• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

PKS: Bulan Ramadan Momentum Pendidikan, Bukan Libur Panjang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 5 Januari 2025 - 12:07
in Nasional
Pelajar

Ilustrasi siswa saat mengikuti apel upacara di sekolah. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Idrus Salim Al-Jufri mengkritik wacana siswa sekolah diliburkan sebulan selama berpuasa. Pasalnya, bulan Ramadan adalah momentum menggali ilmu pendidikan formal.

“Sebagai seorang yang mendalami isu pendidikan dan kebijakan, saya berpandangan bahwa kebijakan ini perlu dikritisi secara mendalam. Ramadan bukanlah alasan untuk menghentikan proses belajar-mengajar. Sebaliknya, bulan suci ini adalah waktu yang tepat untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama ke dalam pendidikan formal di sekolah,” kata Idrus dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Minggu (5/1/2025).

BacaJuga:

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Pascalibur Lebaran, 50 Persen ASN Pemprov DKI Jakarta Diizinkan WFA

Meliburkan siswa selama satu bulan penuh, lanjutnya, dapat membawa sejumlah dampak negatif.

“Pertama, rutinitas belajar yang terhenti terlalu lama dapat merugikan siswa. Pendidikan membutuhkan konsistensi, dan gangguan seperti libur panjang justru berpotensi menurunkan daya serap siswa terhadap materi pelajaran. Hal ini menjadi semakin riskan bagi anak-anak usia dini, yang sangat memerlukan pembelajaran berkelanjutan,” ungkap Idrus.

Kedua, sambungnya, kebijakan ini tidak sepenuhnya memperhatikan kesetaraan akses pendidikan.

“Tidak semua keluarga memiliki waktu atau sumber daya untuk menggantikan peran sekolah dalam mendidik anak-anak di rumah. Bagi keluarga pekerja atau mereka yang tidak memiliki akses pendidikan tambahan, libur panjang berpotensi meningkatkan ketimpangan pendidikan di masyarakat,” ujar legislator dai daerah pemilihan (dapil) Banten III ini.

Ketiga, ucap Idrus, Ramadan adalah bulan yang kaya dengan pelajaran moral, spiritual, dan sosial.

“Momen ini bisa menjadi kesempatan emas untuk memperkuat karakter siswa melalui kegiatan yang terarah di sekolah. Lomba keagamaan, diskusi nilai-nilai Ramadan, atau kajian keislaman dapat menjadi bagian dari kurikulum yang memperkuat iman sekaligus menjaga semangat belajar,” terangnya.

Alih-alih meliburkan, kata Idrus, sekolah dapat menyesuaikan jadwal dan pendekatan pembelajaran.

“Mengurangi jam belajar, memberikan waktu untuk ibadah bersama, atau mengintegrasikan nilai-nilai Ramadan ke dalam pembelajaran adalah solusi yang jauh lebih efektif. Dengan begitu, siswa tetap mendapatkan hak mereka atas pendidikan tanpa kehilangan esensi ibadah,” tuturnya.

Masa depan bangsa, tegasnya, terletak pada generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai moral dan spiritual.

“Kebijakan pendidikan selama Ramadan harus mencerminkan hal ini, bukan dengan libur panjang, tetapi dengan mendidik siswa untuk seimbang antara belajar dan beribadah,” tutup Idrus.

Sebelumnya, Menteri Agama Nasaruddin Umar bicara soal wacana sekolah libur sebulan selama Ramadan. Nasaruddin mengatakan pondok pesantren sudah menerapkan libur selama Ramadan, tapi untuk sekolah-sekolah negeri maupun swasta masih menunggu pengumuman.

“Ya, sebetulnya sudah warga Kementerian Agama, khususnya di pondok pesantren, itu libur. Tetapi sekolah-sekolah yang lain juga masih sedang kita wacanakan, tetapi ya nanti tunggulah penyampaian-penyampaian,” ungkap Nasaruddin kepada wartawan, di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Senin (30/12/2024) malam.

Dia menerangkan yang terpenting selama Ramadan adalah kualitas ibadahnya, bukan soal sekolah diliburkan atau tidak. Nasaruddin menekankan lagi, wacana libur sebulan di sekolah masih menunggu perkembangan. (dil)

Tags: Kementerian AgamapksRamadansekolah

Berita Terkait.

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai
Nasional

2,3 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta, Sistem One Way Nasional Arus Balik Resmi Dimulai

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:45
Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara
Nasional

Viral Pria Joget Pamer ‘Cuan’ Rp6 Juta di Dapur MBG, BGN Buka Suara

Selasa, 24 Maret 2026 - 22:46
ASN
Nasional

Pascalibur Lebaran, 50 Persen ASN Pemprov DKI Jakarta Diizinkan WFA

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:25
Berawan
Nasional

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Indonesia Berawan Pada Selasa

Selasa, 24 Maret 2026 - 09:01
Aktivis
Nasional

Analis Militer Desak Transparansi Penuh Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Senin, 23 Maret 2026 - 21:37
Layanan-Pengaduan
Nasional

Temukan Kendala Tanah di Kampung Halaman? Laporkan Lewat Kanal Pengaduan Terintegrasi Kementerian ATR/BPN

Senin, 23 Maret 2026 - 17:03

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2671 shares
    Share 1068 Tweet 668
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Polri Naikkan Pangkat 47 Perwira, Ini Daftar Jenderal Baru

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.