• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Muhammadiyah Didoakan Punya Bank usai Berkongsi dengan BTN

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 23 Agustus 2024 - 22:52
in Ekonomi
Forwada-Discussion-Series-2024-co

Direktur Komite Nasional dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sutan Emir Hidayat (kanan), dalam acara Forwada Discussion Series 2024 dengan tema “Peluang dan Tantangan Konsolidasi Industri Perbankan Syariah”, di Jakarta, Jumat (23/8/2024). Foto: Dokumen Forwada

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ada cerita menarik di balik penandatanganan nota kesepahaman bersama (memorandum of understanding/MoU) antara Muhammadiyah dengan unit usaha syariah BTN beberapa waktu lalu di Kota Yogyakarta. Pada persamuhan yang gayeng itu, kedua petingginya bukan hanya saling memuji dan mengapresiasi, juga saling menaruh harap tentang keberlanjutan kolaborasi ke arah kemitraan yang lebih strategis lagi.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. atau BTN Nixon L.P Napitupulu mengapresiasi peran historis lembaga atau amal usaha Muhammadiyah dalam menggerakkan ekonomi, mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan warganya.

BacaJuga:

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

“Muhammadiyah terbukti memainkan peran sangat penting dalam penerapan prinsip ekonomi syariah di negeri ini. Muhammadiyah melalui lembaga amal dan ekosistem ekonominya juga terus berikhtiar mengikis kesenjangan sosial. Kami mengagumi konsistensi mereka,” ujar Nixon dalam pernyataan tertulis usai pertemuan Yogyakarta.

Sementara Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir menaruh harapan besar kepada lembaga keuangan untuk mengimplementasikan Teologi Al Maun sebagaimana digagas Kiai Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah, yang terus diamalkan oleh puluhan juta pengikutnya hingga saat ini.

Teologi yang bersumber dari Surah Al-Qur’an ke 107 inilah yang menjadi salah satu filosofi Muhammadiyah dalam menjalankan amaliyah nya sebagai lembaga kemasyarakatan.

“Ekonomi dan keuangan syariah dalam teologi al-Maun harus mampu hadir secara nyata dan makin baik untuk mengangkat harkat, martabat, dan kemajuan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) dan memecahkan masalah kemiskinan, kesenjangan sosial, dan problem-problem ekonomi yang sehari-hari dihadapi umat dan masyarakat luas,” kata Haedar waktu itu.

Surah Al Maun menjabarkan tentang orang orang yang mendustakan agama. Yakni mereka yang suka menghardik anak yatim dan tidak memberi makan fakir miskin.

Surah ini juga memberikan teguran kepada mereka yang rajin beribadah tapi suka pamer (riya) dan tidak suka menolong sesama. Oleh Kyai Ahmad Dahlan dan para pengikutnya, intisari Surah Al Maun ini dijadikan inspirasi dan pijakan dalam memberdayakan masyarakat lemah, mengentaskan kemiskinan, menghidupi kaum Dhuafa dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pendidikan serta kesehatan.

“Membangkitkan ekonomi dan keuangan syariah merupakan ikhtiar yang mulia dan mesti didasari langkah-langkah strategis dan praktis untuk membumikan ekonomi dan keuangan syariah agar mampu hadir menjadi alternatif dari kegiatan ekonomi dan keuangan di Indonesia,” ucap Haedar.

Saling memuji dan saling berharap ini rupanya mendatangkan banyak tafsir. Salah satunya dari Sutan Emir Hidayat, Direktur Komite Nasional dan Keuangan Syariah (KNEKS) yang memandang peristiwa tidak biasa ini sebagai awal kongsi strategis kedua nya di masa depan.

“Mungkin ini yang disebut sebagai takdir, qadarullah. BTN lagi patah hati karena tidak jadi menikah dengan Bank Muamalat. Lalu, di perjalanan mereka bertemu Muhammadiyah yang ingin comeback ke industri perbankan syariah. Kita doakan saja semoga berjodoh,” kata Emir kepada sejumlah media usai acara Forwada Discussion Series 2024 dengan tema “Peluang dan Tantangan Konsolidasi Industri Perbankan Syariah”, di Jakarta, Jumat (23/8/2024).

Menurutnya, ini bisa menjadi momentum terbaik untuk kedua nya. Di satu sisi, Muhammadiyah ingin memiliki bank syariah sendiri untuk menjalankan visi besar para pendirinya dalam memberdayakan ekonomi umat sebagaimana diajarkan dalam Teologi Al Maun.

“Akan tetapi mereka tidak mungkin menjalankan sendiri mengingat pengalaman pahit masa lalu di Bank Persyarikatan (kini KB Syariah). Maka itu, Muhammadiyah butuh partner strategis untuk me running bank secara lebih profesional, menjalankan prinsip GCG berstandar tinggi, prudent dan ditopang oleh permodalan yang kuat. Yang memenuhi berbagai kriteria tersebut ya financial institution, terutama perbankan,” jelasnya.

Di sisi lain, lanjut Emir, BTN memikul harapan banyak pihak mengenai peran BTN Syariah hasil spin off dapat menjadi penyeimbang Bank Syariah Indonesia (BSI) di industri perbankan syariah tanah air.

Mengutip pernyataan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae, BSI perlu lawan tanding yang seimbang agar industri perbankan syariah dapat tumbuh lebih cepat dan lebih kuat.

Pada titik ini, kata Emir, BTN sangat wajar punya harapan bisa berkongsi dengan Muhammadiyah untuk ikut merawat dan membesarkan BTN Syariah hasil spin off melalui kepemilikan bersama.

“Ini ibarat tutup ketemu botol, sudah pas dan bertemu di waktu yang tepat. Keduanya akan saling melengkapi dan saling memberi nilai tambah. BTN Syariah bisa mengoptimalkan ekosistem Muhammadiyah untuk tumbuh secara cepat, sebaliknya Muhammadiyah bisa menjadikan BTN Syariah sebagai ajang comeback sekaligus mengamalkan Teologi Al Maun,” ujarnya. (rmn)

Tags: Bank SyariahbtnEkonomi SyariahKNEKSMuhammadiyahTeologi Al Maun

Berita Terkait.

generali
Ekonomi

Literasi Asuransi Masih 45,45 Persen, Generali Indonesia Perluas Jangkauan Edukasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:13
utojo
Ekonomi

PHE Bidik Indonesia Jadi Hub CCS Asia, Dorong Dekarbonisasi Lintas Negara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:12
pltu
Ekonomi

PLN Indonesia Power Gandeng Kejati Sumut Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:11
bahlil
Ekonomi

3 Pekerja Pertamina Raih Tanda Kehormatan dari Presiden, Perkuat Pengabdian di Sektor Energi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:29
rano
Ekonomi

Indeks Inklusi Keuangan Jakarta Capai 99,74 Persen, Bank Jakarta Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:19
lpdb
Ekonomi

Jaga Kepercayaan Publik, LPDB Koperasi Benahi Sinkronisasi Data Keuangan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:05

OLAHRAGA

NOC Indonesia
Olahraga

Menuju Dakar 2026, NOC Indonesia Resmi Lepas 12 Atlet Muda Terbaik

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 24 Oktober 2026 - 02:22

INDOPOSCO.ID – Sebanyak 12 atlet muda Indonesia bersiap membawa Merah Putih ke panggung dunia melalui Youth Olympic Games (YOG) Dakar...

SelengkapnyaDetails
champion

Hasil Liga Champions: MU Dipermak Como, Bayern Gagal Menang Atas Arsenal

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:10
persija

Persija vs Arema: Shin Tae-yong Siapkan Strategi Redam Singo Edan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51
Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Hasil Liga Champions: Hujan Gol Tercipta, PSG hingga Liverpool Berpesta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:16
Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Super League Membara! Macan Lapar Cari Pelampiasan, Singa Edan dan Juku Eja Siap Jadi Algojo

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:31

BERITA POPULER

  • IWBIF

    IWBIF 2026 Digelar di Jakarta, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Indonesia Go Global

    1156 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Kunci Wirausaha Kuat, Ekonomi Melesat Perpres No. 38 Tahun 202

    1315 shares
    Share 526 Tweet 329
  • Bea Cukai Gagalkan Pengangkutan 1,6 Juta Batang Rokok Ilegal di Tol Ciperna

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Atasi Suhu Panas, Pemprov Jakarta Gelar Operasi Modifikasi Cuaca

    895 shares
    Share 358 Tweet 224
  • Napoleon Bonaparte Tutup Usia, Dokter Tifa: Pertemuan Minggu Lalu Jadi Kenangan Terakhir

    875 shares
    Share 350 Tweet 219
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.