• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Penanganan TPPU Harus Dilakukan Komprehensif

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 18 April 2024 - 14:14
in Ekonomi
Koin-Kripto

Ilustrasi - Koin mata uang kripto. Antara/Shutterstock

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo menegaskan kepada jajarannya untuk lebih mempertajam pengawasan terhadap pola baru yang digunakan oleh pelaku tindak pidana pencucian uang (TPPU) mengikuti kemajuan teknologi yang begitu pesat.

“Salah satu pola baru yang diwaspadai adalah penggunaan aset kripto dalam melakukan pencucian uang,” kata dia, dalam keterangan yang dikutip, Kamis (18/4/2024).

BacaJuga:

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Jokowi mengungkapkan diperkirakan terjadi indikasi pencucian uang sebesar Rp139 triliun melalui aset kripto.

“Menurut laporan crypto crime report, pada tahun 2022, terdapat indikasi pencucian uang sebesar USD8,6 miliar melalui aset kripto, setara dengan Rp139 triliun secara global. Hal ini dianggap sebagai ancaman yang sangat serius,” ujarnya.

Selain aset kripto, terdapat beberapa instrumen lain yang juga rentan dimanfaatkan oleh pelaku TPPU, seperti aset virtual, NFT, aktivitas di pasar lokal, uang elektronik, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang digunakan untuk otomatisasi transaksi.

“Penanganan TPPU harus dilakukan secara komprehensif. Otoritas harus berada di garis terdepan dalam memberantas kejahatan tersebut,” tegas Jokowi.

Ia mengatakan, Indonesia tidak boleh kalah, tidak boleh tertinggal, dan harus mampu bergerak lebih cepat dari para pelaku kejahatan.

“Jika tidak, Indonesia akan terus tertinggal,” ucap Presiden

Di sisi lain, Jokowi juga menyoroti ancaman pendanaan terorisme yang harus diwaspadai oleh Indonesia.

Dia berharap lembaga terkait, termasuk Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta kementerian/lembaga lainnya, terus meningkatkan sinergi dan inovasi mereka.

“Pentingnya Indonesia untuk selangkah lebih maju dari para pelaku kejahatan dalam membangun kerja sama internasional, memperkuat regulasi dan transparansi, menegakkan hukum tanpa pandang bulu, dan memanfaatkan teknologi secara optimal,” pungkasnya. (fer)

Tags: Kriptopencucian uangpresiden jokowi

Berita Terkait.

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43
Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem
Ekonomi

Kolaborasi BTN dan Indosat Buka Jalan Baru Layanan Keuangan Digital Berbasis Ekosistem

Sabtu, 18 April 2026 - 18:16
Nixon LP Napitupulu
Ekonomi

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:25

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    771 shares
    Share 308 Tweet 193
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    908 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.