• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Rektor Universitas Pancasila: Indonesia Emas atau Indonesia Cemas, Tergantung kepada Anak Muda Sekarang

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 18 September 2024 - 23:34
in Nasional
webinar-Sapa-BUMN-co

Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU,. saat menjadi narasumber dalam webinar Sapa BUMN bertajuk "Menuju Indonesia Emas 2045" yang disiarkan oleh Youtube Espos Live, Rabu (18/9/2024). Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) bentuk Kesatria Desa sebagai bentuk pembinaan terhadap anak muda, terutama anak-anak muda yang berasal dari desa sebagai estafet kepemimpinan menuju Indonesia emas 2045.

Hal ini, diungkapkan Ketua Umum YMIE, Prof. Marsudi Wahyu Kusworo dalam webinar Sapa BUMN bertajuk “Menuju Indonesia Emas 2045” yang disiarkan oleh Youtube Espos Live, Rabu (18/9/2024).

BacaJuga:

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

“Kesatria Desa ini, perwakilan dari masing-masing desa dua orang, kemudian dididik dalam sebuah basecamp selama dua minggu, dan sekarang anak-anak muda ini sudah menyebar kemana-mana. Jadi, ini adalah mendidik calon-calon pemimpin bangsa yang lahir dari desa setelah mereka ditraining kepemimpinan, kreativitas dan berbagai macam hal yang berkaitan dengan pembangunan desa, mereka kemudian pulang kedesanya masing-masing membuat sebuah proposal ide, mau membuat apa di desanya, mau mengembangkan apa di desanya?,” ungkap Prof. Marsudi.

“Proposal yang terbaik itu, kemudian kita bantu, kita lingkan dengan BUMN. Bisa kita lingkan dengan dunia usaha untuk disponsori untuk membangun desa tersebut,” tambahnya.

Menurut Rektor Universitas Pancasila (UP) ini, Indonesia Emas 2045 dapat terwujud tergantung anak mudanya saat ini sebagai pemimpin bangsa di masa depan.

“Indonesia emas atau Indonesia cemas, tergantung kepada anak muda sekarang, kalau kita salah dalam menuju kesana maka bisa menjadi Indonesia lemas bisa menjadi Indonesia cemas gitu ya, agar itu tidak terjadi, bangunlah bangkit,” ulas Prof. Marsudi.

Kemudian, lanjutnya, yang juga menjabat sebagai anggota Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), untuk mewujudkan Indonesia Emas 2024, sesuai cita-cita dari para founding fathers Indonesia menjadi negara maju modern, makmur, dan sejahtera rakyatnya, maka juga diperlukan turut membangun desa-desa yang ada di Indonesia.

“Jadi kita ngurusi wong deso saja, mayoritas kita kan desa ya, jadi Indonesia itu maju kalau desanya maju, Indonesia kaya kalau desanya kaya. desa itu punya potensi yang luar biasa, ibaratnya ini batu belum digosok, itu belum dipoles gitu ya, kalau sudah dipoles sudah jadi akan mengkilapkan. Jadi kalau tidak dipoles kayak batu di pinggir jalan, kalau dipoles jadi batu akik, jadi desa juga demikian,” papar Prof. Marsudi.

Diketahui, YMIE mengkatagorisasikan desa pada lima macam, tergantung dari potensinya. (1) Desa wisata, (2) Desa UMKM, (3) Desa untuk pangan, desa pangan ini untuk ketahanan pangan pertanian, (4) Desa industri, dimana disitu banyak pabrik-pabrik dan sebagainya, (5) Desa perkotaan.

Prof. Marsudi, mengajak semua pihak untuk terut serta mewujudkan cita-cita mulia ini menjadi Indonesia emas 2045 melalui aksi nyata membangun Indonesia.

“Saya ingin mengajak semuanya silakan berkontribusi dengan masing-masing, dengan teknik masing-masing, dengan teori masing-masing, dengan pendekatan masing-masing, kalau mau bergabung dengan YMIE juga boleh, mau mengembangkan teori sendiri pendekatan ini boleh, yang penting kita punya cita-cita bersama untuk membangun Indonesia maju, karena itu jangan pernah lelah mencintai Indonesia dan jangan pernah lelah untuk bekerja memperbaiki Indonesia,” pungkasnya. (ibs)

Tags: BRINMarsudi Wahyu KusworoUniversitas PancasilaYayasan Masyarakat Indonesia EmasYMIE

Berita Terkait.

Habiburokhman
Nasional

Soal Perampasan Aset, Ketua Komisi III: Antara Target Pemulihan dan Potensi Jadi Alat Kekuasaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:01
Tilang
Nasional

ETLE Punya Keterbatasan, DPR RI: Kombinasi Tilang Manual Dinilai Jadi Solusi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47
Cek-Kesehatan
Nasional

Pengembangan AI untuk Prioritaskan Pasien IGD, BRIN: Akurasi Masih Perlu Ditingkatkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:27
TNI
Nasional

Pascaputusan MK, DPR RI Desak Revisi UU Peradilan Militer Tak Tunggu 2 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:05
Program Beasiswa Ini Perluas Akses Pendidikan Tinggi Anak Kurang Mampu
Nasional

Wakil Ketua DPD RI: Kepemimpinan Perempuan Butuh Kesempatan Setara

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:04
Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP
Nasional

Mendikdasmen Perluas Akses PAUD, 888 Ribu Murid TK Terima PIP

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:45

OLAHRAGA

BLISPI
Olahraga

Cetak Bintang Sepak Bola dari Daerah, Ketua DPD RI Buka BLISPI Youth Cup V di Bekasi

Editor Nasuha
Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:16

INDOPOSCO.ID - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B. Najamudin membuka Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLISPI) Youth Cup...

SelengkapnyaDetails
NOC Indonesia

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16

BERITA POPULER

  • Karhutla Masih Marak, BNPB Ingatkan Pelaku Usaha Tak Bakar Lahan

    Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    2963 shares
    Share 1185 Tweet 741
  • Kementerian PKP Bedah Rumah Warga Tak Mampu di Kampung Ambon

    947 shares
    Share 379 Tweet 237
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Pernyataan Menkes Soal ‘Adaptasi’ Karhutla Tuai Polemik, Kemenkes Klaim Tak Pasrah

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.