• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menbud Tegaskan Nusantara Adalah Titik Awal Penting Dalam Bab Besar Evolusi Manusia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 20 Desember 2024 - 22:53
in Nasional
MNI
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, secara resmi membuka pameran “Indonesia, The Oldest Civilization on Earth? 130 Years After Pithecanthropus Erectus” di Museum Nasional Indonesia pada Jumat malam 20 Desember 2024. Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan menekankan pentingnya peran Indonesia sebagai salah satu pusat evolusi dan adaptasi manusia purba di dunia.

“Sebaran fosil manusia purba di Indonesia menempatkan Nusantara sebagai salah satu pusat adaptasi dan evolusi hominin awal. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia adalah ruang hidup manusia purba yang terus bertahan, mencerminkan kemampuan mereka yang luar biasa untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan yang dinamis,” ujar Menteri Fadli.(20/12).

BacaJuga:

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Tancap Gas di Pasar AS! Rumput Laut Indonesia Bebas Tarif 301

Salah satu koleksi unggulan yang menjadi sorotan dalam pameran ini adalah tengkorak Homo erectus, dikenal sebagai S-17, yang merupakan fosil Homo erectus paling lengkap di dunia. “Untuk pertama kalinya, masterpiece ini dipamerkan pada publik dalam pameran ini,” tambahnya.

Selain koleksi manusia purba, pameran ini juga menampilkan temuan fosil fauna purba seperti Mastodon dan Stegodon yang memperkaya narasi tentang ekosistem awal Nusantara.

Dalam narasi global, teori “Out of Africa” telah mendominasi pembahasan asal-usul manusia. Namun, Fadli Zon menyampaikan bahwa penemuan fosil-fosil manusia purba di Indonesia memberikan perspektif baru. “Narasi ini menegaskan bahwa Nusantara adalah titik awal penting dalam bab besar evolusi manusia. Dengan bukti-bukti ini, Indonesia sekali lagi menjadi saksi dan berperan sentral sebagai episentrum adaptasi, inovasi, dan keberlanjutan,” tegas Menteri Kebudayaan.

Sebagai kementerian baru, Kementerian Kebudayaan memiliki visi besar untuk memajukan budaya Indonesia di tengah peradaban dunia. Fadli Zon menyebutkan bahwa pameran ini merupakan bukti nyata dari komitmen tersebut. “Melalui pameran ini, kita mengingatkan dunia bahwa bab pertama peradaban manusia tidak hanya dimulai di Afrika, tetapi juga menemukan kekuatan dan kompleksitasnya di Nusantara,” tambahnya.

Menteri Kebudayaan juga mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung pameran ini, termasuk para peneliti, kurator, dan pengelola museum, seperti Museum Geologi Bandung, Situs Sangiran, Museum Mpu Tantular, Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dan lainnya. “Semoga pameran ini dapat menjadi langkah besar dalam menegaskan peran Indonesia di panggung dunia sebagai episentrum peradaban purba,” tutupnya.

Pembukaan pameran juga disertai peluncuran buku Prasejarah dan Museum Sejarah Indonesia ditandai dengan pemukulan tifa dan pertunjukkan multimedia yang berlangsung meriah. Selain dihadiri oleh Menteri dan Wakil Menteri Kebudayaan, pembukaan pameran juga turut dihadiri oleh Duta besar Belanda; Mr. Marc Gerritsen; Duta besar India, Mr. Shri Sandeep Chakravorty; Duta besar Malaysia, Dato’ Syed Md. Hasrin Syed Hussin; Duta besar Ethiopia, Prof. Fekadu Beyene Aleka, para peneliti dan arkelog.

Pameran “Indonesia, The Oldest Civilization on Earth?” akan berlangsung hingga 20 Januari 2025 dan terbuka untuk umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memahami dan melestarikan warisan budaya serta menjadikan Indonesia sebagai pusat pembelajaran peradaban dunia. (srv)

Tags: Fadli ZonindonesiaManusia PurbaMenteri KebudayaanMuseum Nasional IndonesiaPameranThe Oldest Civilization on Earth? 130 Years After Pithecanthropus Erectus

Berita Terkait.

bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42
sodiq
Nasional

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14
rumput
Nasional

Tancap Gas di Pasar AS! Rumput Laut Indonesia Bebas Tarif 301

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:12
rini
Nasional

AI Masuk Birokrasi, Menteri PANRB Dorong SDM Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:11
kkp
Nasional

Pengiriman 8 Ton Ikan Kualitas Ekspor Tandai Produktivitas Kampung Nelayan Merah Putih di Konawe

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:10
menkop
Nasional

Menkop Hidupkan Semangat Juang Bung Hatta Di Malam Koperasi Award 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:42

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.