• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Dukung Swasembada Pangan, Mentan Tekankan Pentingnya Kolaborasi Multisektoral

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Selasa, 21 Januari 2025 - 22:42
in Ekonomi
sdm

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti, pada acara diskusi kelompok terpumpun (focus group discussion/FGD) tentang Tranformasi Kelembagaan Petani, Ketenagaan dan Kelembagaan Penyuluhan mendukung Swasembada Pangan, di Jakarta, Selasa (21/01/2025). Foto: Dokumen BPPSDMP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mengintensifkan program-program andalannya untuk mencapai target swasembada pangan nasional di tahun 2027.

Hal ini sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menargetkan swasembada pangan dapat diraih kurang dari empat tahun.

BacaJuga:

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Menyikapi hal itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menekankan terkait pentingnya kolaborasi multisektoral untuk meningkatkan produksi padi. Tentu melalui kerja sama dengan berbagai pihak, Indonesia dapat mengantisipasi potensi krisis pangan dan mencapai swasembada pangan.

“Kita harus bekerja keras dan berkolaborasi untuk mewujudkan swasembada pangan secepat mungkin, karena ini merupakan kunci ketahanan pangan nasional,” ujarnya, dalam berbagai kesempatan.

Mendukung Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Idha Widi Arsanti mengatakan, SDM pertanian memegang peran yang sangat penting dalam perkembangan pertanian.

“SDM juga menjadi faktor utama dalam peningkatan produktivitas dan ketahanan pangan,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Purwanta pada acara FGD tentang Tranformasi Kelembagaan Petani, Ketenagaan dan Kelembagaan Penyuluhan mendukung Swasembada Pangan di Jakarta pada Selasa (21/1/2025) menyampaikan, kegiatan ini untuk mempersiapkan terbitnya Inpres Pendayagunaan Penyuluhan Pertanian mendukung percepatan swasembada pangan.

“Perlu penyamaan standar kompetensi, dengan adanya Inpres ini diharapkan swasembada pangan dapat terwujud,” tuturnya.

Purwanta menambahkan sedang dipersiapkan tiga Inpres Pertanian, yaitu pupuk bersubsidi, irigasi dan pendayagunaan penyuluh pertanian sehingga penyuluh hanya akan berada dalam satu komando.

Dengan ditariknya Inpres penyuluhan ke pusat, maka diharapkan para penyuluh pertanian fokus dengan program-program utama Kementan.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Sitti Bulkis *Universitas Hasanuddin), Subejo (Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada) dan Siti Amanah (Institut Pertanian Bogor).

Sitti Bulkis mengungkapkan, kelembagaan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam membangun sektor pertanian. Kelembagaan yang ada saat ini masih banyak yang perlu diperbaiki.

“Tantangan sebenarnya dalam konteks kelembagaan petani adalah fungsi kelembagaan belum optimal. Sehingga dukungan pemerintah dan stakeholder lainnya sangat diperlukan,” ucapnya.

Kemudian, Subejo menjelaskan bagaimana jika kelembagaan penyuluhan dan tata kerja kelembagaan penyuluhan pertanian ditarik ke pusat.

“Impian Kementan saat ini adalah bisa meraih swasembada pangan, sehingga harus ada background dan argumentasi serta latar belakang yang kuat ketika penyuluhan ditarik ke pusat,” tuturnya.

Terakhir, Siti Amanah menyatakan jika saat ini kurang lebih 27 juta jiwa penduduk Indonesia berada dalam garis kemiskinan dan 60 persen berada di pedesaan.

“Artinya, hal ini menyebabkan tantangan penyuluhan pertanian tidak hanya ada di SDM, tapi juga di sosial budaya, aspek ekonomi, poliitk, kebijakan, dan kelembagaan,” tuturnya. (rmn)

Tags: BPPSDMPIdha Widi ArsantiKementanswasembada pangan

Berita Terkait.

Pasar-Murah
Ekonomi

Gerak Cepat Pertamina: Program Pasar Murah Sasar Warga Rentan di Seluruh Indonesia

Minggu, 12 April 2026 - 15:08
uMiMax
Ekonomi

Program UMiMAX Pertamina Bantu Rakyat Bangkit dan Berdaya Ekonomi

Minggu, 12 April 2026 - 09:02
RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang
Ekonomi

RKAB Seret, B50 Bebani Operasi dan PHK Mulai Terjadi di Tambang

Sabtu, 11 April 2026 - 13:31
PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon
Ekonomi

PLN NP-VOGO ARSTROMA Kolaborasi, Indonesia Dibidik Jadi Basis Produksi Teknologi Karbon

Sabtu, 11 April 2026 - 10:22
Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi
Ekonomi

Risiko Global Mengintai, Industri Tambang Peringatkan Dampak Pemangkasan Produksi

Sabtu, 11 April 2026 - 09:21
Anugerah
Ekonomi

Langkah Hijau DSLNG: dari Kepatuhan Menuju Inovasi Berkelanjutan

Jumat, 10 April 2026 - 21:43

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2077 shares
    Share 831 Tweet 519
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    785 shares
    Share 314 Tweet 196
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    763 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.