• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Jaga Populasi, PHR-RSF Bantu BBKSDA Cegah Potensi Interaksi Negatif Gajah dengan Manusia

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 15 Februari 2024 - 13:17
in Ekonomi
Gajah Sumatera yang merupakan satwa endemik, menjadi fokus sasaran program tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan untuk membantu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dalam menjaga populasi dan habitatnya di alam. Foto: PHR

Gajah Sumatera yang merupakan satwa endemik, menjadi fokus sasaran program tanggung jawab sosial dan lingkungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan untuk membantu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dalam menjaga populasi dan habitatnya di alam. Foto: PHR

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) WK Rokan terus konsisten dalam membantu upaya konservasi gajah sumatra (elephas maximus sumatranus). Secara rutin PHR melalui Rimba Satwa Foundation (RFS) sebagai mitra pelaksana, membantu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) memonitor pergerakan gajah guna mengantisipasi serta meminimalisir potensi interaksi negatif antara gajah dan manusia, di kawasan kantung Balai Raja hingga Giam Siak Kecil, Provinsi Riau.

Upaya konservasi ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHR WK Rokan dalam bidang lingkungan. Hal ini juga merupakan salah satu ikhtiar PHR dalam melestarikan keanekaragaman hayati di Bumi Lancang Kuning, julukan untuk Provinsi Riau.

BacaJuga:

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Corporate Secretary PHR WK Rokan Rudi Ariffianto mengatakan, di dalam tugas utamanya menjaga ketahanan energi nasional, operasi PHR juga berupaya menciptakan peluang dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat dan lingkungan di mana PHR beroperasi.

Rudi menekankan, gajah adalah satwa endemik dengan jumlah populasi yang saat ini kian menipis. Upaya yang kami lakukan pada intinya menggugah dan mengajak partisipasi masyarakat untuk berbagi pola ruang terhadap satwa yang dilindungi.

“Sebagai warga korporat, kami memiliki obligasi moral agar satwa ini tetap lestari di habitat aslinya,” ujarnya, dalam keterangannya seperti dikutip, Kamis (15/2/2024).

Upaya pemantauan yang dilakukan PHR dan RSF dapat mengetahui pergerakan gajah secara realtime, melalui sabuk global positioning system atau GPS collar yang dikalungkan pada kelompok-kelompok gajah liar. Lima unit kalung GPS yang disediakan oleh PHR ini telah dipasangkan pada 5 ketua kelompok gajah.

Selain kalung GPS, PHR juga menyumbangkan 18 unit kamera pengintai (camera trap) yang diletakkan di berbagai lokasi strategis di habitat gajah.

Kalung GPS yang dipasangkan di leher gajah berfungsi untuk memonitor pergerakan kawanan gajah melalui satelit dan memberikan data lokasi keberadaan kelompok gajah. Dengan demikian potensi konflik gajah dan manusia dapat dimitigasi lebih dini. Sementara itu, kamera pengintai dipasang di sejumlah titik di kawasan perlintasan gajah guna memberikan informasi visual.

Manager of Education RSF, Solfarina menyampaikan strategi monitoring ini telah beberapa kali berhasil mencegah interaksi negatif gajah dengan manusia, termasuk dengan para pemburu liar.

“Kesempatan bertemu dengan masyarakat serta para pemburu juga kami gunakan untuk memberikan edukasi,” terangnya.

Sofrina menambahkan, berkoordinasi dengan BBKSDA dan PHR, tim RSF berkeliling kawasan baik secara terjadwal maupun random

Sejak 2011, Gajah Sumatera termasuk dalam daftar merah The International Union for Conservation of Nature (IUCN), dengan status kritis atau sangat terancam punah (critically endangered). Hal ini disebabkan karena populasi Gajah Sumatera yang menurun lebih dari 80 persen dalam waktu sekitar 75 tahun terakhir.

Penurunan populasi Gajah Sumatera terutama disebabkan oleh hilangnya habitat, degradasi hutan dan fragmentasi habitat serta perburuan. Berbagai program kolaboratif dilaksanakan PHR untuk menjaga kelestarian alam. Seperti program agroforestri atau wanatani.

Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, pemulihan fungsi hutan sebagai habitat satwa, dan pengurangan konflik antara gajah dan manusia di lanskap koridor Balai Raja-Giam Siak Kecil, Provinsi Riau.

Secara umum, program agroforestri diterapkan di lahan-lahan masyarakat yang kerap berkonflik dengan gajah. Masyarakat pemilik lahan yang berada di kawasan tinggal dan perlintasan gajah dilibatkan. dengan menanam berbagai jenis tanaman yang rendah gangguan dari gajah, namun bernilai ekonomi tinggi.

PHR dan RSF juga mengembangkan pembibitan pohon-pohon yang bernilai ekonomi tinggi namun rendah gangguan gajah, antara lain alpukat, durian, petai, jengkol, matoa, kopi dan kakao, serta jenis tanaman untuk pakan gajah, seperti rumput odot.

Pohon-pohon yang ditanam akan dipantau melalui aplikasi SMART (Spatial Monitoring and Reporting Tool) yang merupakan perangkat untuk merencanakan, mendokumentasikan, menganalisis, melaporkan dan mengelola data keanekaragaman hayati, patroli dan tindakan-tindakan intervensi manajemen di tingkat tapak. Penerapan aplikasi SMART ini dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan.

“Program agroforestri ini memiliki manfaat yang multidimensi. Selain mendukung pengurangan jejak karbon melalui penanaman pohon, program ini juga menjaga keanekaragaman hayati, memberdayakan ekonomi masyarakat, memperbesar ruang di mana gajah dapat diterima oleh masyarakat. Dengan demikian, ruang-ruang potensi konflik akan mengecil,” jelas Rudi.

Program agroforestri yang didukung PHR ini menjangkau 225 hektare area yang telah ditanami, yang berlokasi di enam dari 32 desa yang terbentang dalam kawasan jelajah gajah di hutan Giam Siak Kecil, Kabupaten Siak dan Balai Raja, Kabupaten Bengkalis. (srv)

Tags: pertamina hulu rokanPHR

Berita Terkait.

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco
Ekonomi

Teknologi Geosteering Bawa Hasil, PHR Temukan Tambahan 1.528 BOPD dari Reco

Jumat, 25 September 2026 - 07:48
Ada “Apartemen” dan Vila di Lapas Cibinong, DPR Desak Kementerian Imipas Bergerak
Ekonomi

LAKSMI 2026 Dorong Perempuan Pengusaha Mikro Tingkatkan Pendapatan dan Kemandirian

Jumat, 25 September 2026 - 00:22
Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat
Ekonomi

Menkop Dorong BKMT Dirikan Koperasi untuk Pembinaan Umat

Kamis, 24 September 2026 - 19:05
Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset
Ekonomi

Hunian Rakyat Dikebut, BPKP Tekankan Tata Kelola dan Ketepatan Pemanfaatan Aset

Kamis, 24 September 2026 - 18:45
Csr
Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pesisir Utara Jawa Hadapi Perubahan Iklim, PGN Grup Tanam Lebih dari 269 Ribu Mangrove

Kamis, 24 September 2026 - 18:30
Polda Banten Dampingi Penyerahan dan Pemakaman Jenazah Korban Kapal Aruphadatu 1
Ekonomi

Dorong 10 Juta Wirausaha, Pemerintah Andalkan Inkubator dan Kolaborasi Kampus

Kamis, 24 September 2026 - 18:05

OLAHRAGA

java
Olahraga

Java United Buka Suara soal Perselisihan dengan Shin Tae-yong, Singgung Pemicu Keributan

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 24 September 2026 - 11:21

INDOPOSCO.ID – Kemenangan Persija Jakarta atas Java United justru menyisakan persoalan di luar lapangan. Duel yang berakhir dengan skor 1-0...

SelengkapnyaDetails
ferdinan

Resmi Berseragam Persija, Marselino Ferdinan Bawa Ambisi Besar

Kamis, 24 September 2026 - 09:19
tpkk

Tri Tito Karnavian Dorong Olahraga Jadi Kebiasaan Keluarga Menuju Indonesia Emas 2045

Rabu, 23 September 2026 - 21:11
Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Ucapan “Pendatang” untuk Shin Tae-yong Berujung Laporan, Persija Serahkan ke Komdis PSSI

Rabu, 23 September 2026 - 12:45
5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

5 Pilar Macan Kemayoran Gabung Timnas di FIFA ASEAN Cup, Manajer Persija Titip Pesan

Rabu, 23 September 2026 - 09:46

BERITA POPULER

  • Dirut INDOPOSCO: Pentingnya Kompetensi Wartawan Hadapi Tantangan Era AI

    Kemendiktisaintek Siapkan Rp 2 Triliun Lebih untuk Dana Riset

    1027 shares
    Share 411 Tweet 257
  • Pasca-OTT KPK, Pegawai ATR/BPN Syok dan Buka Suara Soal ‘Struktur Bayangan’

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • Pelayanan Pertanahan di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Pascapenangkapan Kepala BPN

    874 shares
    Share 350 Tweet 219
  • Produksi 1.250 Ton per Hari, Pabrik RDF Bekasi Ditargetkan Beroperasi Januari 2027

    802 shares
    Share 321 Tweet 201
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.