• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Pemerintahan Mendatang Diperkirakan Bentuk Koalisi Besar, Bisa Rusak Demokrasi?

Redaksi Editor Redaksi
Selasa, 27 Februari 2024 - 15:21
in Headline
Sidang kabinet paripurna dihadiri sejumlah menteri Pemerintahan Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Istana Negara, Jakarta. Foto: Instagram/@jokowi

Sidang kabinet paripurna dihadiri sejumlah menteri Pemerintahan Presiden Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Istana Negara, Jakarta. Foto: Instagram/@jokowi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sebagian partai politik telah menentukan sikap untuk menjadi bagian pemerintah, setelah masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berakhir pada Oktober 2024. Muncul kekhawatiran rusaknya demokrasi, karena hilangnya pengawasan dari oposisi. Mungkinkah demikian?

Menurut pengamat politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta) Syarif Hidayatullah Jakarta A Bakir Ihsan, jumlah partai politik yang bergabung dengan pemerintah maupun berada di luar pemerintahan tak akan mengganggu alam demokrasi. Paling penting seluruh kader parpol berintegritas.

BacaJuga:

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

PBB Serukan Gencatan Senjata Solid dan Kelanjutan Dialog AS-Iran

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik Dunia yang Kian Bergejolak

“Kualitas demokrasi tidak ditentukan oleh jumlah parpol di pemerintahan atau di luar pemerintahan, tapi lebih pada konsistensi partai politik dalam melahirkan kader-kadernya di legislatif yang berkompeten dan berintegritas,” kata Bakir melalui gawai, Jakarta, Selasa (27/2/2024).

Melalui sejumlah kader yang memiliki kapabel, maka dapat dipercaya memperjuangkan aspirasi masyarakat dan melahirkan perundang-undangan yang pro rakyat.

“(Kader integritas) sehingga berjuang untuk kepentingan rakyat. Ancaman demokrasi adalah oligarki,” ujar Bakir.

Hampir seluruh partai politik yang berada di parlemen merapat ke pemerintah. Partai Demokrat menjadi penumpang terakhir pemerintahan Jokowi. Maka hanya menyisakan satu parpol menjadi oposisi ialah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Di sisi lain, PDIP punya pengalaman menjadi oposisi atau berada di luar kabinet, yaitu 2 periode saat pemerintahan Presiden ke-6 Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pun PKS punya pengalaman hal yang sama, yaitu saat pemerintahan Presiden Jokowi.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan, kesiapannya menjadi oposisi dalam pemerintah di periode mendatang. Hal tersebut disampaikan menyusul hasil hitung cepat atau quick count menunjukan keunggulan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.

“Ketika PDI Perjuangan berada di luar pemerintahan tahun 2004 dan 2009, kami banyak diapresiasi karena peran serta meningkatkan kualitas demokrasi,” ucap Hasto secara terpisah dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (15/2/2024).

Sikap menjadi oposisi disambut koalisi perubahan pengusung capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar yaitu, PKB, NasDem dan PKS. Meski PKB dan NasDem belum punya catatan pernah koalisi. (dan)

Tags: demokrasiKoalisi Besarpartai politikPilpres 2024Prabowo - Gibran

Berita Terkait.

Pabrik-Narkoba
Headline

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Semarang, Oknum Bharaka Terlibat

Selasa, 14 April 2026 - 16:26
geuterrses
Headline

PBB Serukan Gencatan Senjata Solid dan Kelanjutan Dialog AS-Iran

Selasa, 14 April 2026 - 12:02
wo
Headline

Prabowo Bertemu Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik Dunia yang Kian Bergejolak

Selasa, 14 April 2026 - 08:33
Prabowo
Headline

Prabowo Tiba di Moskow, Siap Bertemu Putin Lagi

Senin, 13 April 2026 - 15:17
Uang
Headline

Pemerintah Amankan Kawasan Hutan dan Terima Penyelamatan Keuangan Negara Rp11,4 Triliun

Minggu, 12 April 2026 - 13:46
bupati
Headline

Kasus Pemerasan, KPK Juga Tangkap Adik Bupati Tulungagung

Sabtu, 11 April 2026 - 20:44

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2510 shares
    Share 1004 Tweet 628
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    893 shares
    Share 357 Tweet 223
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    844 shares
    Share 338 Tweet 211
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    762 shares
    Share 305 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.