• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Anies Buka Paparan Visi dan Misi Debat Capres Kelima dengan Bahasa Isyarat “Waktunya Perubahan”

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 5 Februari 2024 - 01:11
in Nasional
nissss

Capres Nomor Urut 01 Anies Baswedan di Debat Kelima Capres, Minggu (4/2/2024). Foto : tangkapan layar youtube

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Capres nomor 01, Anies Baswedan menggunakan bahasa isyarat yang mempunyai arti “waktunya perubahan”. Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 melakukan hal itu sebelum mengucapkan visi dan misi di awal Debat Capres kelima di Jakarta Convention Center, Minggu (4/2/2024).

Anies yang tampil memakai jas lengkap dengan dasi, kopiah, dan celana bahan berwarna hitam, langsung menunjuk jam yang dipakainya dengan menggunakan telunjuk tangan kanan sebelum tampak memutar kedua tangan.

BacaJuga:

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Belajar Makin Interaktif, Purbaya Ingin Papan Edukasi Digital Diperluas

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

Setelah itu, Anies baru memulai memaparkan visi dengan mengucapkan salam lebih dulu.

“Selamat malam ibu, bapak, saudara-saudara sebangsa setanah air yang saya cintai,” ujar Anies ketika membuka pernyataan.

Anies langsung membuka pernyataan terkait jargon perubahan yang selama ini menjadi perjuangan dirinya yang diusung tiga partai seperti Nasional Demokrat (NasDem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partwi Kebangkitan Bangsa (PKB).

Anies memaparkan persoalan utama bangsa ini adalah ketimpangan, ketidaksetaraan, dan ketidakadilan.

“Ketimpangan antara Jakarta dan luar Jakarta, Jawa luar Jawa, kaya dan miskin, desa dan kota, pendidikan umum dan agama,l, pendidikan kejuruan dan teknis,” katanya.

Hal itu semua kata dia adalah masalah teknis. Secara khusus dia menekankan akan frasa ketimpangan yang sedang terjadi yang membahayakan.

“Bahkan segelintir orang menguasai sebagian besar perekonomian Indonesia. Ketika republik ini didirikan, 60 orang anggota BPUPKI mereka adalah orang-orang terdidik, mereka adalah kaum privilege. Mereka mendirikan republik untuk semua bukan mendirikan republik untuk golongan yang ataupun keluarganya,” ujarnya.

Anies kembali menekankan situasi yang sedang terjadi jauh dari cita-cita pendiri republik ini.

Anies menjelaskan berangkat sebagai pengajar dan mendapat panggilan tugas di wilayah politik.
“Kami akan membawa gagasan pendiri republik untuk kembali mewarnai republik ini. Untuk bisa mengarahkan republik ke depan. Agar bisa kembali ke format awal,” kata Anies.

Dia menjelaskan masalah utama saat ini adalah sebagai contoh adalah 45 juta orang belum bekerja dengan layak. Dia juga menegaskan soal jaminan sosial di mana lebih dari 70 juta orang tidak mempunyai jaminan sosial.

“Bicara pendidikan jauh dari kota terpencil masa depan jadi suram. Kemampuan tinggi kesempatan tidak ada,” ujar dia.

Debat capres kali ini mempunyai tema Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi. (dil)

Tags: aniesDebatMahfud MD

Berita Terkait.

Wihaji
Nasional

Kemendukbangga Jalin Kerja Sama dengan Kementerian PKP Melalui Program Bedah Rumah untuk Keluarga Berisiko Stunting

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02
Purbaya
Nasional

Belajar Makin Interaktif, Purbaya Ingin Papan Edukasi Digital Diperluas

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:01
MOU
Nasional

ADUPI, IDCTA dan ESGIN Bangun Infrastruktur Digital Industri Daur Ulang

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:40
pratikno
Nasional

Peringatan Dini Saja Tak Cukup, BNPB Genjot Teknologi Kebencanaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:07
wamen
Nasional

Bertemu Prabowo, Wamen Perang AS Bahas Kemitraan Strategis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 06:06
karhutla
Nasional

Pemerintah Pusat Beri Lampu Hijau Pemda Sesuaikan Penanganan Karhutla

Rabu, 12 Agustus 2026 - 23:23

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1153 shares
    Share 461 Tweet 288
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    998 shares
    Share 399 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    969 shares
    Share 388 Tweet 242
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.