• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

100 Ribu Mangrove untuk Pesisir yang Hijau

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 6 Februari 2025 - 16:18
in Megapolitan
Mangrove

Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina bersama warga Pulau Harapan, menanam ribuan bibit mangrove di pesisir Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi Daerah Khusus Jakarta. Foto: Dokumen PHE ONWJ

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lahan basah memegang peranan vital bagi keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia. Selain sebagai habitat bagi jutaan spesies flora dan fauna, lahan tempat bertemunya air dengan tanah ini menjadi pelindung pantai dan daratan, sumber dan pemurni air.

Lahan basah juga berfungsi sebagai penyimpan karbon terbesar dalam menjaga ekosistem dari kerusakan. Berkat peran krusial lahan basah, setiap 2 Februari diperingati sebagai Hari Lahan Basah Sedunia (World Wetlands Day), sebagai sarana untuk mengadvokasikan pelestarian lahan basah.

BacaJuga:

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf

Buntut Kericuhan RUA IKA FH Trisakti, Azis Syamsuddin Minta SC-OC Evaluasi Pemungutan Suara

BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Namun tragisnya, lahan basah justru menjadi ekosistem yang paling rawan di bumi. Menyadari ancaman ini, Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina menanam hampir seratus ribu bibit mangrove sepanjang 2024 sebagai upaya mitigasi perubahan iklim dan konservasi pesisir pantai.

Manager Communication, Relations & CID Regional Jawa, Pinto Budi Bowo Laksono menyoroti tingginya tingkat degradasi lahan basah dan dampaknya bagi ekosistem serta masyarakat.

“Kerusakan lahan basah tidak hanya mengancam keanekaragaman hayati, tetapi juga berdampak langsung pada masyarakat pesisir, termasuk nelayan yang bergantung pada ekosistem ini,” ujar Pinto dalam keterangannya, Kamis (6/2/2025).

Regional Jawa berkontribusi positif melalui penanaman 93.212 bibit mangrove di lahan pesisir di sekitar wilayah operasinya. Pada 2024, PHE OSES, salah satu perusahaan di bawah pengelolaan Regional Jawa, menanam 67.500 bibit mangrove di sejumlah pesisir pantai di Kepulauan Seribu, Desa Pulo Panjang, Bangka Belitung, dan Labuhan Maringgai, Lampung Timur.

Di pesisir utara Pulau Jawa, Pertamina EP area Jawa bagian barat turut budidayakan 18.212 bibit mangrove di Desa Tambaksari, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat serta Desa Jadimulya, Desa Klayan, dan sepanjang pesisir pantai Kabupaten Cirebon.

PHE ONWJ pun turut berpartisipasi dengan menghijaukan pesisir kepulauan seribu, Cirebon dan Karawang dengan 7.500 bibit mangrove. Program penghijauan ini membawa dampak positif yang signifikan, dengan estimasi pengurangan karbon sebesar 410,14 ton CO2ek.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen Perusahaan untuk berkontribusi pada aksi mitigasi perubahan iklim jangka panjang,” jelas Pinto.

Program penanaman mangrove juga melibatkan masyarakat setempat dalam setiap tahap pelaksanaannya. Melalui pendekatan kolaboratif, Regional Jawa memberdayakan komunitas setempat untuk turut serta dalam proses penanaman, perawatan, hingga pengembangan ekosistem mangrove secara berkelanjutan.

Iskandar, salah satu anggota Sentra Penyuluh Kehutanan dan Pedesaan (SPKP) Bintang Laut Pulau Kelapa sekaligus pembudidaya mangrove dan mitra Binaan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, mengaku antusias ikut serta dalam kegiatan penanaman yang dilakukan Regional Jawa.

“Kami aktif turun ke daerah perairan untuk penanaman mangrove,” kata dia.

Melalui sinergi penanaman mangrove dan pemberdayaan masyarakat, Regional Jawa menegaskan komitmennya dalam menjaga keseimbangan ekosistem lahan basah di daerah pesisir. Upaya ini tak hanya mendukung mitigasi perubahan iklim, tetapi juga memberi manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (srv)

Tags: Hari Lahan Basah SeduniamangrovePertamina EPPHE ONWJPHE OSES

Berita Terkait.

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf
Megapolitan

Mayapada Neuro Connect 2026 Hadirkan Lebih dari 2.000 Dokter, Bahas Inovasi Penanganan Penyakit Saraf

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:34
India Hentikan Penyelidikan Antisubsidi Kaca Asal Indonesia, Potensi Ekspor Meningkat
Megapolitan

Buntut Kericuhan RUA IKA FH Trisakti, Azis Syamsuddin Minta SC-OC Evaluasi Pemungutan Suara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:47
BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Megapolitan

BMKG: Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:09
byd
Megapolitan

Mobil BYD Tabrak 5 Kendaraan di Jaksel, Pengendara Motor Patah Kaki

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25
cuaca
Megapolitan

Akhir Pekan Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:10
bc2
Megapolitan

Bea Cukai Bogor Amankan Satu Juta Batang Rokok Ilegal dalam Sehari

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:17

OLAHRAGA

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga
Olahraga

Jakarta Sukses Gelar JRF 2026 dan Konser Ye, Bawa Dampak Ekonomi bagi Warga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Oktober 2026 - 09:34

INDOPOSCO.ID - Suksesnya penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) 2026 dan konser Ye Live in Jakarta menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah...

SelengkapnyaDetails
BLISPI

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    3520 shares
    Share 1408 Tweet 880
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1053 shares
    Share 421 Tweet 263
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Eks Konsesi TPL Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani Lewat Perhutanan Sosial

    811 shares
    Share 324 Tweet 203
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.