• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Kisah Kamaludin, Mengubah Pola Pikir dan Membangun Peternakan Sapi Perah yang Lebih Menguntungkan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 18 Desember 2024 - 20:14
in Ekonomi
SAPI

Kamaludin, peternak sapi perah. Foto: Dokumen Frisian Flag Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dibesarkan di keluarga peternak sapi perah dan ikut membantu orang tua di kandang, membuat Kamaludin akhirnya tertarik juga untuk mengikuti jejak orang tuanya. Merupakan anak ke-2 dari 2 bersaudara, Kamaludin terjun ke dalam bisnis peternakan sapi keluarganya, membantu orang tua dan pamannya, dengan skema bagi hasil saat usianya masih 18 tahun.

Perjalanan Kamaludin sebagai peternak sapi perah diawali dengan dirinya yang baru saja lulus dari kursi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pada saat itu Kamaludin sedang mencoba untuk mencari pekerjaan, namun karena tingkat pendidikannya yang tidak terlalu tinggi, Kamaludin sempat kesulitan untuk mencari pekerjaan. Sampai akhirnya ia melihat usaha yang dijalankan orang tua nya, Kamaludin berpikir bahwa usaha ini dapat membuahkan hasil untuk dirinya dan keluarganya. Pada saat itu Kamaludin mulai membantu usaha orang tua nya dari hal-hal kecil seperti memotong rumput, membersihkan kendang, memberi makan sapi, dan sebagainya.

BacaJuga:

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Setelah menjalaninya selama beberapa waktu, orang tua dari Kamaludin merasa bahwa dirinya telah siap untuk melanjutkan usaha mereka, sehingga usaha sapi perah ini diwariskan kepada Kamaludin. Pada awalnya, Kamaludin tidak memiliki sapi perah yang banyak, karena orang tua nya pada saat itu hanya mewariskan 2 ekor saja kepada dirinya. Mengetahui hal ini tidak cukup untuk membuat usahanya maju, Kamaludin mengajukan pinjaman kepada bank untuk bisa membeli 3 ekor sapi perah yang sehat dan segar.

“Meskipun waktu itu saya belum memiliki peternakan sendiri, saya sangat bangga menjadi peternak sapi perah. Tahun demi tahun berlalu, hingga akhirnya saya bisa memiliki sapi perah sendiri, dan meyakinkan saya bahwa menjadi seorang peternak adalah hal yang saya inginkan. Semangat itu terus tumbuh hingga hari ini,” ucap pria 37 tahun itu.

Setelah beberapa tahun menggeluti bidang ini, Kamaludin berkesempatan untuk mengikuti program Dairy Village yang diadakan oleh PT Frisian Flag Indonesia bermitra dengan Koperasi KPSBU Lembang pada tahun 2016. Setelah melewati beberapa proses seleksi, diantara 200 lebih peserta yang mendaftar, Kamaludin terpilih menjadi salah satu dari 5 peserta terpilih untuk bergabung di program Dairy Village.

Setelah menunggu selama 2 tahun lamanya, Kamaludin akhirnya bergabung ke dalam program Dairy Village pada tahun 2018 yang mendapatkan pelajaran berharga dari peternak-peternak sapi perah sukses dari Belanda. Lewat program ini Kamaludin belajar menerapkan good dairy farming practices di peternakannya dan akhirnya membuat pendapatannya meningkat.

DALEMCO

Kamaludin mengatakan dalam program Dairy Village, mereka mengikuti sejumlah pelatihan dan lokakarya. Beberapa peternak Belanda yang sukses didatangkan langsung dari negaranya untuk berbagi ilmu mengenai good dairy farming practices. Hal itu, kata Kamaludin, telah membuka pola pikir dan membantu mereka membangun kebiasaan dan rutinitas baru yang lebih baik, yang berdampak besar pada kualitas dan produktivitas.

“Secara pribadi, selain peningkatan pendapatan, di Dairy Village, cara berpikir dan bekerja kami berkembang, karena kami bekerja sebagai tim, semua dilakukan bersama-sama,” ucap Kamaludin.

Project Dairy Village, yang diinisiasi pada 2016, mengembangkan desa sebagai ‘hub’ yang berisi 5-10 peternak beserta sapi-sapi mereka, bergabung di satu lokasi, untuk meningkatkan skala ekonomi dan memanfaatkan lahan yang tersedia secara efisien. ‘Hub’ atau desa ini akan memberikan layanan konsultasi profesional kepada para peternak sekaligus bertindak sebagai tempat pengumpulan susu dengan unit pendingin, di mana kualitas susu akan diuji dan susu akan didinginkan.

Di Dairy Village semua kegiatan dimonitor dengan baik bersama, begitu juga dengan hasilnya dievaluasi bersama.

“Melalui diskusi, kami tidak hanya menemukan masalah, tetapi juga mendapatkan solusi bersama,” ucap Kamaludin.

Selama tujuh tahun terlibat di Dairy Village, Kamaludin mengatakan telah mendapatkan banyak pelajaran yang tidak dimiliki sebelumnya. Seperti pelajaran sederhana tentang kesehatan sapi perah, cara memberi makan yang tepat, dan cara pengambilan sampel yang benar dimana sebelumnya, karena bekerja sendiri, dia sering merasa tidak yakin apakah sudah melakukannya dengan benar atau tidak. Melalui Dairy Village mereka akhirnya memahami pentingnya memerah susu dengan cara yang benar sesuai standar, termasuk mengukur hasil dan pemantauan bakteri.

Kamaludin bersemangat untuk melanjutkan kiprahnya di Dairy Village dan menurutnya program pengembangan kapasitas seperti ini perlu terus dipertahankan. Hal ini dikarenakan masih banyak peternak sapi perah yang tidak hanya kurang mampu, tetapi juga kurang mengetahui, bahkan dalam memilih rumput yang berkualitas atau bagaimana menghasilkan konsentrat yang ideal untuk pakan, cara yang benar dalam merawat sapi, atau memerah susu.

“Mereka hanya fokus pada kuantitas dan bukan pada peningkatan kualitas produksi susu,” pungkasnya.

Kamaludin juga mengatakan, sudah banyak peternak sapi perah di luar sana yang sudah memanfaatkan teknologi mesin untuk meningkatkan kualitas susu segar yang dihasilkan, yang menurutnya mereka terinspirasi dari program Dairy Village ini. (ibs)

Tags: frisian flag indonesiaKamaludinPeternak Sapi PerahProgram Dairy Village

Berita Terkait.

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun
Ekonomi

Pameran Seafood di Jepang Bawa Potensi Transaksi Rp3,49 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 09:15
Gempa Bumi Dangkal Bermagnitudo 4,4 Hantam Kaur di Bengkulu Pagi Ini
Ekonomi

Membaca Setahun Purbaya: APBN Ekspansif dan Jalan Panjang Menuju Pertumbuhan 6 Persen

Rabu, 9 September 2026 - 09:00
Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM
Ekonomi

Hadapi Era AI dan Disrupsi, United Tractors Fokus Tingkatkan Kapabilitas SDM

Selasa, 8 September 2026 - 21:05
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Optimalisasi Infrastruktur LNG, PAG Kembangkan Arun Jadi Hub Energi Regional

Selasa, 8 September 2026 - 19:04
Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi
Ekonomi

Menjaga Laut Lewat Buku: Harita Nickel Luncurkan Dokumentasi Ikan Karang Pulau Obi

Selasa, 8 September 2026 - 17:33
BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable
Ekonomi

BTN Pertahankan Peringkat Tertinggi idAAA dari PEFINDO, Outlook Stable

Selasa, 8 September 2026 - 16:05

OLAHRAGA

liga
Olahraga

Jadwal Liga Champions: Liverpool-Arsenal Hadapi Ujian Berat, Barca-PSG Jumpa Lawan “Mudah”

Editor Laurens Dami
Rabu, 9 September 2026 - 18:18

INDOPOSCO.ID - Panggung Liga Champions 2026/2027 matchday pertama fase liga kembali menyuguhkan parade pertandingan kelas berat. Sejumlah klub raksasa Eropa...

SelengkapnyaDetails
menpora

Pesan Menpora Jelang Asian Games 2026: Kejar Emas, Jangan Main-Main dengan Anggaran

Rabu, 9 September 2026 - 18:08
Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Hasil Liga Champions: Madrid-City Menang, Tim Calvin Verdonk Tumbang

Rabu, 9 September 2026 - 09:57
atlet

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Selasa, 8 September 2026 - 11:11
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.