• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

DPRD Banten Minta Polisi Periksa Transaksi Elektronik Tersangka Kasus Kematian Anggota Satpol PP Lebak

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 14 Oktober 2024 - 21:02
in Daerah
Anggota DPRD Provisi Banten, Musa Weliansyah. (Istimewa)

Anggota DPRD Provisi Banten, Musa Weliansyah. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil ketua Komisi II DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah mendesak penyidik Polres Lebak melibatkan Unit Siber Polda Banten untuk memeriksa transaksi elektronik dan transaksi keuangan para tersangka yang sudah ditetapkan oleh polisi atas meninggalnya Yadi Suryadi anggota SatpolPP Pemkab Lebak.

Selain itu, Musa juga meminta kepada polisi memeriksa transaksi elektornik dan transaksi keuangan Dede Kodir yang mengaku sebagai inisiator aksi demo dan transaksi elektronik Junaedi Ibnu Jarta ketua DPC PDIP Lebak.

BacaJuga:

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai hingga Tingkat Kelurahan di Yogyakarta

Produsen Wig di Banten Dapat Fasilitas Bea Cukai, Proyeksi Ekspor Meningkat

Bea Cukai Amankan 6.776 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Lamongan

“Saya dapat info, handhpone para tersangka ini sudah dijual dengan alasan terdesak oleh kebutuhan ekonomi. Maknya dari awal saya meminta kepada Polres Lebak agar melibatkan unit Siber Polda Banten untuk memeriksa transaksi elektronik dan transksi keuangan mereka, baik yang sudah ditetapkan sebagai tersangka maupun pihak pihak yang ada kaitannya dengan aksi demo penolakan dr Juwita Wulandari menjadi ketua DPRD Lebak,” ujar Musa anggota DPRD Banten Dapil Lebak ini kepada indopos.co.id,Senin (14/10/2024).

Mantan anggota DPRD Lebak dari Fraksi PPP ini berharap kepada penyidik Polres Lebak harus betul betul serius mengusut kasus tersebut, dan pihaknya meyakini publik bisa menilai dan melihat kasus itu tidak semata mata adalah gerakan aktivis.

“Kalau gerakan itu murni gerakan aktivis, kenapa muncul pengakuan dari tersangka di Polres Lebak, bahwa mereka itu dibayar masing masing Rp 1 juta untuk orator dan peserta aksi bervariasi antara Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu,” kata Musa.

“Apa kepentingan Dede Kodir mengeluarkan uang pribadi dalam aksi tersebut dan darimana sumber dananya ?,” sambung Musa.

Untuk itu, Musa meminta kepada penyidik untuk segera memeriksa Junaedi Ibnu Jarta, karena sebelumnya ada gerakan gerakan penolakan terhadap dr Juwita dan ada gerakan yang mendukung Junaedi Ibnu Jarta menjadi ketua DPRD Lebak dari fraksi fraksi di DPRD Lebak.

“Saya punya bukti dan banyak saksi ada gerakan gerakan menolak dr Juwita menjadi pimpinan DPRD Lebak, kemudian ada juga gerakan yang mendukung Junaedi Ibnu Jarta menjadi pimpinan DPRD. Salah satunya adalah adanya surat dukungan dari pimpinan fraksi.Tinggal kita lihat, kedekatan antara koordinator aksi dan penanggungawa aksi dengan Juanedi Ibnu Jarta,” kata Musa.

Musa menambahkkan, jika memang tidak ada keterkaitan biarlah nanti polisi yang menyampaikan setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan menyeluruh transaksi elektronik dan transaksi keuangan pihak pihak terkait dengan melibatkan unit Siber Polda Banten.

“Jangan jangan handphone mereka sudah tidak ada semua, karena informasi yang saya terima handphone yang mereka gunakan untuk komunikasi itu sudah dijual dengan alasan terdesak kebutuhan ekonomi,” tandas Musa

Sementara ketua DPC PDIP Lebak Junaedi Ibnu Jarta yang disebut diduga ikut terlibat dalam aksi demo saat dimintai tanggapan oleh indopos.co.id dengan santai menjawab,” Udah biarin kita abaikan saja,” kata Junaedi saat menghadiri Rakercabsus PDIP Lebak di salah satu hotel di Rangkasbitung,Minggu (13/10/2024) kemarin.

Sebelumnya publik dikagetkan adanya pengakuan dari Dede Kodir seorang aktivis dan pimpinan Ormas di Kabupaten Lebak, bahwa aksi demo yang berujung tewasnya Yadi Suryadi anggota SatpolPP Labak akibat tertimpa pagar gedung dewan yang roboh adalah tanggungajawab dirinya.

“Menyikapi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Lebak tanggal 22 September 2024 itu murni adalah inisiatif saya pribadi, tidak ada sokongan atau intervensi dari pihak manapun,” tegas Dede Kodir yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh polres Lebak.

Dede Kodir juga meyebutkan, aksi itu tidak ada pemodal apalagi sampai menyudutkan nama seseorang, seperti nama Junaedi Ibnu Jarta ketua DPC PDIP Lebak.

“Kenapa saya melakukan aksi ini, karena saya tidak ingin lembaga negara setingkat DPRD ini dipimpin oleh anak yang merasa bangga menjadi keturunn PKI,” cetusnya dalam video yang dikutip indopos.co.id, Senin (14/10/2024).

“Sekali lagi saya tegaskan, aksi ini atas inisitif pribadi saya sendiri,tidak ada sokongan, perintah atau apa yang menjadi bola liar di masyarakat yang menyudutkan nama seseorang, yaitu pak Junaedi Ibu Jarta. Saya tegaskan sekali lagi, saya tak ingin lembaga dewan ini dipimpin oleh anak yang bangga menjadi anak PKI,” sambungnya.

Belum diketahui kapan dan dimana video itu direkam, karena hari ini Dede Kodir tengah menjalani pemeriksaan di Polres Lebak atas dugaan keterlibatannya dalam aksi demo yang berujung tewasnya anggota Satpol PP Lebak. (yas)

Tags: Anggota Satpol PP TewasDPRD BantenSatpol PP Lebak

Berita Terkait.

bc4
Daerah

Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Cukai hingga Tingkat Kelurahan di Yogyakarta

Selasa, 8 September 2026 - 13:54
bc3
Daerah

Produsen Wig di Banten Dapat Fasilitas Bea Cukai, Proyeksi Ekspor Meningkat

Selasa, 8 September 2026 - 13:44
bc2
Daerah

Bea Cukai Amankan 6.776 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Gabungan di Lamongan

Selasa, 8 September 2026 - 13:34
bc
Daerah

Pemkot Surabaya dan Bea Cukai Musnahkan 43,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 11:41
bc3
Daerah

Sinergi di Perbatasan, Bea Cukai dan Satgas Pamtas RI-PNG Gagalkan Penyelundupan Ganja

Senin, 7 September 2026 - 18:18
bc2
Daerah

Bea Cukai Merauke Musnahkan 1,49 Juta Batang Rokok Ilegal Senilai Rp2,2 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 17:17

OLAHRAGA

atlet
Olahraga

Atlet Akuatik Klungkung Borong 5 Medali di Ajang Gajahmada Swimming Competition 2026

Editor Nasuha
Selasa, 8 September 2026 - 11:11

INDOPOSCO.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet akuatik Kabupaten Klungkung. Made Budiartini Bandem berhasil meraih lima medali dalam ajang Gajahmada...

SelengkapnyaDetails
Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Jumat, 4 September 2026 - 15:30
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.