho Chi Minh yang merupakan sama-sama founding father dari kedua negara,” kata Puan dalam konferensi pers yang dilakukan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Menurut Puan, Indonesia dan Vietnam juga membuka diri untuk bersama bertukar pengalaman soal efisiensi anggaran. Sebab, kedua negara diketahui saat ini sedang menerapkan efisiensi.

Pemerintah Vietnam sendiri melakukan reformasi struktural besar-besaran dengan memangkas jumlah kementerian dan lembaga pemerintah dari 30 menjadi 22. Langkah ini diambil untuk menghemat anggaran pemerintah.

“Apapun yang menjadi keputusan dari kedua negara ini, Indonesia dan Vietnam tentu saja pasti didasari oleh keinginan atau landasan bagaimana yang terbaik untuk kedua negara tersebut sesuai dengan pemikiran dan kebutuhannya masing-masing, jadi tentu saja terkait dengan bertukar pikiran ya itu akan menjadi sangat baik,” jelas Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

Tak hanya berbicara soal meningkatkan hubungan di sektor ekonomi, perdagangan, hubungan antar parlemen hingga hubungan dengan masyarakat, baik Puan dam To Lam juga sepakat agar Indonesia dan Vietnam saling menjaga soliditas ASEAN. “Karena dalam dinamika dunia global seperti ini bukan hanya di Asia Tenggara tapi juga di dunia dibutuhkan soliditas negara-negara ASEAN untuk lebih kuat lebih solid dalam bergotong-royong membangun negaranya masing-masing dan juga menjaga kawasan yang ada di Asia Tenggara, khususnya negara-negara ASEAN,” imbuhnya.

Puan menekankan bahwa di tengah berbagai tantangan global, termasuk konflik dan perang yang terjadi di berbagai belahan dunia, negara-negara ASEAN harus memperkuat kerja sama dan solidaritas demi menjaga stabilitas kawasan.

“Dibutuhkan soliditas negara-negara ASEAN untuk lebih kuat, lebih solid dalam bergotong royong membangun negaranya masing-masing dan menjaga Asia Tenggara secara khusus,” ujar Puan dalam konferensi pers usai pertemuan.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Vietnam telah memiliki fondasi yang kuat, terutama karena didasarkan pada prinsip saling menghormati, saling pengertian, dan saling menguntungkan. Ia menilai kerja sama bilateral harus terus diperkuat agar dapat mengatasi berbagai dampak negatif dari situasi global saat ini.

“Di saat dunia sedang mengalami berbagai krisis, maka kerja sama bilateral kedua negara perlu terus diperkuat untuk dapat mengkompensasi dampak negatif situasi global,” tegasnya.

“DPR RI telah membentuk Grup Kerja Sama Bilateral Indonesia-Vietnam untuk periode 2024-2029 sebagai bagian dari 102 GKSB yang dimiliki DPR. Ini sebagai komitmen kita dalam mendukung kerja sama bilateral yang lebih erat,” sambungnya.

Lebih lanjut, ucap Puan, dalam pertemuan itu juga mendorong agar parlemen kedua negara berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan internasional, termasuk dalam konteks kawasan ASEAN.

“Berbagai permasalahan dunia yang dihadapi saat ini tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah saja. Parlemen kedua negara perlu berkontribusi menyelesaikan masalah internasional termasuk bilateral,” katanya.

Mendampingi Puan dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi XI Dolfie, Ketua Komisi I Utut Adianto, dan Anggota Komisi III Dede Indra Permana.

Sementara itu, Sekjen Partai Komunis Vietnam To Lam mengapresiasi hubungan baik yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Vietnam, sejak era Presiden pertama Indonesia, Sukarno, dan Presiden Vietnam terdahulu, Ho Chi Minh. Ia juga menyampaikan kesiapan Vietnam untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai bidang.

Dalam kesempatan tersebut, To Lam turut menitipkan salam untuk Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang merupakan putri Sukarno. Ia mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Presiden Sukarno dan Megawati yang memiliki sumbangsih besar dalam hubungan Indonesia-Vietnam. (dil)

Tags: H. E. Mr To Lam Sekjen Partai KomunisKetua DPR RIkunjunganPuan MaharaniVietnam

Berita Terkait.

aidi
Internasional

BKSAP DPR Dorong Kolaborasi Pemuda Muslim Dunia Lewat IMYF 2026 di Tengah Tekanan Global

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:41
Esmail-Baghaei
Internasional

Iran Bantah Klaim Trump Soal Kesepakatan Damai di Timur Tengah

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:05
Trump
Internasional

Trump Klaim Mojtaba Khamenei Setujui Kesepakatan Damai dengan AS

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:33
Rudal
Internasional

Timur Tengah Memanas, AS dan Iran Saling Serang 2 Malam Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:16
Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Minta AS Setop Serangan Udara
Internasional

Iran Bantah Klaim Donald Trump Soal Minta AS Setop Serangan Udara

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:28
ANTAM Cetak Rekor Pendapatan Rp84,64 Triliun, Pemegang Saham Nikmati Dividen 70 Persen
Internasional

Sikap Arogan Trump: Klaim Iran Minta Damai Setelah Dihantam Serangan AS

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:33

BERITA POPULER

  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1237 shares
    Share 495 Tweet 309
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1475 shares
    Share 590 Tweet 369
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    904 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    900 shares
    Share 360 Tweet 225
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1176 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.