• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dede Kodir Mengaku Bertanggung Jawab atas Tewasnya Anggota Satpol PP Lebak

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 14 Oktober 2024 - 20:25
in Nusantara
Korban Yadi Suryadi anggota Satpol PP Pemkab Lebak yang tewas akibat demo anarkis. (istimewa)

Korban Yadi Suryadi anggota Satpol PP Pemkab Lebak yang tewas akibat demo anarkis. (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Publik dikagetkan adanya pengakuan dari Dede Kodir seorang aktivis dan pimpinan Ormas di Kabupaten Lebak, bahwa aksi demo yang berujung tewasnya Yadi Suryadi, anggota Satpol PP Lebak akibat tertimpa pagar gedung dewan yang roboh adalah tanggungajawab dirinya.

“Menyikapi aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Lebak tanggal 22 September 2024 itu murni adalah inisiatif saya pribadi, tidak ada sokongan atau intervensi dari pihak manapun,” tegas Dede Kodir yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh polres Lebak.

BacaJuga:

Hiposenter Kategori Dangkal, Gempa Bumi Getarkan Kebumen di Jawa Tengah

Kemenag Tegaskan Pelaku Pencabulan di Pekalongan Pimpin Padepokan, Bukan Pesantren

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

Dede Kodir juga meyebutkan, aksi itu tidak ada pemodal apalagi sampai menyudutkan nama seseorang, seperti nama Junaedi Ibnu Jarta ketua DPC PDIP Lebak.

“Kenapa saya melakukan aksi ini, karena saya tidak ingin lembaga negara setingkat DPRD ini dipimpin oleh anak yang merasa bangga menjadi keturunan PKI,” cetusnya dalam video yang dikutip indopos.co.id, Senin (14/10/2024)

“Sekali lagi saya tegaskan, aksi ini atas inisitif pribadi saya sendiri,tidak ada sokongan, perintah atau apa yang menjadi bola liar di masyarakat yang menyudutkan nama seseorang, yaitu pak Junaedi Ibu Jarta.Saya tegaskan sekali lagi, saya tak ingin lembaga dewan ini dipimpin oleh anak yang bangga menjadi anak PKI,” sambungnya.

Belum diketahui kapan dan dimana video itu direkam, karena hari ini Dede Kodir tengah menjalani pemeriksaan di Polres Lebak atas dugaan keterlibatannya dalam aksi demo yang berujung tewasnya anggota Satpol PP Lebak.

Diberitakan sebelumnnya, perebutan kursi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menelan korban jiwa seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP) Yadi Suryadi akibat aksi demo di depan gedung dewan beberapa waktu lalu.

Kuatnya desakan dari berbagai elemen masyarakat kepada polisi untuk mengusut kasus itu, akhirnya Kepolisan Resort Lebak (Polres) Lebak menetapkan dua tersangka berinisial M dan R.

Penetapan kedua tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan 8 saksi yang dilakukan penyidik Polres Lebak. “Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi saksi yang telah kita lakukan, untuk sementara kita tetap dua orang tersangka, yakni inisial M merupakan mahasiswa alamat Cisonggong, Sajira (Korlap) dan R (37), merupakan warga Kp Gunung Sanggar, Cirinten” terang AKBP Suyono, SIK, Kapolres Lebak ketika gelar perkara kasus penyebab kematian anggota Satpol PP Lebak Yadi Suryadi di Halaman Mapolres setempat, Sabtu (12/10/2024) lalu.

Kapolres mengungkapkan, berdasarkan keterangan tersanka dari hasil penyidikan, para pendemo itu diupah uang secara bervariatif antara Rp 50 ribu hingga Rp 1 juta.“ Mereka melakukan aksi demo itu karena dibayar,” cetus Suyono.

Terkait dengan hal ini, kata Suyono, Polres akan komitmen mengusut tuntas persoalan tersebut hingga ke akar akarnya termasuk orang yang merekrut para pendemo dan aktor intelektual yang membayar aksi yang berujung tewasnya anggota SarpolPP Lebak.

“Kasus ini juga telah menjadi atensi dari bapak Kapolda. Yang pasti kita komitmen akan mengusut tuntas. Semua yang yang terlibat, baik pelaku, perekrut massa aksi dan bandar yang membayar mereka akan kita tetapkan jadi tersangka ” tegas Suyono.

Sementara itu, R salah satu pendemo dan kini telah ditetapkan jadi tersangka mengaku, keikutsertaanya melakukan aksi demo penolakan ketua DPRD Lebak dr Juwit Wulnadrau dari PDIP itu tersebut lantaran di berikan imbalan berupa uang.

Yang saya tahu, untuk orator sebesar Rp 1 juta, untuk masa bervariatif dari mulai Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” ungkapnya tanpa menjelaskan siapa yang memberikan uang atau mendanai aksi demo tersebut.

Diketahui, Senin (23/9/2023) Yadi Suryadi anggota Satpol PP Kabupaten Lebak, bersama sejumlah anggota Satpol PP lainnya serta puluhan anggota kepolisian Polres Lebak, melakukan pengamanan, jalannya aksi demo penolakan dr Juwita Wulandari sebagai Ketua DPRD Lebak, Priode 2024-202 yang dilakukan masa yang mengklaim sebagai Paguyuban Masyarakat Peduli Lebak (PMPL).

Aksi tersebut sempat rusuh dan terjadi dorong – dorongan antara petugas dan masa aksi. Bahkan masa aksi terus merangsek masuk dan mendorong gerbang pintu masuk DPRD Lebak, hingga roboh yang menimpa dua anggota Satpol PP Lebak, yakni Yadi dan Tono hingga kepalanya mengalami pendarahan.

Bahkan korban Yadi ketika dibawa ke RSUD Adjidarmo menggunakan ambulance sempat pingsan. Yadi juga dirawat di ruang ICU, dan sempat di rujuk ke RS Primaya untuk pemeriksaan MRI ,di Tangerang, Setelah hasil cek MRI – nya keluar , Yadi dirujuk ke RS Hermina hingga akhirnya Yadi menghembuskan nafas terakhirnya di RS Hermina Tangerang, Rabu (9/10/2024) sekira pukul 18.00 WIB. (yas)

Tags: Anggota Satpol PP TewasDede KodirSatpol PP Lebak

Berita Terkait.

gempa
Nusantara

Hiposenter Kategori Dangkal, Gempa Bumi Getarkan Kebumen di Jawa Tengah

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:37
Polisi Sita 1.802 Obat Keras di Tanah Abang, 3 Pengedar Ditangkap
Nusantara

Kemenag Tegaskan Pelaku Pencabulan di Pekalongan Pimpin Padepokan, Bukan Pesantren

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:23
NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang
Nusantara

NHM Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat Lingkar Tambang

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:55
mulyadi
Nusantara

Jayabaya Kurban 124 Sapi dan 26 ekor Domba di Iduladha 2026, Ini Pesannya

Rabu, 27 Mei 2026 - 08:30
Kemendikdasmen Dorong Evaluasi Pembelajaran Pascahasil TKA 2026 Dirilis
Nusantara

Tangan-Tangan Perempuan Itu Kini Menenun Perubahan di Eks Lokalisasi PMD

Selasa, 26 Mei 2026 - 22:45
Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah
Nusantara

Jelang Iduladha, Banjir Rendam Puluhan Rumah di Berbagai Daerah

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:47

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5689 shares
    Share 2276 Tweet 1422
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3024 shares
    Share 1210 Tweet 756
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    2732 shares
    Share 1093 Tweet 683
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2530 shares
    Share 1012 Tweet 633
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2315 shares
    Share 926 Tweet 579
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.