• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

KemenKopUKM Tingkatkan Kapasitas SDM Barista Berbasis Kompetensi

Redaksi Editor Redaksi
Senin, 26 Agustus 2024 - 19:09
in Ekonomi
ukmco

Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro KemenkopUKM Ari Anindya Hartika. Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) khususnya para barista agar memiliki basis kompetensi yang semakin kuat dalam industri kopi tanah air yang kian berkembang.

Untuk itu, KemenKopUKM salah satunya bekerja sama dengan PT Trans Indonesia Superkoridor (TIS) menyelenggarakan kegiatan Pengembangan Kapasitas SDM Usaha Mikro Berbasis Kompetensi dan Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Barista di Tegal, Jawa Tengah.

BacaJuga:

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah

BYD Resmikan Pabrik Rp16 Triliun di Subang, Produksi 150 Ribu Mobil per Tahun

Asisten Deputi Pengembangan Kapasitas Usaha Mikro KemenkopUKM Ari Anindya Hartika dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (26/8), menjelaskan, perekrutan calon peserta pelatihan barista maupun untuk kompetisi barista, dilakukan melalui email-blast kepada 19.250 orang, wa-blast kepada 1.051 orang, dan Facebook Komunitas yang mencakup 1.084.727 member.

Perekrutan juga melalui jaringan cafe dari 100 cafe yang ada di Kota Tegal dan 43 cafe menyetujui program ini. Hasilnya adalah pendaftar pelatihan barista sebanyak 307 orang yang kemudian, diseleksi menjadi 30 orang peserta. Sementara pendaftar kompetisi barista sebanyak 124 peserta.

Ari menambahkan, melalui kegiatan pendampingan ini, pelaku usaha mikro akan mendapatkan bantuan, bimbingan, dan dukungan dari mentor atau pendamping yang lebih berpengalaman dalam rangka memajukan dan mengembangkan keterampilan dan usaha barista.

Sehingga, alur proses kegiatan pengembangan kapasitas SDM berbasis kompetensi ini dimulai dengan memberikan materi-materi keahlian barista kepada pelaku usaha mikro. Kemudian, praktik langsung di tempat kerja, dalam hal ini di ruang kerja Wico Coffee Tegal dengan didampingi pakar barista.

“Di akhir pendampingan, akan dilakukan uji sertifikasi kompetensi untuk menentukan peserta sudah kompeten atau belum,” ujar Ari.

Saat ini, kata Ari, banyak orang yang berminat terjun di bidang usaha kopi karena potensi pasar yang sangat menjanjikan. Salah satu penentu sukses bisnis kedai kopi adalah keberadaan barista.

“Maka dari itu, barista harus memiliki kompetensi dalam menyampaikan experiential marketing seperti memperlakukan pelanggan sebagai seorang teman, mengingat nama pelanggan, dan selalu tersenyum, sehingga seorang barista selayaknya memiliki kompetensi sesuai dengan peraturan dari Kementerian Ketenagakerjaan,” ucap Ari.

Sebab barista yang kompeten akan meningkatkan daya jual minuman yang disediakan kedai kopi tersebut.

Ari mengatakan, pengembangan kapasitas SDM Usaha Mikro bidang barista ini didesain untuk membantu dan membentuk kemampuan peserta menjadi seorang berketerampilan tinggi dalam peracikan olahan kopi, mulai dari pemilihan jenis kopi sampai menghidangkannya kepada pelanggan.

“Industri ini menjadi salah satu peluang usaha yang dapat dikatakan prospeknya semakin hari semakin bagus,” ujar Ari.

Melalui usaha ini, kata Ari, dapat mendatangkan keuntungan cukup besar meskipun di pasar terdapat banyak pesaing, namun dengan keterampilan yang baik dan memiliki sertifikasi kompeten tentunya akan memudahkan dalam meningkatkan pendapatan.

“Kota Tegal dapat menjadi tempat yang tepat untuk berusaha di bidang olahan kopi atau barista yang memang sangat menjanjikan saat ini maupun di masa depan,” ujar Ari.

Pengembangan kapasitas SDM berbasis kompetensi ini merupakan suatu bentuk pendampingan yang berfokus pada pengembangan kompetensi atau keterampilan spesifik yang diperlukan UMKM untuk dapat melaksanakan suatu keterampilan tertentu dengan efektif.

Melalui pendampingan barista dan sekaligus uji kompetensi ini, maka mereka yang lulus nanti akan dianggap sudah kompeten. Kompetensi ini merupakan pengakuan negara kepada seseorang yang memiliki keterampilan bidang tertentu, dalam hal ini barista.

Selain Kota Tegal, beberapa daerah lain yang juga bakal menjadi tuan rumah kegiatan tersebut, yakni Kabupaten Indramayu, Kota Tangerang, dan Kota Bekasi. Jadi, sudah ada 7 kabupaten/kota yang telah melaksanakan kegiatan ini, yaitu Kota Serang, Kota Pekalongan, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Jombang, Kota Tegal, dan Kota Pasuruan.

“Merupakan kebanggaan tersendiri bahwa Kota Tegal menjadi tempat pelaksanaan pelatihan Scalling Up. Baik itu pelatihan yang meningkatkan soft skill manajerial ataupun meningkatkan soft skill vokasi. Termasuk pelatihan barista,” kata Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal Muhammad Rudy Herstyawan.

Bagi Rudy, kegiatan seperti ini memiliki banyak dampak positif, yang salah satunya meningkatkan kesejahteraan peserta pelatihan ketika mereka bisa mampu mengaplikasikan keahlian yang didapat selama pelatihan.

Selain itu, kata Rudy, dengan pelaksanaan di Kota Tegal, maka secara otomatis ada transaksi jual beli, baik itu berupa barang maupun jasa. “Maka, ada nilai rupiah yang masuk ke kawasan Kota Tegal yang berdampak pada penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Rudy.

Menurut Rudy, bicara mengenai barista, istilah tersebut sudah sangat erat dengan gaya hidup orang sekarang. Sebab, istilah barista tidak hanya bicara tentang kopi atau cara membuatnya. Lebih dari itu, barista adalah profesi yang memberikan pengertian bagaimana cara memproses semua faktor penyajian kopi kepada para penikmatnya

“Ada realitas yang kita yakini bersama, bahwa seorang barista tidak terlahir langsung menjelma menjadi seorang yang ahli dalam menyajikan sebuah sajian kopi yang memuaskan,” kata Rudy.

Mereka, kata Rudy, harus melewati berbagai tahapan untuk mencapai keahlian tersebut. Keahlian mereka meningkat seiring berjalannya waktu, dengan melalui berbagai pengalaman, keterampilan, hingga pelatihan-pelatihan.

Rudy meyakini, kegiatan seperti ini bisa menaikkan kemampuan barista untuk menjadi lebih profesional. “Saya berharap, melalui pelatihan ini para peserta dapat menumbuhkan semangat jiwa wirausaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” kata Rudy. (srv)

Tags: KemenKopUKMKompetensiSDM Barista

Berita Terkait.

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah
Ekonomi

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah

Sabtu, 5 September 2026 - 23:04
Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah
Ekonomi

Puji Pidato Prabowo di Vladivostok, Ketua DPD RI: FTA Tingkatkan Kualitas Pengelolaan SDA di Daerah

Sabtu, 5 September 2026 - 22:03
Launching
Ekonomi

BYD Resmikan Pabrik Rp16 Triliun di Subang, Produksi 150 Ribu Mobil per Tahun

Sabtu, 5 September 2026 - 13:45
Perahu
Ekonomi

Patria Maritim Perkasa Kenalkan ORCA, Tug Boat Hybrid untuk Industri Maritim Berkelanjutan

Sabtu, 5 September 2026 - 12:04
Asus
Ekonomi

ASUS TUF Gaming 16 Resmi Meluncur di Indonesia, Usung RTX 50 Series Dibanderol Mulai Rp27,9 Juta

Sabtu, 5 September 2026 - 11:43
Pelayanan
Ekonomi

Generali Indonesia Dekatkan Layanan dengan Nasabah, dari Gen iClick hingga JANE 24/7

Sabtu, 5 September 2026 - 11:33

OLAHRAGA

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27
Olahraga

Dari DOGSO hingga Pergantian Pemain, Ini Wajah Baru Aturan Super League 2026/27

Editor Laurens Dami
Jumat, 4 September 2026 - 15:30

INDOPOSCO.ID – Super League 2026/27 bakal hadir dengan wajah baru. Bukan soal format kompetisi atau komposisi klub, melainkan aturan permainan yang...

SelengkapnyaDetails
aza

Buktikan Kualitas Local Pride, Persebaya dan AZA Luncurkan Jersey Anyar

Jumat, 4 September 2026 - 13:13
league

Jadwal Super League Pekan Pertama: Persija Hadapi Laga Berat, Persib Pede 3 Poin

Jumat, 4 September 2026 - 13:03
sarinah

Sarinah dan Ghea Fashion Studio Hadirkan Wastra Nusantara dalam Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026

Jumat, 4 September 2026 - 10:20
Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Hadapi Laos, Nova Arianto Putar Otak Tentukan Pemain Garuda Muda

Kamis, 3 September 2026 - 09:12

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.