• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

26 Ribu Siswa Lulusan SMP di Kepri Bakal Masuk SMA Sederajat pada PPDB 2024

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 11 Mei 2024 - 22:22
in Nusantara
andi

Kepala Disdik Provinsi Kepri, Andi Agung. (Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkirakan sebanyak 26 ribu lulusan SMP bakal mendaftar masuk SMA sederajat pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) setempat tahun pelajaran 2024/2025.

“Jumlah siswa itu tersebar di tujuh kabupaten/kota se-Kepri,” kata Kepala Disdik Kepri Andi Agung di Tanjungpinang, seperti dilansir Antara, Sabtu (11/5/2024).

BacaJuga:

Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Hasilkan Devisa dan Dukung Ekonomi Daerah

Bea Cukai Malili dan Satpol PP Sita 65.800 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Pasar di Toraja

Tembus Pasar Hong Kong, 12 Ton Kerapu Hidup dari Madura Buktikan Daya Saing Perikanan Indonesia

Selain itu, katanya, ada sekitar 1.500 siswa pindahan dari luar daerah yang juga diprediksi akan mendaftar di PPDB Kepri tahun ini.

Sesuai rencana daya tampung (RDP) yang telah disusun Disdik Kepri, Agung optimistis seluruh lulusan SMP yang akan mendaftar PPDB 2024 tersebut akan tertampung.

“Sebenarnya, RDP kita cukup untuk menampung siswa baru, asal sebarannya merata ke sekolah negeri dan swasta,” kata Agung

Ia menyebutkan, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, permasalahan PPDB SMA sederajat selalu terjadi di Kota Batam. Sementara enam kabupaten/kota lainnya relatif tidak bermasalah.

Menurut Agung, Batam dengan jumlah penduduk terbesar di Kepri, kerap mengalami hambatan terkait kapasitas daya tampung sekolah dengan calon peserta didik baru tidak seimbang.

Karena itu, tahun ini pihaknya telah membangun sarana dan prasarana pendidikan, seperti unit sekolah baru hingga ruang kelas baru untuk menampung calon peserta didik baru SMA sederajat.

“Namun, persoalan lainnya ialah pola pikir orangtua yang ingin menyekolahkan anaknya ke sekolah-sekolah tertentu yang dianggap favorit, sehingga memicu terjadi penumpukan siswa di sekolah tersebut,” katanya.

Agung menegaskan, pada PPDB tahun pelajaran 2024/2025, akan diterapkan aturan satuan pendidikan (sekolah) tidak boleh lagi menampung peserta didik baru melebih daya tampung yang ada.

Hal ini bertujuan mengantisipasi penumpukan siswa di sekolah-sekolah tertentu, hingga memperhatikan keterbatasan tenaga pendidik atau guru.

“Kalau sekolah sudah penuh, jangan dipaksakan untuk menerima peserta didik baru,” katanya.

Agung turut mengimbau para orangtua agar tidak memaksakan anak-anaknya masuk ke sekolah negeri apabila daya tampung sudah penuh.

Sebaliknya, orangtua mau mendaftarkan anaknya ke sekolah-sekolah swasta, yang dalam hal ini kualitasnya pun tak kalah dengan sekolah negeri.

“Apalagi bagi orangtua mampu, bisa mendaftarkan anaknya ke sekolah-sekolah swasta. Di sisi lain, satuan pendidikan swasta juga harus giat meningkatkan mutu pendidikan supaya menarik minat orangtua mendaftarkan anak-anak mereka,” katanya.

Ia menambahkan, penerimaan PPDB SMA sederajat di Kepri dimulai bulan Juni 2024. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, jalur PPDB masih terdiri atas zonasi, prestasi, asimilasi, dan mutasi atau perpindahan. (dam)

Tags: kepriPPDB 2024Siswa Lulusan SMPSMA Sederajat

Berita Terkait.

Habiburokhman: Kritik Dino Patti Djalal Kurang Konstruktif dan Minim Dasar Faktual
Nusantara

Ekspor Cangkang Sawit ke Jepang Hasilkan Devisa dan Dukung Ekonomi Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:02
bc2
Nusantara

Bea Cukai Malili dan Satpol PP Sita 65.800 Batang Rokok Ilegal dalam Operasi Pasar di Toraja

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:07
kerapu
Nusantara

Tembus Pasar Hong Kong, 12 Ton Kerapu Hidup dari Madura Buktikan Daya Saing Perikanan Indonesia

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:47
fif
Nusantara

Rayakan Iduladha 1447 H, FIFGROUP Salurkan lebih dari 500 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:05
bc
Nusantara

Sinergi Bea Cukai Tarakan dan TNI AU Dukung Penampilan Jupiter Aerobatic Team di Brunei Darussalam

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:01
arwana
Nusantara

KKP Dorong Arwana Indonesia Mendunia Lewat Kontes Internasional di Pontianak

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:10

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3514 shares
    Share 1406 Tweet 879
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    946 shares
    Share 378 Tweet 237
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    943 shares
    Share 377 Tweet 236
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.