• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pengamat Sebut Polemik KJMU dan KJP Plus Trik Politik Pj Gubernur Heru

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 7 Maret 2024 - 22:48
in Megapolitan
KJMU dan KJP Plus. (Diskominfotik)

KJMU dan KJP Plus. (Diskominfotik)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uhcok Sky Khadafi, menyoroti kontroversi terkait pemangkasan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), yang kemudian diumumkan dibuka kembali oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Dibuka kembali KJMU itu hanya trik politik Pj Gubernur Heru saja,” katanya kepada INDOPOSCO.ID pada Kamis (7/3/2024).

BacaJuga:

Polisi Monitor Kasus Pelecehan Verbal di FH UI Meski Belum Ada Laporan

Diduga Akibat Kompor, 20 Rumah di Asrama Polri Ciledug Terbakar

Warga Rawa Buaya Keluhkan Air Keruh Menahun, PAM Jaya Beri Penjelasan Berbeda

Menurutnya, pemangkasan KJMU bagi penerima manfaat berpotensi menimbulkan risiko putusnya pendidikan tingkat tinggi bagi mahasiswa.

“Jangan sampai anak muda di Jakarta itu putus pendidikannya,” ujarnya.

Dia mengimbau Heru Budi agar tidak mengambil kebijakan yang merugikan hak-hak masyarakat kecil. Menurutnya, pencabutan KJMU ini dapat meningkatkan kesenjangan akses pendidikan di Jakarta.

“Situasinya sudah sangat tidak terkendali. Pertama-tama, ini adalah hak mereka untuk menerima, dan mereka memang tidak mampu secara finansial. Kedua, dengan pemutusan ini di tengah jalan, bagaimana mereka akan melanjutkan pendidikan tinggi? Bagaimana dengan biayanya? Apakah tidak dipertimbangkan hingga pada aspek tersebut? Kebijakan semacam ini sebaiknya tidak diambil sembarangan, karena dapat dianggap sebagai tindakan yang tidak adil,” tandasnya.

“Saya menduga bahwa kontroversi ini mungkin merupakan strategi dari Pak Heru untuk memperkuat posisinya dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub), kan kemarin dibuka kembali KJMU dan KJP nya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Komisi E DPRD DKI, Iman Satria menegaskan Komisi E akan meminta penjelasan dari Dinas Pendidikan (Disdik) DKI pada hari Kamis, 14 Maret 2024 mendatang, guna membahas isu seputar Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

“Tujuannya adalah mencari solusi bagi penerima manfaat yang belum mendapatkan program tersebut,” ujarnya kepada wartawan.

Iman, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut, komisi akan mengkaji anggaran sektor pendidikan untuk tahun 2024, yang dinilai signifikan mengalami pemangkasan.

“Anggaran saat ini hanya sebesar Rp180 miliar, sementara pada tahun sebelumnya mencapai Rp360 miliar. Hal ini menunjukkan penurunan sekitar 45 persen dari anggaran 2023, baik untuk KJMU maupun KJP Plus,” pungkasnya. (fer)

Tags: Heru Budi HartonoKJMUKJP PluPj Gubernur DKI Jakarta

Berita Terkait.

Polisi Monitor Kasus Pelecehan Verbal di FH UI Meski Belum Ada Laporan
Megapolitan

Polisi Monitor Kasus Pelecehan Verbal di FH UI Meski Belum Ada Laporan

Jumat, 17 April 2026 - 09:07
api
Megapolitan

Diduga Akibat Kompor, 20 Rumah di Asrama Polri Ciledug Terbakar

Jumat, 17 April 2026 - 00:30
Air
Megapolitan

Warga Rawa Buaya Keluhkan Air Keruh Menahun, PAM Jaya Beri Penjelasan Berbeda

Kamis, 16 April 2026 - 12:21
hujan
Megapolitan

Peringatan Dini BMKG, Hujan Berpotensi Mengguyur Jakarta Sore dan Malam Hari

Kamis, 16 April 2026 - 08:17
Pramono
Megapolitan

Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

Rabu, 15 April 2026 - 21:01
Polisi
Megapolitan

Tawuran demi Eksistensi di Tamansari, Tiga Pemuda Diringkus Polisi

Rabu, 15 April 2026 - 20:30

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.