• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Gelar di Jakarta, Aksi BEM SI Rawan Disusupi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 22 Juli 2024 - 19:00
in Megapolitan
Ilustrasi unjuk rasa. (dokumen INDOPOS.CO.ID)

Ilustrasi unjuk rasa. (dokumen INDOPOS.CO.ID)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat di Jakarta, Senin (22/7/2024).

Dalam aksi ini, setidaknya ada 12 tuntutan yang BEM SI suarakan. Beberapa tuntutan di antaranya meminta Presiden Jokowi untuk tidak cawe-cawe di Pilkada 2024, menolak kembalinya dwifungsi TNI Polri demi demokrasi Indonesia, serta mengesahkan UU Perampasan Aset dan RUU Masyarakat Adat.

BacaJuga:

SD Ambruk 2 Tahun Dibiarkan, Sudin Pendidikan Jaksel Berdalih Masalah Birokrasi

Prajurit TNI Meninggal Ditusuk di Tangerang, 4 Pelaku Diringkus Polisi

Jakarta Siapkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, LRT hingga Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

Lalu, mencabut UU Tapera dan revisi kembali pasal-pasal yang bermasalah, mencabut dan merevisi Permendikbud Nomor 2 tahun 2024, serta menuntaskan kasus pelanggaran HAM berat dan tindak tegas pelaku represifitas kepolisian.

Menanggapi hal itu, Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi mengendus ada pihak-pihak yang ingin menggagalkan pelantikan Prabowo-Gibran pada 20 Oktober 2024. Pihak-pihak tersebut berupaya menciptakan kerusuhan dengan memprovokasi dan menyusupi demo mahasiswa.

“Saya mendapatkan informasi bahwa beberapa waktu ke depan akan ada banyak demo mahasiswa yang rawan ditunggangi untuk menggagalkan pelantikan Prabowo-Gibran dan menciptakan kerusuhan jelang Pilkada serentak 2024,” kata R Haidar Alwi di Jakarta, Senin (22/7/2024).

Di era digital seperti saat ini, menurut dia, para penumpang gelap bahkan bisa menyusup tanpa disadari oleh mahasiswa. Baik melalui tagar-tagar di media sosial, maupun penyebaran konten dan seruan aksi yang dapat mendorong orang lain untuk bertindak.

“Demo mahasiswa tapi yang aktif dan masif menyebarkan seruan aksi dan konten-konten provokasi bukan mahasiswa. Melainkan buzzer, oknum pejabat maupun simpatisan dan kader partai tertentu atas nama mantan aktivis,” terangnya.

Dia mengamati, para penumpang gelap demo mahasiswa mulai menggalang dan menggerakkan massa melalui roadshow ke berbagai daerah dengan modus acara diskusi. Padahal tujuannya adalah untuk membakar emosi mahasiswa supaya bergerak melakukan protes dan perlawanan.

“Biasanya mereka menjalin kedekatan dengan pengurus organisasi kemahasiswaan. Bagi adik-adik mahasiswa tentunya sebuah kebanggan bisa dekat dengan tokoh politik dan aktivis tertentu. Nah, kebanggaan itulah yang rawan dimanfaatkan untuk menyusupi aksi atau demo mahasiswa,” ungkapnya.

Ia meminta mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya di seluruh Indonesia agar tidak mudah terprovokasi. Jika harus berdemo, lakukan dengan cara-cara intelek layaknya generasi terdidik. Pemahaman yang baik atas substansi masalah dan jangan sampai menimbulkan kerusuhan, menelan korban dan merusak fasilitas umum.

“Kalau sampai terjadi kerusuhan, efeknya bisa kemana-mana. Kestabilan politik, sosial dan ekonomi dalam negeri jadi terganggu,” katanya.

“Ujung-ujungnya nanti pemerintah dan Polri yang disalahkan lagi. Dianggap tidak bisa menjaga ekonomi, keamanan dan ketertiban masyarakat. Padahal itu terjadi akibat ulah kita sendiri,” sambungnya.

Dengan partisipasi mahasiswa dan bantuan elemen masyarakat lainnya, masih ujar dia, yakin pemerintah dan Polri mampu menjaga kestabilan sosial, politik dan ekonomi. Terutama menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029 serta Pilkada serentak 2024.

“Kita punya pengalaman Pemilu 2024, Pilpres dan Pileg berjalan aman, nyaman dan damai. Meskipun ada pihak-pihak yang mencoba memicu terjadinya gejolak melalui aksi-aksi mahasiswa dan guru besar,” ujarnya. (nas)

Tags: aksi unjuk rasaBEM SIdemonstrasi

Berita Terkait.

SD Ambruk 2 Tahun Dibiarkan, Sudin Pendidikan Jaksel Berdalih Masalah Birokrasi
Megapolitan

SD Ambruk 2 Tahun Dibiarkan, Sudin Pendidikan Jaksel Berdalih Masalah Birokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:19
Prajurit TNI Meninggal Ditusuk di Tangerang, 4 Pelaku Diringkus Polisi
Megapolitan

Prajurit TNI Meninggal Ditusuk di Tangerang, 4 Pelaku Diringkus Polisi

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:55
Jakarta Siapkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, LRT hingga Pengendalian Banjir Jadi Prioritas
Megapolitan

Jakarta Siapkan Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun, LRT hingga Pengendalian Banjir Jadi Prioritas

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:31
tramadol
Megapolitan

Isu Pembagian Tramadol Jelang Demo di Jakarta, Polisi Lakukan Pendalaman

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:17
Gempa-Bogor
Megapolitan

Kota Bogor Diguncang Gempa Bumi Siang Ini, Pusat Episenter di Darat

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:23
Cerah
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Kecuali Jaksel Berpotensi Hujan Hari Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:50

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3179 shares
    Share 1272 Tweet 795
  • Piala Dunia: Jelang Semifinal Kontra Inggris, Messi Pamitan dari Markas Argentina di Kansas

    12558 shares
    Share 5023 Tweet 3140
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Suzuki Fronx Kuasai 35 Persen Pasar SUV Kompak di Indonesia

    2882 shares
    Share 1153 Tweet 721
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2739 shares
    Share 1096 Tweet 685
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.