• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Ternyata Ini Alasan Prabowo Ingin Berbakti kepada Negara, Simak Kisahnya di Sini

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 3 Desember 2023 - 14:43
in Politik
Calon Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Majelis UIama Indonesia (MUI) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (2/12/2023) malam. (Dok TKN Prabowo-Gibran)

Calon Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III Majelis UIama Indonesia (MUI) di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Sabtu (2/12/2023) malam. (Dok TKN Prabowo-Gibran)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID ⎼ Di hadapan para ulama, Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto bercerita mengenai proses bagaimana dirinya membuat buku. Menteri Pertahanan RI ini mengatakan jika dirinya terus belajar untuk membuat buku yang dapat menarik minat pembaca.

“Saya bikin buku, berapa buku saya buat. Saya bikin buku menurut saya buku itu bagus. Tapi nggak laku. Saya belajar lagi, bikin buku lagi. Tapi saya belajar sekarang, bikin buku jangan terlalu njelimet. Bikin buku harus banyak gambarnya,” ucap Prabowo saat menghadiri Musyawarah Kerja Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) ke-III di Jakarta, Sabtu (2/12/2023) malam.

BacaJuga:

RUU Pemilu Dikebut DPR, Bawaslu Ingatkan Pesan Bung Karno soal Pengawasan Demokrasi

Draf RUU Pemilu Segera Dibuka, DPR Siap Bahas Pekan Depan

Keharmonisan Intelektual Lintas Generasi Makin Erat, Ketua DPD RI: Ini Era Kebangkitan Melayu

Prabowo turut mengemukakan alasan dirinya yang ingin berbakti kepada negara. Ia paham apa yang sedang terjadi kepada bangsa Indonesia dan potensi ancaman yang akan dihadapi di kemudian hari. Untuk itu, jika rakyat memberinya mandat, dirinya akan segera bekerja untuk bangsa dan negara.

“Karena itu kita terus berjuang. Saya lihat masalahnya masih sama, ya. Masalahnya adalah kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Geindra ini pun mengenang saat dirinya disarankan mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk bertemu seorang ulama di Jawa Tengah (Jateng).

Ia mengungkapkan bahwa dirinya memang cukup dekat dengan Gus Dur, yang kala itu menjabat sebagai presiden. Bagi Prabowo, Gus Dur adalah sosok yang mampu melihat atau memprediksi jauh suatu hal ke depan.

“Dulu saya agak dekat sama Gus Dur. Mau percaya atau tidak, kadang-kadang beliau punya sesuatu, bisa melihat jauh ke depan,” ungkap Prabowo.

Prabowo yang saat itu masih muda diminta Gus Dur untuk bertemu dengan seorang kiai di Jawa Tengah. Kiai tersebut dianggap memiliki “kemampuan” istimewa.

“Beliau suruh saya ke Jawa Tengah, ketemu satu kiai yang beliau anggap agak punya kelebihan. “Prabowo, kau menghadap kiai itu,” ucap Prabowo yang menirukan perkataan Gus Dur.

Prabowo pun datang ke Jawa Tengah dan menghadap kiai tersebut. Ia lalu diminta untuk menjadi pengusaha dan tidak melanjutkan mimpi di dunia militer. Sontak Prabowo kaget dan lemas.

“Kiai itu mengatakan kepada saya, sudah mas Bowo nggak usah mikir lagi kembali ke tentara. Mas Bowo jadi pengusaha saja,” ujar Prabowo, disambut riuh tawa para ulama yang hadir.

“Lemas aku. Kecewa saya, masih menggebu-gebu kan, pingin gagah kembali (jadi tentara),” sambungnya.

Gus Dur yang mendengar hal tersebut dari Prabowo, malah setuju dan mengiyakan dirinya lebih baik menjadi seorang pengusaha.

“Habis itu saya kembali ketemu Gus Dur. Beliau sudah tahu, ‘Gimana Mas Bowo?’ Yah, katanya disuruh jadi pengusaha, Gus. ‘Ya sudah, kamu pengusaha saja,'” kisah Prabowo.

Akhirnya Prabowo merintis jalan menjadi pengusaha. Justru menurutnya, Tuhan memberikan kebaikan yang berlipat dengan rezeki berlebih.

“Mungkin itu yang menyelamatkan saya. Akhirnya saya jadi pengusaha. Tuhan memberikan kebaikan, rezeki yang baik dan halal. Saya bisa bantu banyak orang,” kata dia.

Prabowo kemudian mengumpulkan rezeki dari keuntungan yang didapatkan selama terjun menjadi pengusaha. Inilah yang menjadi modal dirinya masuk politik. Alasannya, meski sudah hidup lebih baik sebagai pengusaha, Prabowo tetap memikirkan bagaimana caranya tetap bisa mengabdi dan berbakti kepada negara.

“Dan begitu (modal yang terkumpul) agak lumayan, saya kembali lagi, waduh ini gimana saya bisa mengabdi dan berbakti pada negara. Oke, saya masuk politik. Di situlah saya mulai masuk politik,” ujar Prabowo.

Ia mengaku, langkah pertamanya terjun ke politik dimulai sekitar 20 tahun lalu atau pada 2003. Kendati demikian, ia mengatakan dirinya masih belajar berpolitik hingga detik ini.

“Kalau orang masuk kuliah belajar politik 4 tahun, tambah 2 tahun jadi S2, tambah 2-3 tahun jadi S3, 8-9 tahun jadi doktor. Saya belajar politik dari 2003-2004 sampai sekarang. Selama 20 tahun saya belajar politik dan masih belajar sampai hari ini,” demikian Prabowo dalam menutup pidatonya. (dil)

Tags: Gus DurkampanyeMasa KampanyeMukernas III MUIpilpresPrabowo Subiantoulama

Berita Terkait.

media
Politik

RUU Pemilu Dikebut DPR, Bawaslu Ingatkan Pesan Bung Karno soal Pengawasan Demokrasi

Jumat, 17 April 2026 - 05:55
khozin
Politik

Draf RUU Pemilu Segera Dibuka, DPR Siap Bahas Pekan Depan

Jumat, 17 April 2026 - 04:40
SBN
Politik

Keharmonisan Intelektual Lintas Generasi Makin Erat, Ketua DPD RI: Ini Era Kebangkitan Melayu

Senin, 13 April 2026 - 09:10
BRIN Nilai Komunikasi Istana Membaik, Dorong Bakom Lebih Aktif
Politik

BRIN Nilai Komunikasi Istana Membaik, Dorong Bakom Lebih Aktif

Minggu, 12 April 2026 - 23:11
Netty-Prasetiyani-Aher
Politik

Rencana Moratorium PMI ke Wilayah Konflik Timur Tengah, Begini Respons DPR RI

Kamis, 9 April 2026 - 21:33
Anies
Politik

Persimpangan Anies Menuju 2029: Bertahan Idealis atau Menyebrang Pragmatis?

Selasa, 7 April 2026 - 10:21

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2524 shares
    Share 1010 Tweet 631
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    905 shares
    Share 362 Tweet 226
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    846 shares
    Share 338 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.