• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Tak Mampu Usut Kasus Korupsi, Kejari Lebak Digeruduk Massa

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 15 Desember 2023 - 14:47
in Nusantara
Aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak, Banten. (istimewa)

Aksi unjukrasa di depan kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Lebak, Banten. (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak digeruduk sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dari Kolaborasi Antar Lembaga (KRL) hal tersebut ditenggarai oleh, kekecewaan terhadap Kejari Lebak yang dinilai gagal dalam penanganan kasus dugaan korupsi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) yang dilaporkan sejak 30 April 2021 yang lalu, namun hingga saat ini belum juga ditangani.

Dalam Press Release yang diterima oleh awak media ada enam tuntutan yang disuarakan salahsatunya adalah, dugaan konspirasi dan penyalahgunaan wewenang, dimana disebutkan bahwa laporan dugaan kasus korupsi PNPM yang dilaporkan tidak ditangani dan malah terkesan dihentikan penanganannya.

BacaJuga:

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak

Bahu-Membahu Lindungi Warga dari Rokok Ilegal, Aduan Masyarakat Antar Bea Cukai Malang ke Toko Kelontong di Lowokwaru

Dalam video yang diterima oleh awak media, aksi tersebut hampir sempat memanas ketika Andi Muhammad Nur Indramahapvira Arief, S.H. Kasi Intelijen (Kastel) dengan nada tinggi membentak mengatakan “kasus ini sudah ditindaklanjuti sampai ke inspektorat jadi mau apalagi tidak usah berstatment yang aneh-aneh” Jelas Andi. Kamis (14/12/2023) kemarin.

Perkataannya pun langsung dijawab dengan tegas oleh Toni salahsatu koordinator aksi, ia mengatakan bahwa sudah 3 kali ganti Kastel dan 2 kali ganti Kajari namun tetap saja laporan terkait dugaan kasus korupsi program PNPM tersebut tidak jelas penanganannya.

“Kami Masyarakat punya hak, kami tidak mengkritik personal bapak, yang kami kritik kejaksaan jadi jangan kenceng-kenceng bapak ngomong. Sudah 3 kali ganti Kastel dari mulai Koharudin, Frans sampai bapak, kami percaya bapak bekerja tapi sejauh mana hal itu. Seharusnya secara administrasi, Serah Terima Jabatan (Sertijab) itu menyatakan sejauh mana perkembangan kasus, jangan sampai (penanganan kasusnya) dari kastel yang baru kembali lagi ke nol,” tegasnya

Selain menyuarakan pendapat di muka umum, sebagai bentuk kekecewaan terhadap Kejari Lebak, pihak KRL juga secara resmi mencabut laporan yang dilaporkan kepada Kejari Lebak pada 2021 lalu namun dinilai tak ada kemajuan terkait proses penanganannya.

Ditempat terpisah Mayasari Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsAppnya oleh wartawan menjawab bahwa, kasus tersebut sudah ditindaklanjuti dan sekarang lagi nunggu proses atau hasil dari Aparat Pengawasan Interen Pemerintah (Apip) dalam hal ini ialah Inspektorat.

“Inilah tujuan mereka Laporan mereka itu sejak kasi intel lama tahun 2021 Lalu. Ketika saya dan kasi intel yang baru masuk pada 2023, kami menemukan ada PR tunggakan lapdu ini, yang isinya rekomendasi ke APIP Sekarang diteruskan ke APIP dan masih berproses di APIP.

Lsm ini (Kolaborasi Antar Lembaga) sudah 3 kali audensi disini sudah kami beri penjelasan tapi, tetap tidak menerima. Sekarang lapdu dicabut dan tadi sudah dibuat BAP cabut lapdu,” ucap Kajari Lebak.

Disinggung terkait tindaklanjutnya terkait dugaan kasus korupsi ini. Mayasari mengaku belum tahu akan terus memproses atau menghentikan kasus tersebut.

“Belum tentu (tindaklanjuti atau berhenti) kami mesti laporkan kejadian ini ke Asintel dulu,” tandasnya. (yas)

Tags: Kasus KorupsiKejari Lebakunjuk rasa

Berita Terkait.

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar
Nusantara

Bea Cukai dan BAIS TNI Sita 19 Ribu Botol Miras Berpita Cukai Palsu di Bali, Nilainya Rp12,55 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:07
DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak
Nusantara

DPRD Banten Desak Kejati Usut Proyek Irigasi Rp280 Miliar di Lebak

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:45
Rokok
Nusantara

Bahu-Membahu Lindungi Warga dari Rokok Ilegal, Aduan Masyarakat Antar Bea Cukai Malang ke Toko Kelontong di Lowokwaru

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:02
Gabah
Nusantara

Tekan Risiko Gagal Panen, Inovasi Perlindungan Tanaman Padi Diperkenalkan di Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:15
Djaka
Nusantara

Gempur Gudang Haram di Bali: Bea Cukai dan BAIS TNI Dobrak Timbunan 19 Ribu Botol Miras Palsu Rp12,5 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:05
Rokok-Ilegal
Nusantara

Intelijen Tembus Jalur Gelap: Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman 1,4 Juta Rokok Ilegal di Kota Batu

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:34

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1433 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1167 shares
    Share 467 Tweet 292
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3005 shares
    Share 1202 Tweet 751
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Pasca-Bentrokan Berdarah di Menteng, 200 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan

    720 shares
    Share 288 Tweet 180
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.