• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Belasan Tahanan Kabur, Kompolnas: Sistem Keamanan Lemah

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Jumat, 23 Februari 2024 - 15:42
in Nasional
Kompolnas-co

Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti. Foto: Dok Kompolnas/Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komisioner Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) Poengky Indarti menegaskan bahwa insiden yang melibatkan Rizki Amelia, yang menyelundupkan gergaji kepada suaminya, Syariffudin alias Komeng, menunjukkan adanya kelemahan dalam proses pemeriksaan terhadap pembesuk tahanan di Polsek Tanah Abang.

“Kejadian ini menggambarkan perlunya peningkatan pengawasan terhadap sistem keamanan di lingkungan penahanan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” katanya dalam keterangan Jumat (23/2/2024).

BacaJuga:

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Poengky merekomendasikan adanya evaluasi terhadap Polsek Tanah Abang setelah 16 tahanan berhasil melarikan diri.

“Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari kejadian tersebut,” ujarnya.

Poengky menekankan perlunya pemeriksaan menyeluruh terkait pelarian 16 tahanan ini, dengan fokus mengevaluasi apakah kejadian tersebut disebabkan oleh kelalaian atau kesengajaan.

Lebih lanjut, ia meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk memeriksa apakah Standar Operasional Prosedur (SOP) perawatan tahanan telah dijalankan dengan benar, termasuk keberadaan dan fungsi kamera pengawas CCTV, pencahayaan yang memadai, kondisi petugas jaga tahanan, serta kecukupan jumlah penjaga tahanan.

Poengky juga menyoroti perlunya investigasi terhadap dugaan keterlibatan anggota yang mungkin memberikan peluang bagi tahanan untuk melarikan diri, mengingat potensi bahaya terhadap masyarakat.

Sebagai informasi, Kepala Polisi Resort (Kapolres) Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengumumkan pihaknya menangkap delapan tahanan yang sebelumnya melarikan diri, antara lain Pinto Ramadhan Almazar, Rudiyanto, Syariffudin alias Komeng, Marco, Hafiz, Sandi, Yatno, dan Aprizal.

Istri tahanan Komeng, Rizki Amelia, juga diamankan atas keterlibatannya dalam pelarian tersebut.

Sementara itu, dua tahanan berhasil ditangkap pada hari yang sama setelah beberapa saat melarikan diri, dengan polisi berhasil menangkap mereka di lokasi dan waktu yang berbeda.

Dari delapan tersangka yang berhasil ditangkap, Komeng merupakan yang melarikan diri paling jauh, mencapai Pekalongan, Jawa Tengah.

Enam tersangka lainnya, yaitu Renal (26), Harizqullah Arrahman (23), Muhammad Aqdas (24), Hendro Mulyanto (36), Ferdinan (24), dan Welen Saputra (34), masih dalam pengejaran, dan Polres Jakarta Pusat telah menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap mereka. (fer)

Tags: KompolnasPenyelundupan GergajiPolsek Tanah Abangtahanan kabur

Berita Terkait.

bowo
Nasional

Prabowo Pastikan Mekanisme Penunjukan Kapolri Tetap Lewat Persetujuan DPR

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:11
ary
Nasional

Hardiknas 2026: Ary Ginanjar Raih Lencana Emas, Jatim Percepat Mesin Talenta

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:23
Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”
Nasional

Dokter Internship Meninggal Saat Bertugas, DPR Desak Audit: “Alarm Keras Sistem Kesehatan!”

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:31
Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!
Nasional

Dugaan Pelecehan Puluhan Santri di Pati, DPR Desak Hukuman Maksimal: Ini Kejahatan Serius!

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:55
Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan
Nasional

Tak Sekadar Populis, Program MBG Kunci Kualitas SDM Masa Depan

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:31
99 Persen Kader Internal Isi Kepengurusan Baru, Jazuli: PB Mathla’ul Anwar Siap Melesat Lebih Tinggi
Nasional

51 Jemaah Haji Ilegal Ditangkap di Soetta Selama April – Mei 2026

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:32

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3689 shares
    Share 1476 Tweet 922
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1296 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1045 shares
    Share 418 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.