• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Ahli Planologi Dorong PAM Jaya Tiru Layanan Kota Maju di Dunia, Air Bisa Langsung Diminum

Redaksi Editor Redaksi
Minggu, 2 Februari 2025 - 16:14
in Megapolitan
Ahli Planologi, Nirwono Yoga. (Istimewa)

Ahli Planologi, Nirwono Yoga. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ahli Planologi, Nirwono Yoga mendorong, Perumda PAM Jaya agar meniru pelayanan dari kota maju di dunia. Salah satunya menyediakan air yang bisa langsung di minum dari keran.

“Sudah harus mulai dikembangkan layanan air siap minum langsung dari keran-keran seperti di Singapura, Melbourne, Sydney dan Tokyo sebagai bentuk layanan bagi masyarakat,” kata Nirwono, Minggu (2/1/2025).

BacaJuga:

Bertemu Wagub Tokyo, Rano Karno Dorong Revitalisasi Kota Tua hingga Transportasi Laut

Sediakan Payung saat Bepergian, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Jakarta Merata

Polisi Sebut Massa Bertahan hingga Malam di Thamrin Bukan Mahasiswa

Selama ini menyediakan air langsung minum dari keran merupakan mimpi besar PAM Jaya. Hanya saja keinginan itu terhalang dengan pipa air di bawah tanah yang berusia ratusan tahun, sehingga perseroan daerah tak menyarankan masyarakat mengonsumsi air langsung dari keran.

Nirwono optimis perseroan daerah itu bisa mewujudkan mimpi tersebut. Apalagi peningkatan pelayanan kepada pelanggan merupakan suatu keniscayaan bagi perseroan daerah, setelah penyesuaian tarif air sejak Januari 2025 ini.

“Kenaikan tarif ⁠harus mampu mendorong peningkatan layanan kualitas-kuantitas dan kontinuitas ketersediaan air bersih yang memadai dan layak pakai,” ujar Nirwono.

Menurutnya, kenaikan tarif PAM Jaya juga perlu diiringi dengan sosialisasi yang tepat kepada masyarakat. Harapannya, informasi yang diberikan dapat jelas dan dipahami sehingga tidak ada penolakan.

Sosialisasi yang dimaksud misalnya penghuni apartemen maupun kondominium tetap dikenakan tarif K3 (niaga), bukan K2 (rumah tangga). Biasanya penghuni unit tersebut memiliki latar belakang ekonomi mampu.

“Untuk penghuni apartemen tetap dikenakan tarif K3 agar dapat mensubaidi K1 (sosial) dan K2,” kata dia.

Selain itu, Nirwono juga meminta PAM Jaya untuk mengakselerasi pembangunan perpipaan, agar target 100 persen layanan bisa tercapai pada 2030 mendatang. Kemudian diperlukan jaringan kawasan industri, komersial, perkantoran, pusat perbelanjaan hingga ke seluruh rumah tangga di Jakarta.

“Sebaiknya pembangunan pipa diutamakan dulu bagi kawasan Jakarta bagin utara agar dapat terlayani 100 persen, diikuti penghentian pemompaan air tanah yang bisa menyebabkan penurunan muka tanah,” jelasnya.

Diketahui, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menyampaikan keinginannya agar ke depan air PAM Jaya tidak hanya digunakan untuk mandi warga. Akan tetapi, lanjut Teguh, juga bisa diminum seperti air kemasan.

“Mungkin masih ada air PAM Jaya yang digunakan untuk mandi, tetapi ke depan, kita dukung agar PAM Jaya bisa menyediakan air minum melalui berbagai dispenser di tempat-tempat publik. Selain itu, PAM Jaya juga berencana membuat air minum kemasan seperti yang di Food Station, dan tentu kami dukung,” ucapnya.

Berikut perincian tarif air PAM Jaya yang berlaku di Jakarta per Januari 2025,:
1. Kelompok pelanggan KI (bangunan sosial, rumah tangga sangat sederhana I, hidran kebakaran)
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp1.000 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp1.500 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp1.700 per meter kubik.

2. Kelompok pelanggan di rumah susun sangat sederhana
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp1.000 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp2.000 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp3.000 per meter kubik.

3. Kelompok pelanggan rumah tangga sangat sederhana II
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp1.500 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp3.000 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp5.550 per meter kubik.

4. Kelompok pelanggan rumah susun sederhana sewa-pemerintah
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp1.050 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp7.450 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp7.450 per meter kubik.

5. Kelompok pelanggan rumah tangga sederhana I
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp3.550 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp6.750 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp7.500 meter kubik.

6. Kelompok pelanggan rumah tangga sederhana II
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp4.000 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp7.500 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp9.500 per meter kubik.

7. Kelompok pelanggan rumah tangga menengah I
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp4.900 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp9.500 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp12.500 per meter kubik.

8. Kelompok pelanggan rumah tangga menengah II
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp6.000 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp10.500 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp14.000 per meter kubik.

9. Kelompok pelanggan rumah tangga di atas menengah I
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp6.825 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp12.500 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp17.500 per meter kubik.

10. Kelompok pelanggan rumah tangga di atas menengah II
* Penggunaan air 0-10 meter kubik: Rp8.600 per meter kubik
* Penggunaan air 11-20 meter kubik: Rp15.000 per meter kubik
* Penggunaan air lebih dari 20 meter kubik: Rp20.000 per meter kubik. (fer)

Tags: Ahli PlanologiAir Bersihpam jayaPerumda PAM Jaya

Berita Terkait.

rano
Megapolitan

Bertemu Wagub Tokyo, Rano Karno Dorong Revitalisasi Kota Tua hingga Transportasi Laut

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:09
hujan
Megapolitan

Sediakan Payung saat Bepergian, Hari Ini Hujan Berpotensi Mengguyur Jakarta Merata

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:38
demonstrasi
Megapolitan

Polisi Sebut Massa Bertahan hingga Malam di Thamrin Bukan Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:21
asap
Megapolitan

Massa Aksi 28 Oktober Bakar Road Barrier di Thamrin, Terdengar Ledakan 2 Kali

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:37
demonn
Megapolitan

Bentangkan Spanduk “Hutan Bukan Milik Oligarki”, Massa Aksi di Thamrin Bubarkan Diri

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:12
demon
Megapolitan

HIngga Sore Hari, Massa Aksi 28 Oktober Masih Memadati Kawasan Thamrin Jakpus

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:52

OLAHRAGA

liverpool
Olahraga

Liverpool vs Chelsea: Iraola Isyaratkan Rotasi, The Reds Siap Tempur

Editor Nasuha
Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:27

INDOPOSCO.ID – Liverpool bersiap menghadapi Chelsea pada babak 16 besar Carabao Cup 2026/2027 di Anfield, Kamis (29/10/2026) dini hari WIB....

SelengkapnyaDetails
ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

ACL Two 2026: Pimpin Klasemen, Pelatih Persib Sebut Timnya Bukan Favorit Lawan Melbourne Victory

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58
Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Raih 15 Emas di Asian Para Games 2026, Ketua DPR: Jadi Inspirasi Generasi Muda

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:21
OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

OCA Tetapkan Jadwal Baru AIMAG, Indonesia Siap Berlaga di Riyadh

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35
timnas

Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5137 shares
    Share 2055 Tweet 1284
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Lahan Perhutanan Sosial Seluas 638 Hektar di Humbang Hasundutan Resmi Dikelola Kelompok Tani

    985 shares
    Share 394 Tweet 246
  • Gempa Bumi Dangkal Getarkan Aceh Tenggara, BMKG: Kedalaman Hiposenter 3 Km

    940 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.