• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Hama Burung dan Kungkang Serang Tanaman Padi Petani di Lebak Banten

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 10 Februari 2025 - 14:06
in Nusantara
Tanaman-Padi

Tanaman padi milik petani di Lebak yang terserang hama. Foto: Yasril / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hama Burung dan Kungkang, menyerang ladang padi milik masyarakat di Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Tak sedikit petani mengaku merugi atas serangan hama yng merusak tanaman padi tersebut.

Tidak hanya hama, namun cuaca ektrim yang melanda Kabupaten Lebak juga menjadi salahsatu faktor hektar tanaman padi yang ditanam petani merugi.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Agar kerugian tidak meluas para petani terpaksa memanen lebih awal.

“Hasilnya berkurang dari tahun yang lalu karena memang perbedaan cuaca dan terserang hama, hamanya luar biasa. Bukan disini aja bahkan sampai ke wilayah desa lain seperti Desa Bojong Leles, ditambah lagi dengan keberadaan burung,” kata Asmaja (58) salah satu petani di Kecamatan Cibadak, Senin(10/2/2025).

Gabah yang seharusnya di panen bulan depan (Maret 2025), kata Asmaja kini terpaksa dilakukan panen lebih awal. Khawatir takut menjadi mangsa serangan hama burung dan kungkang yang akan memperburuk situasi.

“Saya kan sewa menggarap sawah punya tetangga paling bagi dua gitu kan, kalau umpamanya dapat 20 karung gabah ya, si pemilik 12 karung saya 8 karung. Kalau lagi bagus minimal ya 500 kilogram itu dapat, tapi kalau sekarang ini ya berkurang lah,” ungkapnya.

Petani sawah lainnya Rohimi (55), mengungkapkan akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak, beberapa pekan terakhir ini telah mengakibatkan tanaman padi miliknya menjadi rusak dan buahnya tidak berisi dan mengitam. Sehingga hasil panen yang ia dapatkan tidak maksimal dan terancam merugi.

“Untuk panen musim ini turun nya parah drastis sampai 90 persen. Penyebabnya paktor cuaca, faktor alam, hujan terus Jadi pas tanaman padi mau berbuah curah hujannya gak berhenti-henti pas bulan Januari ketika mau berbuah itu,” cetusnya.

Dirinya menambahkan, selain disebabkan curah hujan yang tinggi, gagal panen tersebut akibat dari adanya serangan hama yang tidak terbendung.

“Jadi akibat sering diguyur hujan akhirnya si buah padi nya gak berisi, hapa lah kata orang sini mah. Ditambah lagi ada hama kungkang kan biasanya kalau hujannya malam kan pasti itu kungkang nya banyak,” ungkapnya.

“Jauh lah kalau dibandingkan dengan Tahun kemarin mah, saya panen alhamdulilah mencapai 90 persen normal lah, tapi kalau musim sekarang malah justru turun 90 persen turun drastis. Bahkan ada yang bener- bener jong (gagal total). Kalau punya saya 10 petak sawah itu bisa menghasilkan biasanya mencapai 6 ton,”keluhnya.

Para petani berharap pemerintah dapat segera turun tangan dan memberikan solusi agar para petani tidak lagi kesulitan saat menghadapi cuaca ekstrim serta serangan hama seperti sekarang ini.

“Semoga ada ada bantuan bagaimana caranya mengusir hama dari pemerintah. Sebab, hama ini jelas membuat kami (petani sawah) merugikan besar,” imbuhnya.

Sementara kepala dinas Pertanian Kabupaten Lebak,Rahmat yang dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan terkait adanya serangan hama tersebut.

“Terimakasih infonya kang,nanti saya perintahkan staf untuk mengecek ke lokasi,” ujar Rahmat. (yas)

Tags: Hama BurungHama KungkangLebak BantenPetaniTanaman Padi

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Didominasi Berawan hingga Hujan Ringan
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,3 Guncang Ransiki di Papua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:16
BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03
gempa
Nusantara

Gempa Flores Timur: 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Jumat, 10 April 2026 - 12:48
Andra-Soni
Nusantara

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kamis, 9 April 2026 - 19:01

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.