• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Andra Soni, Anak Petani yang Ingin Wujudkan Banten Maju dan Adil

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 5 September 2024 - 12:44
in Nusantara
Calon Gubernur (Cagub) Andra Soni ketika mengunjungi warga Banten. (ist)

Calon Gubernur (Cagub) Andra Soni ketika mengunjungi warga Banten. (ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Andra Soni berasal dari keluarga petani di Payakumbuh, Sumatera Barat. Andra meniti karier politiknya benar-benar dari bawah. Politikus Partai Gerindra ini telah merasakan pahit dan getirnya kehidupan sejak kecil.

Andra kecil hidup di tengah kondisi ekonomi yang serba terbatas. Hal ini memaksa orang tuanya alih profesi menjadi kuli bangunan di Pekanbaru, Riau saat Andra berusia balita.

BacaJuga:

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Karena ingin mengubah nasib, orang tua Andra kemudian merantau ke Negeri Jiran Malaysia sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal, dengan bekerja sebagai buruh tani di kebun sawit.

Politikus yang lahir pada 12 Agustus 1976 ini mendapat kesempatan sekolah dari Pemerintah Malaysia meski berstatus anak TKI ilegal. Andra kemudian masuk ke sekolah setara Sekolah Dasar (SD).

Setelah tamat dari SD, Andra harus menghadapi hambatan dan tantangan baru. Dia tak bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang setara Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Malaysia lantaran dokumennya tak lengkap.

Kondisi itulah yang mendorong Andra bersama kakaknya kembali ke Tanah Air dan tinggal di Ciledug, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Semasa SMP, Andra mengalami kesulitan ekonomi untuk berangkat sekolah.

Kendala ongkos pulang-pergi sekolah dan uang jajan seadanya membuat Andra kerap menumpang bermalam di kediaman teman sekolahnya.

“Penyebab saya enggak bisa pulang itu kehabisan ongkos, ditawarin nginep. Namanya ditawarin nginep, mau. Kamarnya ada, kasurnya, sarapannya,” ujarnya sebagaimana dikutip dari laman resmi DPRD Banten.

Anak kelima dari enam bersaudara ini mengaku beruntung karena pemilik rumah tersebut ternyata Raden Muhidin Wiranata Kusuma, putra dari Raden Aria Adipati Wiranata Kusuma, Mendagri RI pertama.

“Itu bapak angkat saya. Dia yang melanjutkan saya sekolah sampai saya lulus SMA,” tuturnya.

Setelah lulus SMA, Andra melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Andra lagi-lagi mengalami kesulitan untuk membayar uang kuliah. Andra akhirnya memilih bekerja sambil menyisihkan gaji untuk biaya kuliah.

Andra Soni akhirnya berhasil menjadi mahasiswa STIE Bakti Pembangunan program Diploma III, meski dia membayar uang kuliahnya dengan cara menyicil.

Dalam kesibukan kuliah sambil bekerja, Andra kembali dihadapkan dengan masalah karena perusahaan tempatnya bekerja terdampak krisis moneter. Andra lalu memutar otak untuk tetap menghasilkan uang hingga akhirnya bekerja sebagai pengantar surat.

“Di situ saya bekerja lagi, saya dapat uang lagi. Tapi saya pindah (kelas) malam,” tuturnya.

Mengikuti kuliah sambil bekerja sebagai seorang kurir ternyata berdampak terhadap perjalanan kuliahnya. Andra mengaku tak lulus sampai tiga kali di satu mata kuliah.

“Mata kuliah itu keahlian saya, manajemen pemasaran,” ungkapnya.

Kendati kuliahnya terganggu, Andra tidak menyerah. Andra terus bekerja di perusahaan tersebut hingga kariernya meningkat sampai dipercayakan menjadi manajer. Andra lalu mengunakan pengalaman kerja yang menurutnya cukup untuk nekat membangun perusahaan sendiri di bidang ekspedisi.

Seiring usahanya berkembang hingga memiliki cabang di sejumlah negara, Andra memutuskan terjun ke dunia politik pada Pemilu 2014.

Andra menjajal peruntungan sebagai calon anggota legislatif dari Partai Gerindra dan berhasil lolos dengan perolehan suara yang menurutnya cukup memuaskan.

Partai Gerindra lalu mengangkat Andra menjadi Sekretaris DPD Gerindra Banten mendampingi Desmond J Mahesa. Andra lalu kembali maju di Pemilu 2019 dan lolos. Dengan berbagai pertimbangan, Gerindra lalu merekomendasikan Andra menjadi Ketua DPRD Provinsi Banten.

Pada tahun 2024 ini, Andra yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Banten dipercayakan oleh partai untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) pada Pilkada Serentak 2024.

Andra mengungkapkan, keputusannya untuk maju dalam perhelatan Pilkada Banten bukan untuk kepentingan dirinya sendiri. Namun, Andra memiliki impian dan tujuan untuk mengabdikan diri demi kemajuan Banten.

“Substansi dari perjuangan ini adalah mimpi dan harapan saya mewujudkan Banten yang maju adil dan merata manfaat pembangunannya,” ujar Andra Soni.

Andra maju sebagai cagub Banten didampingi oleh politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Dimyati Natakusumah. Andra dan Dimyati telah mengantongi dukungan 10 partai politik untuk berlaga di pilgub.

Kesepuluh partai yang mendukung pasangan ini adalah Partai Gerindra, PKS, Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrat, Partai Garda Republik Indonesia (Garuda), dan Partai Rakyat Adil Makmur (Prima).

Andra dan Dimyati sempat mengantongi dukungan Partai Golkar. Namun pada akhirnya dinamika politik berubah, Golkar mengalihkan dukungan untuk kadernya sendiri, Airin Rachmi Diany yang berpasangan dengan Ketua DPD PDI Perjuangan Banten Ade Sumardi. (dam)

Tags: Andra SoniPilgub BantenPilkada Banten

Berita Terkait.

bc3
Nusantara

Bea Cukai Perkuat Industri Rokok Legal di Jatim, Fokus Kepatuhan dan Daya Saing

Rabu, 8 April 2026 - 14:04
bc2
Nusantara

Kunjungi Kejaksaan, Bea Cukai Perkuat Sinergi Penegakan Hukum di Bidang Kepabeanan dan Cukai

Rabu, 8 April 2026 - 12:22
bc
Nusantara

Bea Cukai dan Kejari Semarang Musnahkan Barang Ilegal Hasil 100 Perkara

Rabu, 8 April 2026 - 11:32
dd
Nusantara

KAMI Idea Indonesia bersama Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan Dapur Umum Paket Alat Ibadah untuk Penyintas Banjir Aceh

Rabu, 8 April 2026 - 09:09
Rokok
Nusantara

Penindakan 160 Ribu Batang Rokok Ilegal dalam Minibus di Malang

Selasa, 7 April 2026 - 12:23
Andre-Fernando
Nusantara

Polri Ungkap Peran “The Doctor”: Pemasok Utama Narkoba Jaringan Jakarta dan NTB

Selasa, 7 April 2026 - 09:40

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    744 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.