• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

SMPN 40 Jakarta Kembangkan Inovasi Komposting Limbah Nanas dan Panel Surya Menuju Adiwiyata Mandiri

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Kamis, 29 Agustus 2024 - 08:32
in Nasional
Menuju Adiwiyata Mandiri, SMPN 40 Jakarta kembangkan inovasi komposting limbah kulit nanas dan panel surya melalui pembelajaran STEM. Foto: dokumen indopos.co.id

Menuju Adiwiyata Mandiri, SMPN 40 Jakarta kembangkan inovasi komposting limbah kulit nanas dan panel surya melalui pembelajaran STEM. Foto: dokumen indopos.co.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program pembelajaran STEM atau pola pendidikan yang mengacu pada sains, teknologi, rekayasa dan matematika menjadi terapan bagi tenaga pendidik sekolah yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, hal itu pula yang kini dilkembangkan oleh SMP Negeri 40, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat.

Menurut Bakri, selaku kepala sekolah SMPN 40 Jakarta, program pembelajaran STEM dirancang untuk menghubungkan siswa dengan tantangan dunia nyata, khususnya dalam bidang lingkungan dimana saat ini SMPN memiliki predikat sebagai sekolah adiwiyata.

BacaJuga:

Live Jualan Tak Lagi Sekadar Tren, Creator Diburu Jadi Mesin Cuan Baru bagi Brand

BNPB Kebut Distribusi Bantuan Korban Gempa NTT, Logistik Diangkut Lewat Darat hingga Perahu

Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, 4.770 Formasi Disiapkan untuk Talenta Muda

“Tak hanya fokus pada akademik, SMPN 40 Jakarta juga menerapkan STEM. Sehingga siswa diajarkan dapat berpikir kritis dan cepat memecahkan masalah berdasarkan sains, teknologi dan hitungan matematika, khususnya pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, dimana predikat kami saat ini sebagai sekolah adiwiyata,” kata Bakri kepada Indopos.co.id, di sela-sela acara pengenalan inovasi siswa bertemakan lingkungan di SMPN 40 Jakarta, Kamis (29/8/2024).

Ia pun menerangkan, salah satu program pengembangan pola pembelajaran STEM yang kini menjadi unggulan di SMPN 40 adalah pembuatan biokompos dari limbah nanas, khususnya dalam peningkatan predikat dari sekolah adiwayata menjadi adiwiyata mandiri.

“Kami yang saat ini sedang menuju predikat adiwiyata mandiri, maka harus bisa menampilkan berbagai inovasi dalam pelestarian lingkungan dan ilmunya bisa kami tularkan dengan sekolah sekitar,” tuturnya.

Kepala Sekolah SMP 40 Jakarta, Bakri dan guru pembimbing Eni Kurniati. Foto: dokumen indopos.co.id

Inovasi lainnya yang kini sedang dikembangkan ke anak didik, lanjut Bakri adalah mengembangkan berbagai proyek kreatif, seperti penggunaan panel surya sebagai sumber energi alternatif.

“Walau masih dalam bentuk prototipe, proyek-proyek ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis siswa, tetapi juga memperkuat komitmen sekolah terhadap energi bersih dan efisiensi energi,” jelasnya.

Keterangan lainnya diutarakan Eni Kurniati, guru pembimbing SMPN 40 Jakarta, yang menjelaskan bahwa selain para tenaga pengajar yang berperan aktif sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran STEM, sekolah juga bekerja sama dengan organisasi Ramu Racik untuk mengembangkan modul-modul pembelajaran yang mendukung pendidikan lingkungan dan berkelanjutan.

“Modul-modul ini kemudian diimplementasikan dalam kegiatan intrakurikuler yang nyata dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Peran siswa juga sangat penting, ada 7 siswa sebagai PIC (penanggung jawab) teman-temannya untuk berpartisipasi aktif dalam program ini,” terang Eni.

“Jadi, tidak hanya di dalam sekolah, program ini juga melibatkan partisipasi aktif dari orang tua dan masyarakat sekitar. Siswa-siswi kami berbagi pengetahuan dan pengalaman melalui lokakarya dan kegiatan sosial, membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan. Ini adalah langkah nyata kami dalam mendidik generasi yang peduli dan bertanggung jawab terhadap kelestarian alam,” sambung Eni yang juga menerangkan SMPN 40 Jakarta saat ini sedang mengajukan penghargaan yang di inisiasi oleh organisasi mentri pendidikan se ASIA TENGGARA Dan MEXT JAPAN Dan UNESCO.

Menuju Adiwiyata Mandiri, SMPN 40 Jakarta kembangkan inovasi komposting limbah kulit nanas dan panel surya melalui pembelajaran STEM. Foto: dokumen indopos.co.id

Sementara itu, Lovinov Rizkia, salah satu siswi yang menjadi PIC dalam menerapkan program STEM di lingkungan Sekolah SMPN 40 Jakarta ini mengaku bangga atas berbagai inovasi pelestarian lingkungan yang dikembangkan sekolah dengan pelibatan siswa didik.

“Saya bangga menjadi bagian dari program pembelajaran STEM berkelanjutan di SMPN 40 Jakarta. Program ini telah membuka mata saya terhadap banyak hal yang sebelumnya tidak pernah saya pikirkan, terutama tentang bagaimana kita bisa berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan membangun masa depan yang lebih baik,” ucapnya.

“Melalui program ini, saya dan teman-teman belajar untuk memanfaatkan limbah nanas menjadi biokompos yang berguna. Program ini juga mengajarkan kami bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya ada di buku, tapi juga bisa diaplikasikan langsung untuk membuat perubahan nyata,” pungkas siswi kelas VIII ini menambahkan. (dil)

Tags: Adiwiyata MandiriInovasiKomposting Limbah NanasPanel SuryaSMPN 40 Jakarta

Berita Terkait.

online
Nasional

Live Jualan Tak Lagi Sekadar Tren, Creator Diburu Jadi Mesin Cuan Baru bagi Brand

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:02
posko
Nasional

BNPB Kebut Distribusi Bantuan Korban Gempa NTT, Logistik Diangkut Lewat Darat hingga Perahu

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:11
cpns
Nasional

Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 Dibuka, 4.770 Formasi Disiapkan untuk Talenta Muda

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:02
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:42
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar dan Percepat Pendataan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:32
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:22

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    975 shares
    Share 390 Tweet 244
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3797 shares
    Share 1519 Tweet 949
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.