• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Masyarakat Adat Lebak Diseret untuk Kepentingan Politik Praktis, Begini Reaksi Budayawan Banten

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 14 Juni 2024 - 21:14
in Nusantara
Surat pernyataan yang mengatasnamakan masyarakat adat Kabupaten Lebak (kiri) dan pemerhati masyarakat adat Badui, Udaya Suhada (kanan). (Ist)

Surat pernyataan yang mengatasnamakan masyarakat adat Kabupaten Lebak (kiri) dan pemerhati masyarakat adat Badui, Udaya Suhada (kanan). (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Belakangan ini beredar sebuah surat dukungan yang mengatasnamakan masyarakat adat Badui dan kasepuhan di Kabupaten Lebak yang mendukung salah satu calon legislatif (Caleg) DPR RI Dapil Banten 1 (Pandeglang-Lebak).

Keberadaan surat dukungan politik itu memantik budayawan Banten sekaligus pemerhati masyarakat adat Badui angkat bicara.

BacaJuga:

Perkuat Blue Carbon Indonesia, PLN EPI Tanam Mangrove di Pantai Tanjung Pakis

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

Gempa Bumi Kategori Dangkal Guncang Aceh, Wilayah Ini Terdampak

Budayawan sekaligus pemerhati masyarakat adat Badui, Uday Suhada mengatakan dirinya menyayangkan adanya surat tersebut. Sebab isi surat tersebut menjadikan masyarakat adat sebagai objek politik praktis.

“Jangan jadikan masyarakat adat di Lebak sebagai objek untuk kepentingan politik praktis, apalagi dengan cara membuat kebohongan publik,” ujarnya seperti dikutip, Jumat (14/6/2024).

Uday meminta agar pembuat surat segera menghadap dan meminta maaf kepada para tetua adat di empat Kaolotan/Kasepuhan yang tertuang tanda tangannya di atas materai tersebut.

“Sudah beberapa kali oknum yang melakukan hal semacam ini. Maka dari itu, saya minta mereka segera menghadap dan meminta maaf kepada para tetua adat di 4 Kaolotan itu,” tandas Uday.

Uday mengatakan dugaan kuat surat tersebut palsu, dan bila benar adanya itu palsu hal itu bisa menjadi pintu masuk delik pidana.

“Iya. Indikasinya sangat kuat, salah satunya bantahan dari Olot Jajang sebagai Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Banten Kidul sekaligus keluarga besar Kaolotan Citorek yang secara terbuka membantah tanda tangan tersebut. Itu pintu masuk ke delik pidana,” ujarnya.

“Dengan demikian pihak pembuat surat palsu itu juga bermaksud melakukan penipuan kepada ketum DPP PDIP. Karenanya selayaknya aparat kepolisian segera mengambil langkah hukum dan mengusut siapa aktor intelektualnya,” tambahnya.

Menurut Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) ini, pihak lembaga adat Badui juga membantah tanda tangan tersebut.

“Jaro Saija juga membantah turut menandatangani surat pernyataan tersebut. Jadi jelas ini adalah kebohongan publik. Maka aparat kepolisian sudah selayaknya mengambil tindakan. Sebab jika tidak, akan menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat adat, terutama di empat Kaolotan tersebut,” pungkas Uday.

Untuk diketahui, beredar sepucuk surat pernyataan yang mengatasnamakan masyarakat adat Kabupaten Lebak. Surat pernyataan tersebut tidak dilengkapi hari dan tanggal namun dalam surat tersebut dilengkapi tanda tangan di atas meterai yang seolah-olah mewakili empat kasepuhan di Kabupaten Lebak yakni Kasepuhan Guradog, Kasepuhan Pasireurih, Kasepuhan Citorek dan masyarakat adat Badui.

“Kami masyarakat adat kasepuhan Lebak yang terdiri dari Kasepuhan Guradok, Kasepuhan Citorek, Kasepuhan Pasireurih dan masyarakat adat Badui, Kabupaten Lebak, meminta kepada Ibu Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia, untuk menjaga suara masyarakat adat kasepuhan Lebak dan suara masyarakat adat Badui, yang kami titipkan kepada PDI Perjuangan melalui Tia Rahmania,” demikian bunyi surat tersebut.

“Panjang teu meunang dipotong (panjang tidak boleh dipotong), pendek teu meunang disambung (pendek tidak boleh disambung). Filosofi ini mempunyai makna bahwa apa yang sudah digariskan dan ditakdirkan oleh Tuhan Yang Maha Esa, tidak boleh diubah, apalagi untuk memenuhi keserakahan manusia,” bunyi surat pernyataan tersebut pada aline terakhir. (dam)

Tags: Budayawan BantenMasyarakat Adat LebakPolitik PraktisUday Suhada

Berita Terkait.

epi
Nusantara

Perkuat Blue Carbon Indonesia, PLN EPI Tanam Mangrove di Pantai Tanjung Pakis

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:30
Penyerahan
Nusantara

NHM Raih Penghargaan PROPER Biru, Cerminan Kinerja Pengelolaan Lingkungan yang Taat

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:24
aceh
Nusantara

Gempa Bumi Kategori Dangkal Guncang Aceh, Wilayah Ini Terdampak

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:20
Launching
Nusantara

Bea Cukai dan Barantin Resmikan SSM QC di Cikarang Dry Port, Percepat Layanan Impor Terintegrasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:38
Edukasi
Nusantara

Bea Cukai Edukasi Mahasiswa di Tiga Daerah, Perkuat Pemahaman Cukai dan Budaya Integritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:27
Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal
Nusantara

Awasi Jalur Pengiriman Barang, Kanwil Bea Cukai Banten Perketat Pengawasan Rokok Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:25

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7123 shares
    Share 2849 Tweet 1781
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1105 shares
    Share 442 Tweet 276
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.