• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

DPRD Banten Minta Polisi Periksa Transaksi Elektronik Tersangka Kasus Kematian Anggota Satpol PP Lebak

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 14 Oktober 2024 - 21:02
in Nusantara
Anggota DPRD Provisi Banten, Musa Weliansyah. (Istimewa)

Anggota DPRD Provisi Banten, Musa Weliansyah. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah mendesak penyidik Polres Lebak melibatkan Unit Siber Polda Banten untuk memeriksa transaksi elektronik dan transaksi keuangan para tersangka yang sudah ditetapkan oleh polisi atas meninggalnya Yadi Suryadi anggota SatpolPP Pemkab Lebak.

Selain itu, Musa juga meminta kepada polisi memeriksa transaksi elektornik dan transaksi keuangan Dede Kodir yang mengaku sebagai inisiator aksi demo dan transaksi elektronik Junaedi Ibnu Jarta ketua DPC PDIP Lebak.

BacaJuga:

Revitalisasi SMA Berbasis Kearifan Lokal di Manokwari Jadi Prioritas Afirmasi Pendidikan Wilayah Timur

Jadi Penghantar Material Aktif ke Reseptor, Unesa Kembangkan Obat Batuk Berbasis Nanogold

Gempa Bumi Dangkal Hantam Manokwari di Papua, Pusat Hiposenter 8 Km

“Saya dapat info, handhpone para tersangka ini sudah dijual dengan alasan terdesak oleh kebutuhan ekonomi. Maknya dari awal saya meminta kepada Polres Lebak agar melibatkan unit Siber Polda Banten untuk memeriksa transaksi elektronik dan transksi keuangan mereka, baik yang sudah ditetapkan sebagai tersangka maupun pihak pihak yang ada kaitannya dengan aksi demo penolakan dr Juwita Wulandari menjadi ketua DPRD Lebak,” ujar Musa anggota DPRD Banten Dapil Lebak ini kepada indopos.co.id,Senin (14/10/2024).

Mantan anggota DPRD Lebak dari Fraksi PPP ini berharap kepada penyidik Polres Lebak harus betul betul serius mengusut kasus tersebut, dan pihaknya meyakini publik bisa menilai dan melihat kasus itu tidak semata mata adalah gerakan aktivis.

“Kalau gerakan itu murni gerakan aktivis, kenapa muncul pengakuan dari tersangka di Polres Lebak, bahwa mereka itu dibayar masing masing Rp 1 juta untuk orator dan peserta aksi bervariasi antara Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu,” kata Musa.

“Apa kepentingan Dede Kodir mengeluarkan uang pribadi dalam aksi tersebut dan darimana sumber dananya ?,” sambung Musa.

Untuk itu, Musa meminta kepada penyidik untuk segera memeriksa Junaedi Ibnu Jarta, karena sebelumnya ada gerakan gerakan penolakan terhadap dr Juwita dan ada gerakan yang mendukung Junaedi Ibnu Jarta menjadi ketua DPRD Lebak dari fraksi fraksi di DPRD Lebak.

“Saya punya bukti dan banyak saksi ada gerakan gerakan menolak dr Juwita menjadi pimpinan DPRD Lebak, kemudian ada juga gerakan yang mendukung Junaedi Ibnu Jarta menjadi pimpinan DPRD. Salah satunya adalah adanya surat dukungan dari pimpinan fraksi.Tinggal kita lihat, kedekatan antara koordinator aksi dan penanggungawa aksi dengan Juanedi Ibnu Jarta,” kata Musa.

Musa menambahkkan, jika memang tidak ada keterkaitan biarlah nanti polisi yang menyampaikan setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan menyeluruh transaksi elektronik dan transaksi keuangan pihak pihak terkait dengan melibatkan unit Siber Polda Banten.

“Jangan jangan handphone mereka sudah tidak ada semua, karena informasi yang saya terima handphone yang mereka gunakan untuk komunikasi itu sudah dijual dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi,” tandas Musa

Sementara ketua DPC PDIP Lebak Junaedi Ibnu Jarta yang disebut diduga ikut terlibat dalam aksi demo saat dimintai tanggapan oleh indopos.co.id dengan santai menjawab,” Udah biarin kita abaikan saja,” kata Junaedi saat menghadiri Rakercabsus PDIP Lebak di salah satu hotel di Rangkasbitung,Minggu (13/10/2024) kemarin.

Sebelumnya publik dikagetkan adanya pengakuan dari Dede Kodir seorang aktivis dan pimpinan Ormas di Kabupaten Lebak, bahwa aksi demo yang berujung tewasnya Yadi Suryadi anggota SatpolPP Labak akibat tertimpa pagar gedung dewan yang roboh adalah tanggungajawab dirinya.

“Menyikapi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Lebak tanggal 22 September 2024 itu murni adalah inisiatif saya pribadi, tidak ada sokongan atau intervensi dari pihak manapun,” tegas Dede Kodir yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh polres Lebak.

Dede Kodir juga meyebutkan, aksi itu tidak ada pemodal apalagi sampai menyudutkan nama seseorang, seperti nama Junaedi Ibnu Jarta ketua DPC PDIP Lebak.

“Kenapa saya melakukan aksi ini, karena saya tidak ingin lembaga negara setingkat DPRD ini dipimpin oleh anak yang merasa bangga menjadi keturunn PKI,” cetusnya dalam video yang dikutip indopos.co.id, Senin (14/10/2024).

“Sekali lagi saya tegaskan, aksi ini atas inisitif pribadi saya sendiri,tidak ada sokongan, perintah atau apa yang menjadi bola liar di masyarakat yang menyudutkan nama seseorang, yaitu pak Junaedi Ibu Jarta. Saya tegaskan sekali lagi, saya tak ingin lembaga dewan ini dipimpin oleh anak yang bangga menjadi anak PKI,” sambungnya.

Belum diketahui kapan dan dimana video itu direkam, karena hari ini Dede Kodir tengah menjalani pemeriksaan di Polres Lebak atas dugaan keterlibatannya dalam aksi demo yang berujung tewasnya anggota Satpol PP Lebak. (yas)

Tags: Anggota Satpol PP TewasDPRD BantenSatpol PP Lebak

Berita Terkait.

Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Nusantara

Revitalisasi SMA Berbasis Kearifan Lokal di Manokwari Jadi Prioritas Afirmasi Pendidikan Wilayah Timur

Sabtu, 30 Mei 2026 - 04:41
Jadi Penghantar Material Aktif ke Reseptor, Unesa Kembangkan Obat Batuk Berbasis Nanogold
Nusantara

Jadi Penghantar Material Aktif ke Reseptor, Unesa Kembangkan Obat Batuk Berbasis Nanogold

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:03
Gempa Bumi Dangkal Hantam Manokwari di Papua, Pusat Hiposenter 8 Km
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Hantam Manokwari di Papua, Pusat Hiposenter 8 Km

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:31
sapi
Nusantara

Heboh Sapi Kurban Cap ‘TIW’ di Dekat Rumah Amien Rais, Dikirim dari Jakarta

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:07
bc3
Nusantara

Sinergi Pengawasan Perbatasan Bea Cukai dan TNI Sita 29 Karton Minuman Beralkohol Tanpa Pemilik di Entikong

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:44
bc3
Nusantara

Bea Cukai Purwakarta Amankan 469 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Dua Penindakan di Tol Cipali

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:01

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5691 shares
    Share 2276 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3462 shares
    Share 1385 Tweet 866
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3031 shares
    Share 1212 Tweet 758
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2535 shares
    Share 1014 Tweet 634
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2320 shares
    Share 928 Tweet 580
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.