• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Hakordia 2024, Pakar Serukan Lawan Korupsi lewat Buku

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Selasa, 10 Desember 2024 - 02:06
in Nasional
ZAM

Pakar hukum tata negara, Zainal Arifin Mochtar (kanan) saat menjadi pembicara dalam peringatan Hakordia 2024 di Gedung STIK-PTIK, Jakarta, Senin (9/12/2024). Foto: Herry Rosadi / INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pakar hukum tata negara sekaligus editor ‘Buku Pendidikan Antikorupsi dan Pengetahuan Kortastipidkor Polri’ Zainal Arifin Mochtar mengajukan gagasan menarik tentang peran buku dalam melawan korupsi.

Zainal mengakui bahwa pemberantasan korupsi bukanlah tugas yang sederhana. Bahkan, negara dan aparat penegak hukum yang memiliki otoritas dan senjata pun sering gagal. Oleh karena itu, muncul pertanyaan, apakah mungkin melawan korupsi dengan buku?

BacaJuga:

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

“Memang bisa melawan korupsi dengan (menggunakan, red) buku? Jangankan buku, negara saja tidak bisa, polisi saja dengan menggunakan senjata juga tidak bisa. Itu pertanyaan menarik menurut saya, apakah melawan korupsi itu harus dengan buku,” kata Zainal saat menjadi pembicara dalam peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 sekaligus peluncuran ‘Buku Pendidikan Antikorupsi dan Pengetahuan Kortastipidkor (Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi) Polri’ di Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK)-PTIK, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2024).

Menurut Zainal, buku ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Buku tersebut tidak hanya memberikan teori, tetapi menyadari sepenuhnya keterbatasan negara dalam melawan korupsi. Buku ini mengandung kata kunci penting, yaitu pemahaman bahwa upaya melawan korupsi tidak akan berhasil kecuali dilakukan dengan kesadaran akan ketidakmampuan negara.

“Buku ini menurut saya mempunyai kata kunci yakni mereka paham dengan ketidakmampuan negara untuk melakukan sesuatu (melawan korupsi),” jelasnya.

Pendekatan yang ditawarkan buku ini sudah didasarkan pada pengalaman panjang, pengetahuan mendalam, dan catatan konkret tentang fenomena korupsi. Zainal menekankan perlunya mendudukkan ulang atau mengevaluasi pendekatan yang selama ini digunakan dalam pemberantasan korupsi.

“Jadi apapun yang mereka tawarkan sebenarnya sudah mereka pahami dan tidak akan bisa bekerja secara efektif kecuali kalau kita mencoba mendudukkan ulang,” imbuhnya.

Buku ini berangkat dari pengalaman dan penelitian yang telah berlangsung lama, menjadikannya panduan praktis sekaligus refleksi mendalam tentang strategi antikorupsi di Indonesia. Hal ini menjadikan buku tersebut relevan untuk konteks nasional, bukan hanya kumpulan teori atau rekomendasi umum.

“Karena buku ini berangkat dari pengalaman, pengetahuan dan catatan yang saya kira sudah sangat panjang terhadap korupsi,” tambah pria yang akrab disapa Uceng itu.

Meskipun buku bukan satu-satunya alat pemberantasan korupsi, namun buku memiliki kekuatan unik sebagai media pendidikan, refleksi, dan pemantik perubahan.

Buku seperti Pendidikan Antikorupsi dan Pengetahuan Kortastipidkor Polri dapat membantu membuka dialog yang kritis dan menyusun strategi baru yang lebih efektif untuk memberantas korupsi, sekaligus menyadarkan masyarakat akan pentingnya peran mereka dalam proses ini. (her)

Tags: kknkorupsiKPK

Berita Terkait.

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa
Nasional

Jangan Cuma Bergelar, Guru Besar Ditantang Jadi Mesin Solusi Bangsa

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:06
Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis
Nasional

Sekolah Rakyat Tak Berhenti di Bangku SMA, 35 Lulusannya Dijamin Kuliah Gratis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01
Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih
Nasional

Kekeringan Meluas, Daerah Bekasi, Banjarnegara dan Bima Mulai Krisis Air Bersih

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:31
Kolaborasi Kemenkop dan Pertamina NRE Ubah Wajah Pulau Sembur Lewat PLTS Berbasis Koperasi
Nasional

1.035 Prajurit Infanteri Resmi Sandang Baret Usai Ikuti Prosesi Pembaretan di Pantai Jangkar 

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:51
AI Makin Canggih, Menaker Ingatkan SDM Tak Cukup Jago Teknologi
Nasional

FFI 2026 Bergulir, Penguatan Ekosistem Perfilman Masih Jadi PR Pemerintah

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:01
FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara
Nasional

FTA Kecam Penahanan Roy Suryo dan dr. Tifa: Alarm Bahaya bagi Demokrasi dan Kebebasan Bersuara

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:31

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7145 shares
    Share 2858 Tweet 1786
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1127 shares
    Share 451 Tweet 282
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1777 shares
    Share 711 Tweet 444
  • Menkeu RI Raih Dukungan Tiongkok untuk Panda Bond, AIIB Siapkan USD17 Miliar

    881 shares
    Share 352 Tweet 220
Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran
Olahraga

Jadwal Piala Dunia 2026: Spanyol Tantang Arab Saudi, Belgia Hadapi Iran

Editor Laurens Dami
Minggu, 21 Juni 2026 - 20:52

INDOPOSCO.ID – Persaingan di fase grup Piala Dunia 2026 semakin memanas. Empat pertandingan penting akan digelar pada Minggu (21/6/2026) malam hingga...

SelengkapnyaDetails
Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Hasil Piala Dunia: Bungkam Tunisia 4-0, Jepang Tempel Ketat Belanda di Puncak

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:16
Gakpo

Cetak Brace ke Gawang Swedia, Brobbey dan Gakpo Masuk Buku Sejarah Oranje

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:42
Floranus

Hasil Piala Dunia: Dominasi Laga, Ekuador Gagal Tembus Benteng Curacao

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:31
Pemain-Timnas-Jerman

Hasil Piala Dunia: Comeback Dramatis, Brace Denis Undav Bawa Jerman Benamkan Pantai Gading

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.