• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Ada Gap Dokter Spesialis, Kemenkes Akui Kebijakan Dokter Asing sebagai Cara Instan

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Senin, 8 Juli 2024 - 10:05
in Nasional
Tim-medis-RSUP-Haji-Adam-Malik

Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik melakukan operasi aneurisme atau penonjolan pembuluh darah otak. Foto: Dokumen RSUP Haji Adam Malik

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi tidak mempersoalkan, anggapan yang menyebutkan kebijakan mendatangkan dokter asing ke Indonesia sebagai cara instan mengatasi permasalahan sektor kesehatan. Terutama terkait kurangnya jumlah dokter spesialis.

“Tidak masalah, cara instan untuk apa? memang tidak boleh masyarakat mendapat layanan kesehatan, kan buat menyelamatkan masyarakat, memberikan layanan kesehatan,” kata Nadia melalui telepon, Jakarta, Senin (8/7/2024).

BacaJuga:

DPD RI Minta Pemutakhiran DTSEN Tetap Prioritaskan Perlindungan Pasien

LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol

BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri

Berdasar laman resmi Kemenkes, jumlah dokter umum di Indonesia hanya sebanyak 156.310 dokter. Dengan target 1 dokter umum per 1.000 penduduk, Indonesia masih kekurangan 124.294 dokter umum.

Rata-rata, terdapat sekitar 12 ribu lulusan setiap tahun dari 117 fakultas kedokteran (FK) di Indonesia. Sementara, jumlah dokter spesialis di Indonesia mencapai 49.670. Menurut Bappenas, rasio ideal dokter spesialis, yakni 0,28 per 1.000 penduduk. Artinya, Indonesia masih kekurangan 29.179 dokter spesialis.

“Jelas ya, bahwa rasio dokter per 1.000 (penduduk Indonesia) baru 0,4 persen. Itu dokter umum, kalau bicara dokter spesialis malah 0,02, 0,03 persen,” ujar Nadia.

Masih minimnya ketersediaan dokter spesialis di Indonesia, membuat masyarakat harus menunggu 10 tahun untuk mendapat penanganan masalah kesehatan. Sepertinya halnya operasi bedah jantung anak di RS Adam Malik, Sumatera Utara, Medan.

Maka penanganannya harus dilakukan dengan cepat, pemerintah bersama tim dokter King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSRelief) dari Arab Saudi membantu melakukan operasi bedah jantung. Sebanyak 25 pasien telah ditangani sejak 25 Juni 2024 sampai 30 Juni 2024.

“Cara instan memang, karena tidak mungkin dipenuhi dokter kita. Itu cara instan mengakselerasi, supaya apa? masyarakat mendapat layanan kesehatan,” ucap Nadia.

Menurutnya, kebijakan mendatangkan dokter asing secara langsung tidak masalah karena pemerintah berupaya menyelamatkan nyawa masyarakat. Serta melakukan transfer of knowledge tentang bidang kesehatan.

“Kalau tidak cara instan dari mana kita bisa dapat dokternya dan tidak salah kan. Karena beneficiary (-red) ujungnya masyarakat,” jelas Nadia.

“Memperkecil gap, memperkecil gap itu kenapa? supaya masyarakat terlayani. Itu saja poinnya,” tambahnya.

Kebijakan mengimpor dokter asing menuai pro kontra di tengah masyarakat. Sempat ditentang sebagian pihak, termasuk Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Budi Santoso, yang akhirnya harus diberhentikan. Kemenkes telah membantah terlibat dalam pemecetan akademisi itu. (dan)

Tags: Dokter AsingKemenkeskesehatan

Berita Terkait.

DPD RI Minta Pemutakhiran DTSEN Tetap Prioritaskan Perlindungan Pasien
Nasional

DPD RI Minta Pemutakhiran DTSEN Tetap Prioritaskan Perlindungan Pasien

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:32
LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol
Nasional

LPDB Dorong Koperasi Jadi Mesin Lapangan Kerja Anak Muda, Alternatif Ketergantungan Pinjol

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:50
BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri
Nasional

BRIN Gelar IISE 2026, Pamerkan 200 Inovasi Unggulan dan Bidik Pasar Industri

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:30
Raih Award Strategic Mining Investment, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional
Nasional

Raih Award Strategic Mining Investment, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:15
Cuaca di Jakarta Hari Ini Didominasi Cerah dengan Suhu Udara Relatif Hangat
Nasional

Kementerian P2MI Luncurkan Layanan Telekonseling Gratis untuk Kesehatan Mental Pekerja Migran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:05
LPDB Kembangkan Credit Scoring Digital Berbasis AI, Target Berlaku 2027
Nasional

Menko Polkam Ungkap Sosok Calon Kepala Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:05

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    707 shares
    Share 283 Tweet 177
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.