• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Sistem Keroyokan di Palopo Berhasil Turunkan Angka Stunting dalam Waktu Singkat

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 12 Juni 2024 - 21:46
in Nusantara
Penyerahan secara simbolis PMT oleh Kepala BKKBN dokter Hasto (tujuh dari kiri) kepada ibu hamil, bayi, dan balita di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (11/6/2024). (Dok BKKBN)

Penyerahan secara simbolis PMT oleh Kepala BKKBN dokter Hasto (tujuh dari kiri) kepada ibu hamil, bayi, dan balita di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (11/6/2024). (Dok BKKBN)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kunjungan kerja Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dokter Hasto di Kota Palopo, Sulawesi Selatan sangat berkesan.

Wajah bahagia tamu dan tuan rumah terus terpancar hingga lokasi ‘Kick off Intervensi Serentak Pencegahan Stunting’ di Posyandu Nuri, Kelurahan Penggoli, Kecamatan Wara Utara, pada Selasa (11/6/2024).

BacaJuga:

Pemerintah Salurkan Rp117,96 Miliar Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

Dompet Dhuafa bersama Bintaro Jaya Xchange Mall Ajak Anak Yatim-Duafa Bermain dan Belajar Biota Air di BXSea

Kolaborasi BAg-BRIN Hidupkan Budidaya Anggur Laut di Jepara

Kota Palopo yang berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga 1,9 persen (menurut data EPPGBM) menjadi kabar menggembirakan. Angka tersebut mengalahkan kota-kota besar di pulau Jawa.

“September 2023 kasus stuntingnya 228, setelah itu digerakkan dengan Bapak Asuh anak Stunting (BAAS).

“Kota ini unik, tidak luas, penduduknya 190.000, dari ujung ke ujung setengah jam sudah tercapai. Namun, yang saya agak merinding ternyata jumlah perguruan tingginya lebih dari 15. Ini luar biasa,” ujar dokter Hasto yang pada kunjungan kali ini didampingi Direktur Bina Pelayanan KB Wilayah Khusus dr. Fajar Fidawati, MKM., serta jajaran BKKBN Pusat dan Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan.

Kunjungan ke Palopo merupakan yang pertama bagi dokter Hasto. Dia juga memberikan apresiasi tinggi pada TNI, POLRI, PNS, gotong-royong itu kekuatan yang besar. Bahkan kota Palopo memiliki slogan ‘Kota Idaman’ karena dalam waktu singkat dapat menurunkan angka stunting yang saat ini tinggal 78 kasus.

Pada kesempatan tersebut, dokter Hasto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Wali Kota, Ketua TPPKK, Sekda, jajaran forkompinda, para kader, posyandu, para Tim Penggerak Keluarga, bidan, Penyuluh KB, PKK, Babinsa, Babinkamtibmas.

“Semua ikut bergerak untuk membagi makanan untuk masyarakat risiko stunting,” tukasnya.

Dokter Hasto menyebut tidak sulit untuk mencegah lahirnya stunting baru di Palopo. Dari jumlah 190.000 penduduk, menurut Pendataan Keluarga BKKBN, setiap tahun rata-rata ada sekitar 3.520 orang hamil.

“Sehingga setiap bulannya kira-kira ada 250 lebih orang hamil, per harinya tidak sampai 10 kehamilan baru. Dari situ Tim Pendamping Keluarga bersiap mengukur panjang badan bayi baru lahir, kurang dari 48cm berarti risiko stunting (harus diintervensi),” papar dokter Hasto.

Ia juga menekankan pentingnya pre konsepsi terhadap para calon pengantin. Bahkan menariknya, Palopo menggratiskan semua pemeriksaan pra nikah di Puskesmas.

“Untuk laki-laki, persiapannya 75 hari sebelum menikah, mengurangi rokok, mengurangi alkohol, karena keduanya bersifat toxic (bagi kualitas sperma). Harapan kami untuk mencegah stunting baru, itu yang harus dilakukan,” jelas dokter Hasto.

Pada kesempatan yang sama, Pj. Wali Kota Palopo, Asrul Sani, menyebutkan jumlah Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Palopo sebanyak 6.178 keluarga, sudah intervensi, dilakukan pendampingan oleh TPK 4.348 keluarga.

“Di kota kami bahkan sudah ada 12 kelurahan yang zero stunting, ini berkat kolaborasi kerjasama baik itu unsur forkompinda, unsur pemda, perguruan tinggi, instansi swasta. Karena ini menyangkut masa depannya bangsa kita,” kata Asrul.

Sekda Palopo, Drs. H. Firmanza DP, SH, M.Si, melaporkan bahwa intervensi serentak penurunan stunting di Palopo, menyasar sejumlah 12.537 balita, yang dijadwalkan pada 1-25 Juni 2024 di 154 Posyandu. Diketahui, sampai tanggal 8 Juni 2024, kegiatan ini telah dilaksanakan di 41 posyandu pada 2.804 anak (22,3 persen).

“Telah dilaksanakan pendataan ibu hamil, calon pengantin, dan balita. Selain itu juga dilakukan pendampingan dan layanan kesehatan terhadap ibu hamil, catin, dan balita di Posyandu,” ujar Firmanza. (ney)

Tags: bkkbnPalopostunting

Berita Terkait.

Bantuan
Nusantara

Pemerintah Salurkan Rp117,96 Miliar Bantuan Stimulan Rumah Rusak di Aceh Tamiang dan Tapanuli Tengah

Rabu, 22 April 2026 - 12:47
BX-Sea
Nusantara

Dompet Dhuafa bersama Bintaro Jaya Xchange Mall Ajak Anak Yatim-Duafa Bermain dan Belajar Biota Air di BXSea

Rabu, 22 April 2026 - 12:37
BAg
Nusantara

Kolaborasi BAg-BRIN Hidupkan Budidaya Anggur Laut di Jepara

Rabu, 22 April 2026 - 12:27
Manpatu
Nusantara

Langkah Krusial PHM: Topside Manpatu Meluncur Menuju Laut Balikpapan

Rabu, 22 April 2026 - 10:45
Edukasi
Nusantara

Pertamina EP Tarakan Latih 207 Warga, Perkuat Kesiapsiagaan Kebakaran di Permukiman

Rabu, 22 April 2026 - 08:43
Miliki Reputasi Kampus Dunia, Begini Pesan Ketua DPD RI saat Kunjungi UGM
Nusantara

Miliki Reputasi Kampus Dunia, Begini Pesan Ketua DPD RI saat Kunjungi UGM

Selasa, 21 April 2026 - 23:39

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1269 shares
    Share 508 Tweet 317
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.