• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Polisi Buka Penyelidikan Kasus Dugaan Pemaksaan Aborsi dan Kekerasan di Pandeglang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 21 September 2024 - 13:17
in Nusantara
Ilustrasi aborsi. Foto: Freepik

Ilustrasi aborsi. Foto: Freepik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Polres) Pandeglang, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Alfian Yusuf menyatakan, kepolisian telah memulai penyelidikan terkait laporan dugaan pemaksaan aborsi terhadap LA yang melibatkan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tentu akan kami tindaklanjuti secara langsung. Saat ini masih dalam proses penyelidikan dengan memanggil saksi-saksi untuk klarifikasi. Perkembangan selanjutnya pasti akan kami informasikan,” ujar Alfian kepada media, Sabtu (21/9/2024).

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Hantam Kendari di Sultra, Pusat Episenter 3 Km dari Kota

PTBA Bawa Semangat SDGs lewat Khitan Gratis dan Edukasi Kesehatan Anak

Aceh Selatan Dihantam Gempa Bumi Dangkal M3,6, Ini Catatan BMKG

Menurutnya, kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi tempat terduga pelaku bekerja untuk penyelidikan lebih lanjut

“Pasti itu, Nah itu saya juga belum tahu pasti terlapor ini berdinas dimana, makanya kita mau klarifikasi dulu dengan pelapor dan saksi-saksi yang tercantum,” ujar Alfian.

Ia menambahkan, polisi akan fokus pada penyelidikan pemaksaan aborsi terhadap LA.

“Kita lakukan langkah penyelidikan dulu ya untuk penerapan pasalnya nanti,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kuasa hukum LA, Rama, mengungkapkan, MH diduga memaksa LA menggugurkan kandungannya dengan obat keras serta melakukan kekerasan fisik.

LA dan MH menjalin hubungan selama satu tahun, namun pada April dan Mei 2024, LA mengalami kekerasan dari MH.

“Pada Juli 2024, setelah mengetahui dirinya hamil, LA memberitahu MH, namun respons MH negatif. MH merayu LA untuk datang ke kliniknya di Panimbang dengan alasan infus karena sakit,” ucap Alfian.

Di sana, MH diduga memberi obat aborsi, menyebabkan pendarahan hebat. LA ditahan di klinik selama empat hari sebelum akhirnya pulang ke rumah, namun pendarahan terus berlanjut.

Orang tua LA membawanya ke RS Permata Bunda untuk dikuret, sementara MH menolak bertanggung jawab dan menghilang setelah sekali datang ke rumah sakit. (fer)

Tags: aborsiASNOknum ASNPolres Pandeglang

Berita Terkait.

Memasuki Musim Kemarau, Hujan Masih Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini
Nusantara

Gempa Bumi Dangkal Hantam Kendari di Sultra, Pusat Episenter 3 Km dari Kota

Rabu, 15 April 2026 - 08:40
BTN JAKIM 2026 Bidik Perputaran Ekonomi Rp200 Miliar, Jakarta Kian Moncer
Nusantara

PTBA Bawa Semangat SDGs lewat Khitan Gratis dan Edukasi Kesehatan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 00:12
Aceh Selatan Dihantam Gempa Bumi Dangkal M3,6, Ini Catatan BMKG
Nusantara

Aceh Selatan Dihantam Gempa Bumi Dangkal M3,6, Ini Catatan BMKG

Selasa, 14 April 2026 - 23:06
Program Cakrawala-Recovery Sumatera
Nusantara

Cakrawala-Recovery Sumatera: Sentuhan PTBA Bangkitkan Semangat Anak Pascabanjir

Selasa, 14 April 2026 - 21:44
Rokok-Ilegal
Nusantara

Bea Cukai Sidoarjo Musnahkan 3,9 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Tembus Rp5,9 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:54
HP
Nusantara

Disembunyikan di Dinding Truk! Bea Cukai Batam Sita 337 HP Ilegal Senilai Rp3,7 Miliar

Selasa, 14 April 2026 - 14:04

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2513 shares
    Share 1005 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.