• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Praktisi Ingatkan Pentingnya Periksa Ban sebelum Mudik

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 5 April 2024 - 09:09
in Gaya Hidup
ban

Kondisi ban mobil. ANTARA/Bridgestone Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Para pemudik yang menggunakan kendaraan roda empat dinilai perlu memperhatikan kondisi ban sebelum mereka memutuskan mudik dengan kendaraan pribadi agar tidak terjadi sesuatu dalam perjalanan.

Deputy Head Original Equipment (OE) Bridgestone Indonesia, Fisa Rizqiano dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, mengatakan bahwa ban merupakan komponen utama yang langsung bersentuhan dengan permukaan jalan.

BacaJuga:

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

“Karena kontrol utama ketika kendaraan sedang berjalan ada pada ban,” katanya.

Ia menegaskan, meeski lebarnya kurang lebih hanya selebar telapak tangan tetapi perannya penting untuk unsur keselamatan dalam berkendara.

Oleh karena itu, tegasnya, maka perlu adanya pemeriksaan sebelum melakukan perjalanan panjang untuk memastikan ban tersebut dalam kondisi prima.

Ini sejumlah tip penting untuk para pemudik yang berkendara dengan mobil pribadi :

Tekanan angin ban

Para pengguna kendaraan roda empat yang memaksakan tekanan angin berlebih atau kurang cenderung memiliki resiko yang fatal, karena dapat mempengaruhi pengendalian (handling) serta daya cengkram (grip) kendaraan mereka.

Tidak hanya membahayakan orang sekitar, tekanan angin yang tidak sesuai justru memberikan rasa yang kurang nyaman selama berkendara, membuat akselerasi terasa lebih lambat, mengurangi efisiensi bahan bakar, serta mempercepat kerusakan pada ban akibat keausan yang tidak merata.

Ia memberikan saran yang pas dalam memeriksakan tekanan ban, yakni pada saat ban dalam keadaan dingin yang idealnya tercapai saat kendaraan berada dalam kondisi berhenti selama kurang lebih tiga jam.

“Perlu dicatat bahwa tekanan yang berada pada sumbu yang sejajar harus sama, sementara tekanan pada ban depan dan belakang dapat saja berbeda. Informasi tekanan ban ideal dapat Anda lihat pada lis pintu supir bagian atau pada buku owner’s manual kendaraan Anda,” ujar dia.

Kondisi fisik

Layak atau tidaknya kondisi ban sebenarnya dapat diketahui dengan pengamatan visual sederhana tanpa memerlukan bantuan alat khusus.

Pertama, periksa kondisi keausan atau kedalaman tapak ban kendaraan itu sendiri.

Menurut dia, tapak ban yang aus dapat berakibat pada berkurangnya kemampuan pengendalian kendaraan, meningkatnya risiko “aquaplaning” saat hujan, serta memperpanjang jarak pengereman kendaraan.

Perlu diingat juga, fungsi rem adalah menghentikan roda kendaraan, bukan menghentikan kendaraan itu sendiri. Jika tapak ban sudah aus, kendaraan bisa saja tetap tergelincir meski roda sudah terkunci dalam kondisi pengereman hard braking.

“Untuk mudahnya, tingkat keausan ban dapat diketahui dengan melihat tire wear indicator (TWI) yang berada pada dinding samping (sidewall) ban. Jika tapak ban sudah sejajar dengan garis-garis TWI, artinya kedalaman tapak yang tersisa sudah kurang dari batas aman, yakni 1.6mm, dan sudah memerlukan penggantian ban,” jelas dia.

Barang bawaan
Seperti halnya mobil, ban juga memiliki nilai daya angkut maksimum. Daya angkut maksimum menggambarkan beban maksimum yang dapat ditanggung oleh masing-masing ban dan terdapat pada dinding samping (sidewall) ban.

Mematuhi batasan ini penting karena beban yang berlebihan akan berdampak buruk pada ban serta pengendalian kendaraan.

Kendaraan yang overload dapat menyebabkan pengendalian menjadi tidak responsif, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta mempercepat keausan pada ban.

Tindakan darurat
Jika selama perjalanan mudik mengalami kejadian yang kurang menyenangkan, seperti ban bocor atau sobek, para pengendara haus menghadapi kondisi tersebut dengan tenang dan tidak panik apalagi sampai menginjak rem secara tiba-tiba.

Dalam kondisi ini, pengendara harus mengusahakan posisi stir yang lurus dan biarkan kendaraan melambat secara alami dengan bantuan engine braking. Setelah kendaraan melambat, perlahan arahkan kendaraan ke tempat aman seperti bahu jalan, berhenti, nyalakan lampu hazard serta pasang segi tiga pengaman.

“Jika kendaraan Anda menggunakan ban serep tipe temporary yang biasanya berukuran lebih kecil, perhatikan kecepatan serta jarak tempuh maksimum yang tertera pada ban cadangan tersebut,” ungkap dia.

Ketika menemukan toko ban terpercaya, pastikan ban baru tersebut sesuai dengan yang ban lain yang terpasang pada mobil pemilik (termasuk ukuran ban, jenis, indeks beban dan simbol kecepatan).

Kementerian Perhubungan memprediksi bahwa puncak mudik akan terjadi pada H-2 atau Senin (8/4) sebanyak 26,2 juta orang (13,7 persen), lalu H-4 pada Sabtu (6/4) sebanyak 23,2 juta orang (11,98 persen) serta H-3 atau Minggu (7/4) sebanyak 23,1 juta orang (11,94 persen).

Kondisi ini juga perlu menjadi pertimbangan para pemudik, agar perjalanan menjadi lebih menyenangkan dan juga memberikan kesan yang nyaman selama berkendara ke kampung halaman. (bro)

Tags: banmudikPraktisi

Berita Terkait.

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan
Gaya Hidup

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:04
Seltros
Gaya Hidup

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:07
kim
Gaya Hidup

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:40
martin
Gaya Hidup

CORTIS Tuai Kritik Usai Siaran Langsung, Komentar Martin Soal Fan Chant Picu Perdebatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:20
shin
Gaya Hidup

Unggahan Sutradara Video Musik NewJeans Soal Comeback Tuai Pro-Kontra, Warganet Berdebat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30
Cahaya-Hati
Gaya Hidup

Raisa dan Eross Candra Kolaborasi di Lagu “Cahaya Hati”, iForte Angkat Pesan Ketangguhan dan Harapan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2881 shares
    Share 1152 Tweet 720
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.