• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Lakukan Pembatasan Visa Baru untuk Pejabat Suriah yang Melanggar HAM

Redaksi Editor Redaksi
Sabtu, 30 Maret 2024 - 20:03
in Internasional
Passpor

Ilustrasi - Visa dan Passport. (ANTARA/Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Amerika Serikat melakukan pembatasan visa baru bagi para pejabat dan mantan pejabat Suriah serta individu lain yang dituduh terlibat dalam penindasan terhadap warga Suriah melalui kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller mengatakan, Menteri Luar Negeri Antony Blinken sudah memberlakukan pembatasan visa kepada 10 pejabat Pemerintah Suriah dan anggota keluarga dekat mereka karena terlibat dalam pelanggaran HAM serius.

BacaJuga:

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

“Kami tak akan menormalisasi hubungan dengan rezim Assad jika tidak ada kemajuan otentik menuju solusi politik jangka panjang yang sejalan dengan UNSCR 2254,” kata Miller seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu (30/3/2024).

Miller menambahkan pembatasan baru tersebut melengkapi pembatasan visa yang telah diumumkan sebelumnya yang menargetkan 11 pejabat rezim Suriah dan keluarga dekat pada Desember 2023. Ia menegaskan bahwa AS akan terus mengupayakan dan menerapkan pembatasan visa.

“Kami menegaskan kembali dukungan kami yang tak tergoyahkan untuk rakyat Suriah, termasuk tuntutan damai mereka atas kebebasan dan martabat,” ucapnya.

Tahun ini menandai peringatan 13 tahun pemberontakan rakyat pada 15 Maret 2011 yang dimulai ketika sekelompok siswa sekolah dasar di kota Daraa, Suriah, menuliskan slogan-slogan anti-Bashar al-Assad di dinding sekolah.

Perang saudara yang terjadi kemudian merenggut nyawa ratusan ribu warga sipil. Para pejabat PBB telah mendokumentasikan kejahatan perang termasuk penggunaan senjata kimia, kelaparan, deportasi, blokade, penangkapan sewenang-wenang, dan penyiksaan.

Menurut Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR), lebih dari 14 juta warga Suriah terpaksa meninggalkan rumah, sementara 7,2 juta orang masih menjadi pengungsi internal di negara tersebut.

Padahal sebelum 2011, Suriah memiliki populasi sekitar 22-23 juta jiwa. Turki menampung sekitar 3,7 juta orang, lebih banyak dibandingkan negara lain mana pun di dunia. (wib)

Tags: Amerika SerikatPejabat SuriahPelanggaran HAMPembatasan Visa

Berita Terkait.

Jemaah-Haji
Internasional

Setengah Jalan Pulang, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Tinggalkan Madinah

Rabu, 17 Juni 2026 - 05:33
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05
Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital
Internasional

Pakistan Bocorkan Sinyal Damai AS-Iran: Tinggal Teken Secara Digital

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:31
Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur
Internasional

Korban Tewas Gempa M 7,8 di Filipina Naik Jadi 61 Orang, Puluhan Orang Masih Hilang dan Ribuan Rumah Hancur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:01

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7116 shares
    Share 2846 Tweet 1779
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1089 shares
    Share 436 Tweet 272
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.