• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Dari Aceh untuk Aceh: Dompet Dhuafa Tanam 220 Mangrove

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 14 Oktober 2024 - 00:15
in Nusantara
Tanam-Pohon-co

Dompet Dhuafa Aceh dan Disaster Management Center (DMC) tanam 220 pohon mangrove di pantai Uleee Lheue, Desa Uleee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh pada rilis Kamis (10/10/2024). Foto: Dokumen Dompet Dhuafa untuk INDOPOS.CO.ID & INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dhuafa Aceh dan Disaster Management Center (DMC) tanam 220 pohon mangrove di pantai Uleee Lheue, Desa Uleee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh pada rilis Kamis (10/10/2024).

Penanaman mangrove merupakan bukti komitmen Dompet Dhuafa dalam menanggulangi ancaman bencana di Provinsi Aceh.

BacaJuga:

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra Karimun, Bea Cukai Beri Asistensi Penuh

MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT

“DMC dan Dompet Dhuafa Aceh sangat berkomitmen dalam menanggulangi risiko bencana yang mengancam Aceh,” terang Shofa Quds selaku Kepala DMC Dompet Dhuafa seusai menanam pohon mangrove.

”Pada tsunami yang melanda Aceh pada 2004, kami juga turut membantu percepatan penanganan respons bencana di Aceh,” lanjutnya.

Penanaman mangrove merupakan bagian agenda Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2024 yang diselenggarakan di Aceh.

Peringatan Bulan PRB 2024 di Aceh merupakan ajang untuk menyebarluaskan semangat pengurangan risiko bencana pasca 20 tahun tsunami yang membawa tragedi kepada Aceh.

”Penanaman pohon mangrove, memang sifatnya simbolis, tapi dilakukan terus-menerus,” ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto seusai penanaman mangrove.

”Yang lebih penting adalah dalam fase pencegahan salah satu pencegahan mitigasi yang tepat, adalah pemeliharaan lingkungan, salah satu pemeliharaan lingkungan yang tepat adalah penanaman pohon. Karena Aceh banyak (dikelilingi) pantai, jadi pohon yang tepat adalah mangrove,” lanjutnya.

Relawan Dompet Dhuafa menanam satu persatu mangrove di pesisir pantai. Relawan masing-masing membongkar dan mengumpulkan sampah plastik yang menjadi pot bibit-bibit mangrove.

Akhirnya pohon-pohon mangrove berdiri tegak membawa pesan dan harapan pengurangan risiko bencana untuk Aceh.

Sebuah studi yang berjudul ”Sebaran Mangrove Sebelum Tsunami Dan Sesudah Tsunami Di Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh” (2016) mencatat hasil penelitian luas mangrove tahun 2004 sebelum tsunami seluas 66,25 ha, kemudian pada tahun 2015 setelah tsunami menjadi seluas 47,9 Ha.

Hal ini menunjukan mangrove yang ada di lokasi penelitian mengakibatkan penyusutan sebesar 18,6 Ha yang disebabkan oleh gelombang tsunami pada tahun 2004.

Sebuah studi lain yang berjudul “Tsunami damage reduction performance of a mangrove forest in Banda Aceh, Indonesia inferred from field data and a numerical model” (2010), mencatat bahwa hutan mangrove berusia 10 tahun di area selebar 500 m dapat mengurangi gaya hidrodinamik tsunami hingga sekitar 70% untuk gelombang datang dengan kedalaman genangan 3,0 m dan periode gelombang 40 menit di garis pantai.

Penelitian tersebut juga menunjukkan, untuk kedalaman genangan tsunami lebih dari 4 m, hutan mangrove berusia 10 tahun sebagian besar akan hancur dan akan kehilangan kapasitas pengurangan gaya.

Selain itu, sekitar 80% hutan bakau berusia 30 tahun akan bertahan dari tsunami setinggi 5 m dan menyerap 50% gaya hidrodinamik tsunami.

Berdasarkan dua penelitian di atas mangrove atau bakau mampu memperkecil gaya gelombang tsunami dan ancaman bencana lain seperti abrasi. Kemudian mangrove bisa menjadi penjaga ekosistem laut yang baik.

Semoga iktikad baik ini dapat terus terjaga hingga anak-cucu bangsa Indonesia. Semoga aksi kebaikan ini dapat bermanfaat hingga menjadi harapan untuk Aceh agar semakin tangguh hadapi bencana. (adv)

Tags: AcehDompet Dhuafamangrove

Berita Terkait.

bc2
Nusantara

Bea Cukai Bersama BNN Musnahkan 2,2 Kg Sabu dan 753 Butir Ekstasi di Jambi

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:08
bc
Nusantara

Ekspor Perdana 26 Ton Kopra Karimun, Bea Cukai Beri Asistensi Penuh

Senin, 24 Agustus 2026 - 17:47
MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT
Nusantara

MedcoEnergi Perkuat Dukungan Kemanusiaan bagi Korban Gempa NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:23
Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak
Nusantara

Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 4,1 Hantam Selatan Pulau Jawa, Wilayah Terdampak

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:51
UMKM Berbasis Sawit Dinilai Punya Potensi Besar Tembus Pasar Internasional
Nusantara

UMKM Berbasis Sawit Dinilai Punya Potensi Besar Tembus Pasar Internasional

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:46
Brantas Abipraya Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Salurkan Sembako hingga Tandon Air
Nusantara

Brantas Abipraya Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Salurkan Sembako hingga Tandon Air

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:31

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.