• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Warga Lebak Diminta Kembangkan Kerbau untuk Tingkatkan Ekonomi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 2 Desember 2024 - 14:08
in Ekonomi
Kerbau

Pengembala ternak kerbau dilepasliarkan di perkebunan kelapa sawit untuk mencari rerumputan hijau sebagai pakannya. ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten Lebak meminta masyarakat di daerah itu agar mengembangkan ternak kerbau untuk jadi andalan ekonomi dan dapat mewujudkan swasembada daging kerbau.

“Kita setiap tahun menyelenggarakan festival kerbau agar masyarakat termotivasi untuk mengembangkan ternak kerbau,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak Rahmat Yuniar seperti dikutip Antara, Minggu (1/12/2024).

BacaJuga:

Navigasi Hukum Bisnis Lintas Negara di Tengah Kompleksitas Regulasi Global

MedcoEnergi Perkuat Portofolio LNG, Akuisisi Hak Partisipasi di 4 PSC Cekungan Kutai

Pertamina Bawa UMKM Lokal Melaju Bersama Gemerlap MotoGP di Mandalika

Pemerintah Kabupaten Lebak mendorong masyarakat agar mengembangkan ternak kerbau untuk menjadi andalan ekonomi juga swasembada daging kerbau.

Pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Lebak cukup berpeluang meningkatkan ekonomi masyarakat juga terwujud swasembada daging hewan ternak besar, karena didukung lahannya luas juga banyak areal perkebunan yang memiliki rerumputan sebagai pakan ternak.

Saat ini, populasi ternak kerbau di Kabupaten Lebak turun drastis dari sebelumnya menembus 35 ribu ekor hingga masuk kategori lima terbesar nasional, namun kini tinggal 5.000 ekor.

Penurunan populasi ternak kerbau itu berbagai faktor antara lain tingginya pemotongan, pencurian, penjualan, minimnya jantan, juga pembajakan sawah pada musim tanam menggunakan traktor.

Karena itu, pihaknya berharap masyarakat kembali mengembangkan ternak kerbau dan dapat dijadikan tabungan ekonomi keluarga serta terwujud swasembada pangan daging kerbau.

Permintaan daging kerbau pada hari raya Idul Fitri dan hari raya Idul Adha cukup tinggi sehingga menjadi peluang besar untuk peningkatan ekonomi keluarga.

Saat ini, kata dia, populasi ternak kerbau yang ada milik masyarakat tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Maja, Cileles, Banjarsari, Cijaku, Gunungkencana, Leuwidamar , Muncang, Malingping, Wanasalam, Panggarangan, Bayah, Sajira, Cibeber dan Cigemblong.

“Kami mendorong peternak kerbau bisa berkembang di 28 kecamatan dengan benih unggul sehingga harga di pasaran relatif baik kisaran Rp35-40 juta per ekor,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, dulu usaha ternak kerbau di Kabupaten Lebak dapat memenuhi ketersediaan daging kerbau dari peternak.

Bahkan, ekonomi peternak kerbau juga sejahtera dari penjualan kerbau bisa membangun rumah, biaya pendidikan anak hingga melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Mekkah.

“Kami berharap warga kembali mengembangkan ternak kerbau untuk peningkatan ekonomi keluarga dan swasembada pangan daging kerbau,” kata Rahmat.

Sarip (60) warga Desa Sindangmulya Kabupaten Lebak mengaku dirinya memiliki 30 ekor kerbau dan setiap tahun terus bertambah keturunan anak hingga tiga sampai empat ekor per tahun.

Peternak di wilayahnya kini berkurang menggeluti usaha ternak kerbau, karena banyak warganya yang bekerja ke luar daerah.

Ia dan sebagian warga lainnya masih mengembangkan ternak kerbau, karena terdapat perkebunan kelapa sawit dan tanah lapang.

Pengembangan ternak kerbau itu dilakukan secara tradisional dengan melepaskan hewan -hewan besar di sekitar perkebunan kelapa sawit dan memakan rerumputan hijau sebagai pakan ternak.

Selain itu juga ada ternak kerbau yang dilepas di tanah lapang yang terdapat rerumputan hijau.

“Kami sendiri jika memerlukan biaya pendidikan anak, membeli sepeda motor dan membangun rumah dari hasil menjual kerbau antara tiga sampai lima ekor,” katanya menjelaskan.

Begitu juga peternak kerbau lainnya, Jaka (65) mengaku dirinya puluhan tahun mengembangkan usaha peternakan kerbau karena memanfaatkan rerumputan hijau yang ada di perkebunan kelapa sawit dan tanah lapang.

Sebab, usaha peternakan kerbau cukup membantu ekonomi keluarga, bahkan jika membutuhkan uang bisa langsung dijual.

“Kami sekarang memiliki 35 ekor kerbau dan bisa menjual lima ekor per tahun dengan menghasilkan pendapatan Rp100 juta,” katanya. (wib)

Tags: erbaulebakTernk

Berita Terkait.

ihsca
Ekonomi

Navigasi Hukum Bisnis Lintas Negara di Tengah Kompleksitas Regulasi Global

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:07
medco
Ekonomi

MedcoEnergi Perkuat Portofolio LNG, Akuisisi Hak Partisipasi di 4 PSC Cekungan Kutai

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:39
pertamina
Ekonomi

Pertamina Bawa UMKM Lokal Melaju Bersama Gemerlap MotoGP di Mandalika

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:20
dai
Ekonomi

Daihatsu Hadirkan Inspirasi Modifikasi Bergaya Retro dan Sporty di IMX 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:10
mit
Ekonomi

Mitsubishi Motors Perluas Jaringan di Kalbar, Resmikan Diler Pertama di Ngabang

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:09
Blank Spot 200 Km di Kaltim, DPR Soroti Dampaknya terhadap Pertahanan Negara
Ekonomi

PLN EPI Buktikan Kekuatan Komunikasi Strategis Lewat Gold Winner AHI 2026

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:12

OLAHRAGA

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP
Olahraga

Dari Morbidelli hingga Veda Ega, Panggung Pertamina Jadi Magnet Penggemar MotoGP

Editor Ali Rachman
Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:28

INDOPOSCO.ID – Deru mesin bukan satu-satunya daya tarik Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di luar lintasan, antusiasme penggemar juga...

SelengkapnyaDetails
Kapolri Mutasi Jajaran Polda Banten, Ini Daftar Lengkapnya

Bukan Sekadar Rebut Gelar, Turnamen Biliar FWUMKM Perkuat Sinergi Wartawan dan Pemerintah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 16:34
Hadi-Tj

Hadi Tjahjanto Sebut Negara Eropa Jadi Pesaing Terberat Karateka Indonesia di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:48
forki

Bekal Juara di Vietnam, Hadi Tjahjanto Optimistis Timnas Karate Bidik 6 Emas di Polandia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:09
PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

PB FORKI Berangkatkan 11 Atlet Karate Indonesia ke Kejuaraan Dunia di Polandia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1061 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    918 shares
    Share 367 Tweet 230
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    889 shares
    Share 356 Tweet 222
  • Jelang Final, Jay Idzes Terus Suntikkan Semangat untuk Skuad Garuda

    982 shares
    Share 393 Tweet 246
  • Pernyataan SBY Gugatan PHPU Salah Alamat, Analis: MK Bisa Nilai Keabsahan Pencalonan Gibran

    885 shares
    Share 354 Tweet 221
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.