• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Kritik SBY lewat Buku Merah Tak Ada Artinya usai AHY Masuk Kabinet

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 24 Februari 2024 - 09:01
in Headline
Buku karya SBY berjudul: "Pilpres 2024 dan Cawe-Cawe Presiden Jokowi" kembali diungkit dan viral di media sosial. Foto: Dokumen Media Sosial

Buku karya SBY berjudul: "Pilpres 2024 dan Cawe-Cawe Presiden Jokowi" kembali diungkit dan viral di media sosial. Foto: Dokumen Media Sosial

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pengamat politik Muslim Arbi menilai, buku ‘Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi’ karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjadi perbincangan di media soial tidak selaras dengan kenyataanya. Sebab, cukup mudah menerima ajakan gabung kabinet.

Mengingat dilantiknya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai menteri Joko Widodo di sisa masa jabatannya, tentu sudah mendapatkan persetujuan dari SBY.

BacaJuga:

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi 3 Prajurit UNIFIL di Soetta

3 Prajurit TNI Kembali Terluka di Lebanon, 2 Terluka Parah

Selamat Hari Raya Paskah 2026, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

“Lalu kritik SBY soal cawe-cawe di buku itu apa maknanya? Kalau akhirnya SBY restui anaknya AHY sebagai menteri Joko Widodo. Kan ngga sejalan dengan buku yang ditulis itu,” kata Muslim melalui gawai di Jakarta, Sabtu (24/2/2024).

Jika dengan mudahnya SBY menerima lamaran Joko Widodo masukkan anaknya di Kabinet Indonesia Maju, sedangkan dia sendiri kritik soal cawe-cawe. Itu artinya tidak jauh berbeda.

“Berarti SBY cawe-cawe juga dong,” nilainya.

“Wong kritik Cawe-Cawe lalu kemudian diberi jabatan menteri. Kan sama saja kritik dan tidak ada artinya. Bukan?,” tambahnya.

Muslim mempertanyakan, kritik soal cawe-cawe di buku itu sengaja hanya sebagai gertakan saja biar Demokrat dan SBY diterima Joko Widodo? Tentu itiu harus dijawab dengan lugas.

“Kalau demikian adanya. SBY hanya kejar jabatan untuk demokrat dan anaknya. Bukan untuk kepentingan Bangsa dan Negara yang di rusak oleh Joko Widodo akibat politik dinasti, nepotisme,” kritiknya.

Sikap SBY itu juga dapat dianggap mentolerir sikap Joko Widodo yang dianggap tidak beretika, tidak bermoral, langgar Konstitusi dan rusak demokrasi bukan?

“Akhirnya publik juga menilai SBY juga cawe-cawe juga untuk golkan anak nya supaya jadi mentri. SBY berjuang dan berpartai ternyata hanya agar anak nya jadi mentri saja,” nilainya.

Politikus Partai Demokrat Sartono Hutumo meminta, semua pihak dapat membaca dengan lengkap buku ‘Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi’ itu. Sehingga tidak terjadi salah persepsi.

“Jangan menilai buku dari sampulnya, kurang lebih begitu,” ucap Sartono secara terpisah melalui gawai, Jakarta, Kamis (22/2/2024).

Menurutnya, dari niat dan tujuan yang baik. Jika banyak yang mengait kepada Presiden Joko Widodo, itu semata-semata agar yang bersangkutan tidak melakukan kesalahan serius.

“Ingat kata-kata orang bijak “The President Can Do No Wrong”. Artinya “Presiden tidak boleh berbuat salah”,” terang Sartono.

“Bukan diartikan “seorang presiden tidak boleh disalahkan, dia selalu benar”. Bukan begitu artinya,” sambungnya. (dan)

Tags: AHYBuku SBYCawe-Cawe JokowidemokratPilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden JokowiSBY

Berita Terkait.

bowo
Headline

Prabowo Beri Penghormatan Terakhir bagi 3 Prajurit UNIFIL di Soetta

Sabtu, 4 April 2026 - 20:39
unifil
Headline

3 Prajurit TNI Kembali Terluka di Lebanon, 2 Terluka Parah

Sabtu, 4 April 2026 - 18:39
Menag
Headline

Selamat Hari Raya Paskah 2026, Menag Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa

Sabtu, 4 April 2026 - 14:45
Pasukan
Headline

Kondisi Lebanon Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit UNIFIL Masuk Bunker

Sabtu, 4 April 2026 - 14:25
Jet-Tempur
Headline

Iran Ejek AS Usai Jet Tempur F-35 Jatuh di Wilayahnya

Sabtu, 4 April 2026 - 10:11
Rifat Sungkar Bagi Rahasia Hemat BBM di Tengah Fluktuasi Harga Energi
Headline

4 Pekerja Tewas Diduga Hirup Gas Beracun dari Tangki Air di Jagakarsa

Sabtu, 4 April 2026 - 06:54

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.