• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kasus Bunuh Diri di Penjaringan, Pakar: Lemahnya Ketahanan Psikologis

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 10 Maret 2024 - 15:45
in Nasional
garis polisi

Ilustrasi bunuh diri. Foto: dokumen INDOPOS.CO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kesehatan Mental (Puskestal) Indonesia Syukri Pulungan mengatakan, kasus bunuh diri yang terjadi dipicu oleh lemahnya ketahanan psikologis. “Ketahanan psikologis sangat dipengaruhi oleh konsep diri, pendidikan dalam keluarga, dukungan dari orang dekat, teman, dan lingkungan (support social),” ujar Syukri di Jakarta, Minggu (10/3/2024).

Menurut dia, faktor prediktor kasus bunuh diri disebabkan tiga hal yakni biologis, psikologis, dan sosial (bipsikososial). Ketiga hal tersebut saling terkait satu dengan lainnya.

BacaJuga:

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

“Pada aspek biologis faktor genetik dapat memengaruhi pola pikir seseorang, riwayat penyakit atau percobaan bunuh diri. Faktor psikologis berbentuk depresi dan ketahanan psikologis yang rendah, serta faktor sosial dapat berbentuk kondisi sosial sekitar seperti budaya, keyakinan, kondisi lingkungan,” jelasnya.

Namun, lanjut dia, kasus bunuh diri kerap dipicu oleh depresi yang dialami pelaku yang disebabkan persoalan ekonomi, sakit yang berkepanjangan, hubungan percintaan dan lain-lain. Selain itu tatanan sosial, nilai-nilai dan norma-norma dalam masyarakat juga semakin lemah turut menjadi penyebab bunuh diri.

Sebelumnya, kasus bunuh diri sekeluarga di Penjaringan, Jakarta Utara menimbulkan keprihatinan publik. Secara umum, peristiwa bunuh diri dipicu oleh lemahnya ketahanan psikologis.

Empat orang dinyatakan meninggal setelah melakukan aksi bunuh diri dengan meloncat dari lantai 21 di sebuah apartemen di wilayah Jakarta Utara, Sabtu (9/3/2024). Pelaku bunuh diri diketahui merupakan satu anggota keluarga. (nas)

Tags: Kasus Bunuh DiriKetahanan PsikologispakarPenjaringan

Berita Terkait.

Rooftop Wellness dengan City View di Jakarta! Morrissey Hotel Hadirkan Mat Pilates & Cooking Class Serta Cek Kesehatan Mata Gratis
Nasional

Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

Senin, 27 April 2026 - 21:30
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih, Ada Jumhur Hidayat hingga Dudung
Nasional

DPR Sebut Kekerasan di Daycare Yogyakarta Bukti Lemahnya Pengawasan Negara

Senin, 27 April 2026 - 19:41
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata
Nasional

Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan Jadi Nyata

Senin, 27 April 2026 - 18:04
Kolaborasi BPDP dan AKPY-STIPER Tingkatkan Daya Saing UMKM Sawit
Nasional

Dorong Daya Saing, Petani Sawit Harus Masuk Ekosistem Industri

Senin, 27 April 2026 - 17:15
Lebaran-Jawara
Nasional

Melalui Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa, Ratusan Pesilat Hadiri Lebaran Jawara Perkuat Budaya dan Jatidiri Bangsa

Senin, 27 April 2026 - 15:05
Rupiah
Nasional

Regulasi Pembatasan Uang Tunai saat Pemilu Digagas, Pengamat Pertanyakan Implementasinya

Senin, 27 April 2026 - 14:44

BERITA POPULER

  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2019 shares
    Share 808 Tweet 505
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    931 shares
    Share 372 Tweet 233
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    798 shares
    Share 319 Tweet 200
  • Begini Penampakan Gerbong Perempuan KRL Usai Ditabrak KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur

    742 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Gempa Bumi Dangkal Guncang Semarang Pagi Ini, Begini Catatan BMKG

    731 shares
    Share 292 Tweet 183
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.