• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tandai Awal Ramadan, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Dlugdag

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 12 Maret 2024 - 06:06
in Nusantara
dlugdag

Sejumlah patih dan abdi dalem Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat melaksanakan tradisi "Dlugdag" untuk menyambut Ramadhan di Cirebon, Senin (11/3/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, menggelar tradisi tabuh bedug atau “Dlugdag” untuk menandai awal puasa Ramadan 1445 Hijriah di daerah itu.

“Ini merupakan tradisi dalam menyambut bulan suci Ramadan 2024, berdasarkan tadi malam hasil sidang isbat. Kementerian Agama RI menentukan besok (12/3) kita sudah berpuasa,” kata Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat seperti dikutip Antara, Senin (11/3/2024).

BacaJuga:

Kado HUT Ke-81 RI Bagi Masyarakat Banten, Gubernur Andra Soni Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Trenggono Upacara HUT RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Ia menjelaskan dalam tradisi ini, para patih hingga abdi dalem berkumpul di area Langgar Keraton Kasepuhan untuk menabuh bedug berusia ratusan tahun bernama Samogiri.

Setelah itu, kata dia, secara bergantian mereka menabuh bedug peninggalan Sunan Gunung Jati itu dengan beragam bunyi.

Ia menjelaskan setiap lantunan suara sebagai bermakna bagi masyarakat yang menanti saat datang bulan puasa Ramadan.

Ia menyebut pada prinsipnya tradisi ini berfungsi sebagai tanda waktu shalat, pengingat datangnya bulan suci Ramadan, serta menjadi sarana untuk menyalurkan gembira dalam menjalankan ibadah puasa.

“Memang ada beberapa yang beda penentuannya. Tapi dalam perbedaan itu kita tetap melaksanakan ibadah puasa bersama-sama. Maknanya kita menyambut datangnya Ramadan dengan suka cita,” ujarnya.

Goemelar menyampaikan tradisi “Dlugdag” sudah berjalan sejak ratusan tahun lalu dan masih eksis hingga saat ini, karena Keraton Kasepuhan terus melestarikan kebiasaan tersebut.

Tradisi tersebut, kata dia, dilakukan juga oleh Sunan Gunung Jati pada masa lampau untuk menyebarkan agama Islam di Cirebon dan sekitarnya.

Pada masa lalu, katanya, Sunan Gunung Jati sering melakukan akulturasi budaya dengan menyelipkan ajaran-ajaran Islam pada kesenian daerah, salah satunya tradisi “Dlugdag”.

“Kita berharap masyarakat di Kota Cirebon bisa melakukan ibadah puasa dengan lancar dan bisa menjaga toleransi dengan pemeluk agama lainnya,” ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Cirebon Agus Sukmanjaya mengemukakan tradisi yang dilestarikan pihak keraton setempat itu, salah satu daya tarik untuk menggaet turis agar berkunjung ke kota tersebut.

Ia mengatakan pemanfaatan kekayaan budaya ini harus dikembangkan sebagai potensi pariwisata.

Pihaknya mencatat 61 cagar budaya, 42 objek diduga cagar budaya, dan 236 karya budaya di Kota Cirebon.

“Semua potensi ini harus dikembangkan sebagai local culture (budaya lokal) untuk daya tarik wisata Kota Cirebon,” kata dia. (wib)

Tags: Awal RamadancirebonKeraton Kasepuhan CirebonTradisi Dlugdag

Berita Terkait.

soni
Nusantara

Kado HUT Ke-81 RI Bagi Masyarakat Banten, Gubernur Andra Soni Berikan Diskon Pajak Kendaraan Bermotor

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:09
sakti
Nusantara

Trenggono Upacara HUT RI di Kampung Nelayan Merah Putih Sorue Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:07
Kapal-Polisi
Nusantara

BNPB Tancap Gas Distribusi Logistik, Pesawat hingga Kapal Dikerahkan ke Daerah Terisolasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:13
Gempa-NTT
Nusantara

HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Gempa Bumi Dangkal Magnitudo 5,8 Kembali Hantam Wilayah NTT

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:40
spbu
Nusantara

Hadapi Dampak Gempa dan Longsor, Pertamina Patra Niaga Pastikan BBM-LPG Tetap Tersalurkan

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:20
djohan
Nusantara

Sejumlah Daerah Kini Mulai Bergolak, Disintegrasi Bangsa Mengancam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • antam

    Harga Emas Pekan Depan Bakal Berayun, Selisih Proyeksi Capai Rp300 Ribu

    2551 shares
    Share 1020 Tweet 638
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3843 shares
    Share 1537 Tweet 961
  • Restrukturisasi Subholding Upstream, SP PDSI Minta PDSI Diperkuat Jadi National Drilling Champion

    873 shares
    Share 349 Tweet 218
  • METOO Dorong Kesadaran Kesehatan Mulut Lewat Inovasi Perfume Toothpaste

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • FBR Kutuk Newport terkait Tantangan Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

    778 shares
    Share 311 Tweet 195
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.