• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Penambahan Kementerian Perburuk Perilaku Korupsi dan Hamburkan Anggaran

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 21 Mei 2024 - 08:56
in Nasional
Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. (Instagram/@prabowo)

Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto. (Instagram/@prabowo)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah mengemukakan, plus dan minus terkait wacana penambahan jumlah kementerian pada pemerintahan mendatang. Jika benar terwujud, otomatis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pasti bertambah.

“Nambah kementerian itu. Satu, nambah anggaran, APBN-nya nambah,” kata Trubus melalui telepon, Jakarta, Senin (20/5/2024).

BacaJuga:

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar dan Percepat Pendataan

Ia menguraikan, sisi kelebihan soal wacana penambahan jumlah kementerian dari 34 menjadi 40. Tentu menampung koalisi partai politik yang telah mendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka ketika Pilpres 2024.

Adapun sejumlah partai politik tersebut, di antaranya empat partai parlemen. Mulai Gerindra, Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat. Sementara non parlemen, Partai Gelora, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Untungnya (rencana nambah kementerian), mengakomodir partai-partai koalisi itu,” ucap Trubus.

Sementara kekurangan dari wacana penambahan kementerian tersebut, salah satunya berpotensi memperburuk praktik korupsi dan birokrasi makin carut marut.

“Tumpang tindih kebijakan, pasti. Memperbanyak perilaku korupsi pejabat minusnya, anggaran nambah,” nilai Trubus.

Uraiannya tersebut menggambarkan, bahwa lebih banyak kekurangannya ketimbang kelebihan dari wacana tersebut. Apalagi koalisi mereka bisa saja makin gemuk.

“Nambah kementerian makin gemoy,” imbuh Trubus.

Dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, presiden memang boleh menambah kementerian dengan pertimbangan efektif dan efisien. Itu sebagaimana tertuang Pasal 12 ketentuan tersebut.

“Kemudian ada proposional berkelanjutan, berkesinambungan,” ucap Trubus. Paling penting, kinerja pemerintahan harus berjalan efektiv dan efisien.

Wacana penambahan kursi kementerian mencuat setelah upaya Prabowo merangkul semua elemen dalam pemerintahannya. Ssrta dibarengi dengan proses revisi UU Kementerian yang tengah berjalan di DPR. (dan)

Tags: Kabinet Prabowo-GibrankorupsiPerubahan Jumlah KementerianWacana Penambahan Jumlah Kementerian

Berita Terkait.

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping
Nasional

Banjir SAP dari Tiongkok Disorot, KADI Mulai Bongkar Dugaan Praktik Dumping

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:33
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Tangani Gempa M 7,7 Flores, BNPB: Fokus 8 Langkah Strategis Penanganan Darurat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:42
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Mendagri Pastikan Penanganan Pascagempa NTT Fokus Pulihkan Layanan Dasar dan Percepat Pendataan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:32
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT
Nasional

Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tinjau Langsung Provinsi NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:22
Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Disalurkan
Nasional

Pemerintah Gerak Cepat Tangani Gempa NTT, 50 Ribu Paket Sembako Disalurkan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:12
Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI
Nasional

Dorong Program SIDAYA, Kemendukbangga Hadirkan Lansia sebagai Tamu Kehormatan Upacara HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:05

BERITA POPULER

  • ertiga

    Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1169 shares
    Share 468 Tweet 292
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    973 shares
    Share 389 Tweet 243
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3784 shares
    Share 1514 Tweet 946
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    871 shares
    Share 348 Tweet 218
  • Makin Banyak Pengguna, Komunitas Geely Perkuat Kebersamaan di GIIAS 2026

    789 shares
    Share 316 Tweet 197
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.