• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

China Akui Pertumbuhan Industri pada 2023 Tak Sesuai Target

Redaksi Editor Redaksi
Rabu, 6 Maret 2024 - 02:22
in Internasional
china

Perdana Menteri China Li Qiang menyampaikan laporan kerja pemerintah periode 2023 dan target kinerja periode 2024 dalam pembukaan Sidang Kongres Rakyat Nasional China (NPC) di Balai Agung Rakyat, Beijing, China pada Selasa (5/3/2024). (ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah China mengakui pertumbuhan industri dalam negerinya tidak sesuai dengan target yang diharapkan pada 2023.

“Pertumbuhan industri tidak mencapai target yang diharapkan karena pemulihan beberapa industri gagal memenuhi proyeksi sebagai dampak dari melambatnya pertumbuhan ekspor, penurunan penjualan di pasar properti, kelebihan kapasitas di beberapa sektor dan faktor lainnya,” demikian disebutkan dalam Laporan Implementasi Rencana Pembangunan Ekonomi dan Sosial 2023 dan Draf Rencana Pembangunan Ekonomi dan Sosial 2024.

BacaJuga:

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Laporan dari Komisi Nasional untuk Pembangunan dan Reformasi China itu dirilis saat Sidang Kongres Rakyat Nasional China (NPC) ke-14 di Balai Agung Rakyat, Beijing, China dan dikutip Antara, Selasa (5/3/2024).

“Dalam pemulihan akibat pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung selama tiga tahun, perekonomian sendiri menghadapi banyak kesulitan. Isu-isu seperti ketidakcukupan permintaan konsumsi dalam negeri; ketidakmampuan dan ketiadaan kemauan untuk mengkonsumsi lebih; masalah investasi sektor properti; sektor swasta yang kurang percaya diri dalam berinvestasi; serta tekanan dari pembatasan perdagangan internasional masih menyebabkan sekotr riil menghadapi berbagai kesulitan,” demikian disebutkan dalam dokumen itu.

Untuk mengatasi masalah tersebut, pemerintah China bertekad kapasitas inovasi industri dapat ditingkatkan; hambatan dalam teknologi di bidang-bidang utama dapat diatasi dan mengurangi investasi berlebihan terhadap perusahaan yang masih mengalami kesulitan produksi dan operasional.

“Risiko tersembunyi, seperti risiko utang dan keuangan masih menonjol di beberapa daerah dan memerlukan waktu untuk mengembangkan model baru di sektor properti,” tambahnya.

Pemerintah China mengakui ada tekanan untuk menjaga kestabilan lapangan pekerjaan maupun permasalahan pengangguran di kalangan kelompok tertentu sehingga tingkat pendapatan per kapita pun tidak berkembang.

Masalah lain adalah beberapa pemerintah provinsi tidak memiliki kemampuan untuk mencegah dan memitigasi bencana secara efektif.

“Ketika kita harus menghadapi kesulitan-kesulitan ini, kita juga harus menjaga kepercayaan diri yang teguh. Kita harus cekatan dalam menangkap peluang dari perubahan lanskap industri global dan memiliki prospek besar agar lebih memperluas kerja sama perdagangan dan investasi,” lanjutnya.

Pemerintah China pada 2024 pun menargetkan untuk merangsang konsumsi digital, konsumsi ramah lingkungan, dan konsumsi layanan kesehatan sekaligus menciptakan skenario konsumsi baru.

Pemerintah akan menerapkan inisiatif “AI+” berbasis kecerdasan buatan di sektor industri dan memulai inisiatif “Data X” sehingga meningkatkan nilai tambah data.

Pada 2024, anggaran investasi dari pemerintah pusat dialokasikan mencapai 700 miliar yuan (sekitar Rp1,53 triliun) atau meningkat 20 miliar yuan dibandingkan 2023 yang berasal dari tambahan obligasi pemerintah.

Pemerintah pusat disebut juga akan mengalokasikan 370,8 miliar yuan untuk ilmu pengetahuan dan teknologi, (meningkat 10 persen) dengan fokus pada penelitian dasar (98 miliar yuan) yang ditargetkan untuk membuat terobosan bidang teknologi inti di bidang-bidang industri utama utama. (wib)

Tags: Chinapertumbuhan industri

Berita Terkait.

Ketua DPD RI Dorong Koridor Ekonomi Sumatera Terintegrasi
Internasional

Tiba di New Delhi, Prabowo Siap Hadiri KTT ke-18 BRICS

Sabtu, 12 September 2026 - 11:21
Ada Kejutan di Bagasi Citilink, Penumpang Bisa Dapat Tas hingga Tiket Gratis
Internasional

Diplomasi Prabowo Makin Agresif, Indonesia Disebut Kian Diperhitungkan

Jumat, 4 September 2026 - 20:05
Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur
Internasional

Berseteru dengan Menhan Hegseth, Pentinggi Angkatan Darat AS Mundur

Selasa, 1 September 2026 - 11:17
tni
Internasional

Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Direkrut Rusia untuk Perang

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:57
Muktamar ke-35 NU Sepakati AHWA dan Larangan Rangkap Jabatan
Internasional

Demokrasi Hijau Mendunia, Indonesia Jadi Tuan Rumah ISC-3 2027

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:01
kamenri
Internasional

Iran Tegaskan Tidak Akan Tunduk pada Sanksi Ekonomi AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:30

OLAHRAGA

timnas
Olahraga

Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

Editor Folber Siallagan
Sabtu, 12 September 2026 - 21:08

INDOPOSCO.ID - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic melempar sindiran kepada Persija Jakarta setelah timnya ditekuk 1-2 oleh Macan Kemayoran pada...

SelengkapnyaDetails
persija

Sengit! Persija Bungkam Persib Lewat Gol Injury Time

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11
ketum

Persija vs Persib di GBK, Ketum Jakmania Imbau Suporter Jaga Ketertiban

Sabtu, 12 September 2026 - 15:23
parkit

Persija vs Persib di GBK, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Sabtu, 12 September 2026 - 15:19
Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Hadapi Persib di GBK, Shin Tae-yong Targetkan Kemenangan untuk Jakmania

Sabtu, 12 September 2026 - 11:37

BERITA POPULER

  • timnas

    Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1233 shares
    Share 493 Tweet 308
  • Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Ekspor Ilegal 10,4 kg Emas Batangan Senilai Rp26 Miliar

    933 shares
    Share 373 Tweet 233
  • Polisi Ungkap Motif Pengeroyokan Bambang Setiawan, Pelaku Ternyata Pekerja Serabutan

    696 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Gempa Susulan Berturut-turut Getarkan Bandung Pagi Ini, Kedalaman Hiposenter 2 Km

    675 shares
    Share 270 Tweet 169
  • Harison Mocodompis Pangkas Birokrasi Tanah, PPAT Tak Sanggup Diminta Mundur

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.