• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

BBM Nonsubsidi Naik-Turun, Pengamat: Lumrah, Masyarakat Jangan Galau

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 2 September 2024 - 16:52
in Ekonomi
Ilustrasi - Pengisian bahan bakar minyak (BBM). Foto: Dokumen Indoposco

Ilustrasi - Pengisian bahan bakar minyak (BBM). Foto: Dokumen Indoposco

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah meminta masyarakat agar memahami harga BBM nonsubsidi yang berfluktuasi.

Contohnya, meski sempat dinaikkan pada pertengahan Agustus 2024, ternyata Pertamax kembali turun per 1 September 2024 pukul 00:00 waktu setempat.

BacaJuga:

Perkuat Ekosistem Karbon Nasional, ESGIN Gandeng Agraus Resources Bangun Climate Projects

Purbaya Ungkap Peran DPR di Balik Bertahannya Rating Kredit Indonesia

TransNusa Tambah Rute Internasional, Bali–Phuket Mulai Terbang September 2026

Trubus menegaskan, sebagai komoditas nonsubsidi, seri Pertamax memang mengikuti harga pasar. Ketika komponen yang berpengaruh seperti minyak dunia mengalami penurunan, misalnya, sangat wajar kalau Pertamina juga menurunkan harga Pertamax.

”Ini yang harus dipahami publik, bahwa sebagai komoditas nonsubsidi, sangat lumrah jika harga seri Pertamax naik atau turun,” ujar Trubus Rahadiansyah kepada indopos.co.id, Senin (2/9/2024).

“Mengikuti harga keekonomian. Kalau tiba-tiba naik, masyarakat jangan galau. Begitu pula kalau turun seperti sekarang, tidak usah menduga-duga,” imbuh Trubus.

Menurut Trubus, Pertamina pasti memperhitungkan dengan seksama sebelum memutuskan kebijakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Termasuk kaitannya dengan dua komponen yang cukup berpengaruh, yakni harga minyak mentah dunia (crude oil) dan nilai tukar mata uang.

”Pertamina tentu sudah membuat kalkulasi matang,” kata Trubus

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Analis Kebijakan Indonesia (AAKI) ini meminta masyarakat agar bisa membedakan, antara komoditas subsidi seperti Pertalite dan nonsubsidi seperti seri Pertamax.

“Untuk yang nonsubsidi, kalau harga minyak dunia naik misalnya, Pertamina tentu tidak bisa terus menahan agar harga tetap. Bisa berpengaruh pada kondisi finansial perusahaan,” kata dia.

Untuk itu, lanjutnya, masyarakat juga harus tahu ketika sejak Maret harga minyak dunia terus meroket. Padahal di sisi lain, Pertamina ternyata baru menaikkan harga Pertamax pada pertengahan Agustus 2024.

“Artinya, meski dituntut mencari untung, Pertamina ternyata terus memperhatikan faktor daya beli masyarakat,” ujar Trubus.

Terkait kebijakan Pertamina dalam menyesuaikan harga BBM nonsubsidi, Trubus juga menilai baik. Sebab, Pertamina selalu memberikan informasi kepada masyarakat, baik melalui website perusahaan maupun media massa.

“Hanya saja, untuk SPBU-SPBU di daerah, ada baiknya informasinya diperbanyak. Bisa melalui spanduk-spanduk yang terbaca jelas oleh masyarakat,” katanya.

Penyampaian informasi melalui spanduk, menurut Trubus sangat penting. Sebab, masyarakat di daerah biasanya sering mengalami misinformasi. ”Jika harga naik misalnya, kondisi tersebut berpotensi memicu konflik antara konsumen dan petugas SPBU,” ungkap Trubus.

Diketahui, per 1 September 2024, PT Pertamina (Persero) resmi memang menurunkan harga BBM nonsubsidi. Dengan penurunan ini, harga BBM Pertamina tetap paling kompetitif. Untuk wilayah Jawa, Bali, NTT, NTB, misalnya, harga Pertamax turun jadi Rp 12.950 per liter. Padahal, pada pertengahan Agustus 2024, harga Pertamax sempat dibanderol Rp 13.700 per liter.

Selain itu, BBM jenis Pertamax Green dari harga Rp 15.000 turun menjadi Rp 13.650 per liter, Pertamax Turbo dari Rp 15.450 menjadi Rp 14.475 per liter, Pertamina Dex dari Rp 15.650 turun jadi Rp 14.550 per liter, dan Dexlite dari Rp 15.350 menjadi Rp 14.050 per liter. (nas)

Tags: BBM Nonsubsidiharga BBM

Berita Terkait.

Forum-Strategis
Ekonomi

Perkuat Ekosistem Karbon Nasional, ESGIN Gandeng Agraus Resources Bangun Climate Projects

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:24
Purbaya
Ekonomi

Purbaya Ungkap Peran DPR di Balik Bertahannya Rating Kredit Indonesia

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:29
nusa
Ekonomi

TransNusa Tambah Rute Internasional, Bali–Phuket Mulai Terbang September 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:13
gadai
Ekonomi

Dukung Asta Cita Pemerintah RI, Pegadaian Raih Penghargaan Top Company in Bullion Bank Industry 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:14
Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau
Ekonomi

Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau

Senin, 13 Juli 2026 - 23:02
Winix Indonesia Gandeng Natasha Surya Kampanyekan Pentingnya Udara Bersih di Musim Kemarau
Ekonomi

Survei Ipsos 2026: Keamanan Jadi Faktor Utama Masyarakat Memilih Bank Digital, SeaBank Unggul

Senin, 13 Juli 2026 - 22:33

BERITA POPULER

  • messi

    Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    4873 shares
    Share 1949 Tweet 1218
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    1782 shares
    Share 713 Tweet 446
  • Kondisi Terkini Mbappe Usai Cedera di Laga Prancis vs Maroko

    1524 shares
    Share 610 Tweet 381
  • Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Piala Dunia 2026: Wasit Kontroversial AS Pimpin Semifinal Argentina vs Inggris

    1059 shares
    Share 424 Tweet 265
Timnas-Prancis
Olahraga

Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Takkan Biarkan Spanyol Dominasi Bola

Editor Laurens Dami
Selasa, 14 Juli 2026 - 21:13

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menyatakan bahwa timnya tidak akan membiarkan Timnas Spanyol mendominasi penguasaan bola dalam laga...

SelengkapnyaDetails
Mbappe

Piala Dunia 2026: Sempat Cedera, Mbappe Dipastikan Fit Hadapi Spanyol

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:26
Yamal

Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, Yamal Tegaskan Spanyol Tak Gentar Hadapi Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:06
unai

Unai Simon Tolak Drama Adu Penalti, Pilih Spanyol Menang Telak atas Prancis

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:22
Julian-Alvarez

Jelang Laga Semifinal Kontra Inggris, Argentina Fokus Pemulihan Fisik

Senin, 13 Juli 2026 - 11:03
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.