• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Pengamat Beri Rapor Merah Menteri Ini Usai 100 Hari Kerja, Singgung Stagnasi Ekonomi

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 8 Februari 2025 - 15:41
in Nasional
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta (23/10/2024) sore. (Humas Setkab)

Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) perdana di Ruang Sidang Kabinet, Jakarta (23/10/2024) sore. (Humas Setkab)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio (Hensat) menilai, kementerian yang berhubungan dengan ekonomi akan mendapatkan evaluasi yang keras dari Presiden Prabowo Subianto setelah masa kerja 100 hari. Menurutnya, hingga kini ekonomi negara masih menjadi catatan tersendiri bagi Prabowo.

“Bayangkan saja pertumbuhan ekonomi kita kan turun dari 5,03 jadi 5,02. Sementara keinginannya kan di 8 persen,” kata Hensat dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (8/2/2025).

BacaJuga:

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Data tersebut diungkapkan Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia sepanjang 2024 hanya tumbuh sebesar 5,03 persen secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dibanding pertumbuhan ekonomi di tahun sebelumnya yang mencapai 5,05 persen.

“Kita sudah terlalu lama berada di pertumbuhan ekonomi 5 persen itu, jadi artinya ya stagnan aja,” kritik Hensat.

Kondisi tersebut diperparah dengan menurunnya kelas menengah. Penurunan tersebut berdampak pada daya beli masyarakat dan jumlah kelompok rentan miskin.

“Nggak ada apa-apa hasilnya. Bahkan kelas menengah makin turun, sementara yang kelas kaya makin kaya,” ucap Hendri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02 persen pada kuartal IV-2024 menunjukan kinerja perekonomian tetap terjaga di tengah gejolak perekonomian dunia.

Pemerintah mengklaim, perekonomian Indonesia tidak kalah dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

“Indonesia masih solid dibandingkan dengan beberapa negara lain. Jadi, Indonesia masih mencapai pertumbuhan sebesar 5,02 persen secara year on year,” jelas Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Rabu (5/2/2025).

“Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan peer country di Asean, seperti Singapura di 4,3 persen dan Malaysia 4,8 persen. Arab Saudi yang masih 4,4 persen,” tambah Airlangga. (dan)

Tags: 100 hari kerjaPengamatStagnasi Ekonomi

Berita Terkait.

Implementasi
Nasional

KKP Dukung Upaya Perlindungan Penyu di Belitong UNESCO Global Geopark

Selasa, 14 April 2026 - 15:05
KEK
Nasional

Bea Cukai Perketat Pengawasan KEK, Pastikan Fasilitas Tepat Sasaran dan Patuh Aturan

Selasa, 14 April 2026 - 14:34
purbaya
Nasional

Misi Ekonomi ke AS: Purbaya Luruskan ‘Noise’ dan Gaet Dana Global

Selasa, 14 April 2026 - 12:22
teuku
Nasional

Menteri Ekraf Dukung Provaliant Group Monetisasi IP Lokal

Selasa, 14 April 2026 - 12:12
btn
Ekonomi

Loan Factory BTN: Strategi Cerdas Kejar Pertumbuhan Tanpa Abaikan Risiko

Selasa, 14 April 2026 - 11:01
saan
Nasional

Negosiasi AS-Iran Gagal, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Ekonomi

Selasa, 14 April 2026 - 05:05

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2506 shares
    Share 1002 Tweet 627
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    891 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    759 shares
    Share 304 Tweet 190
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.