• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Panen Tebu Picu Kenaikan Daya Beli Hewan Kurban Dompet Dhuafa

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 20 Juni 2024 - 11:51
in Nusantara
Peningkatan daya beli masyarakat di Situbondo mempengaruhi permintaan hewan kurban. Hal tersebut turut mendongkrak ekonomi sentra ternak Dompet Dhuafa di Jawa Timur. (Dok. Dompet Dhuafa)

Peningkatan daya beli masyarakat di Situbondo mempengaruhi permintaan hewan kurban. Hal tersebut turut mendongkrak ekonomi sentra ternak Dompet Dhuafa di Jawa Timur. (Dok. Dompet Dhuafa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peningkatan daya beli masyarakat di Situbondo mempengaruhi permintaan hewan kurban hingga saat ini (Selasa, 18/6/2024). Hal tersebut turut mendongkrak ekonomi sentra ternak Dompet Dhuafa di Jawa Timur.

Artijo salah satu peternak dari kelompok Kembeng Makmur di Desa Awar-awar, Kecamatan Asembagus, Situbondo.

BacaJuga:

Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

“Saat ini pekurban dari Dompet Dhuafa sudah menyerap 60% (persen) dari ketersediaan ternak kami. Alhamdulillah pada Iduladha tahun ini juga bersamaan dengan panen tebu, sehingga ekonomi masyarakat di sekitar juga membaik. Hal ini cukup berpengaruh terhadap permintaan hewan kurban pada kami, ” ujar Artijo.

“Mayoritas masyarakat di wilayah Situbondo banyak mengandalkan hasil tani salah satunya sektor tebu. Ketika panen dan hasil melimpah, maka ekonomi secara langsung akan terdongkrak. Selain itu harga tebu yang stabil juga mempengaruhi daya beli masyarakat dalam berkurban,” tambah Artijo.

Pada tahun ini, kelompok Kembeng Makmur berhasil dengan ternak mencapai 500 ekor doka. Selain hal tersebut, pada kelompok Kembeng Makmur juga menciptakan saluran pipanisasi berupa kotoran hewan untuk disalurkan ke sentra-sentra pertanian yang berada di sekitar kandang ternak. Sebagai bagian penyuplai pupuk organik.

“Kami bersyukur hasil panen yang melimpah dan harga tebu yang stabil membuat kami bisa berkurban hari ini, meskipun mendadak dalam pembelian hewan kurban, namun tidak mengurangi niat kami untuk berkurban,” ujar Mulia, pembeli hewan kurban yang datang langsung ke kandang.

Tentang Dompet Dhuafa

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi islam yang berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya, welasasih (filantropis) dan wirausaha sosial. Sudah berjalan lebih tiga dekade (31 tahun), Dompet Dhuafa berkontribusi menghadirkan layanan bagi pemberdayaan dan pengembangan umat melalui lima pilar program yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, dakwah dan budaya, serta CSR. (adv)

Tags: Dompet Dhuafahewan kurbanPanen Tebu

Berita Terkait.

BB
Nusantara

Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana, Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan Bagi Puluhan Nelayan

Jumat, 10 April 2026 - 19:41
Petugas
Nusantara

Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

Jumat, 10 April 2026 - 18:10
bc
Nusantara

Bea Cukai Langsa Musnahkan 545 Ribu Rokok Ilegal, Negara Selamat Rp886 Juta

Jumat, 10 April 2026 - 13:03
gempa
Nusantara

Gempa Flores Timur: 1.100 Warga Mengungsi, 215 Rumah Rusak

Jumat, 10 April 2026 - 12:48
Andra-Soni
Nusantara

Gubernur Andra Soni Lepas Keberangkatan 21 Petani Milenial Magang di Jepang

Kamis, 9 April 2026 - 19:01
mentrans
Nusantara

Kisah Sukses Mantan Pengemudi Ojol Berhasil Olah Lada di Kawasan Transmigrasi Mahalona

Kamis, 9 April 2026 - 08:56

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Jakarta Mati Lampu Massal, Operasional MRT Sempat Lumpuh Total

    670 shares
    Share 268 Tweet 168
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.