• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Tuding Rusia Terus Abaikan Pengendalian Senjata Nuklir

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 8 November 2023 - 18:30
in Internasional
Ilustrasi - Perang dengan persenjataan nuklir. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Ilustrasi - Perang dengan persenjataan nuklir. ANTARA/Shutterstock/pri. (ANTARA/Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Penasihat keamanan nasional Gedung Putih pada Selasa (7/11) mengkritik Rusia atas penarikan resminya dari perjanjian besar yang membatasi penempatan senjata militer di Eropa.

“Sementara penarikan diri Rusia dari perjanjian CFE semakin menunjukkan ketidakpedulian Moskow terhadap pengendalian senjata, Amerika Serikat, Sekutu NATO kami, dan mitra kami yang bertanggung jawab tetap berkomitmen terhadap pengendalian senjata konvensional yang efektif sebagai elemen penting dari keamanan Euro-Atlantik,” kata Jake Sullivan dalam sebuah pernyataan.

BacaJuga:

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Pernyataan tersebut muncul setelah Moskow menarik diri dari Perjanjian Angkatan Bersenjata Konvensional di Eropa (Perjanjian CFE) dan menuduh NATO dan “kliennya” menunjukkan “ketidakmampuan untuk bernegosiasi,” sehingga “tidak mungkin” membuat perjanjian apa pun dengan mereka.

Kombinasi penarikan diri Rusia dari Perjanjian CFE serta berlanjutnya perang agresi besar-besaran terhadap Ukraina – salah satu negara pihak CFE – telah secara mendasar mengubah keadaan yang penting bagi persetujuan negara-negara pihak CFE untuk terikat pada perjanjian tersebut, dan secara radikal mengubah kewajiban yang berlaku berdasarkan perjanjian tersebut.

“Mengingat perubahan mendasar dalam situasi ini, Amerika Serikat akan menangguhkan pelaksanaan seluruh kewajiban Perjanjian CFE antara Amerika Serikat dengan negara lainnya, yang berlaku efektif per tanggal 7 Desember, sesuai dengan hak-hak kami berdasarkan hukum internasional,” kata Sullivan.

Dia mengatakan bahwa keputusan tersebut diikuti dengan konsultasi dan koordinasi yang erat dengan sekutu NATO.

“Seperti yang tercermin dalam pernyataan yang dikeluarkan di markas besar NATO, Sekutu NATO kami secara bulat sepakat bahwa situasi di mana Amerika Serikat dan Sekutu NATO kami terus dibatasi secara militer oleh Perjanjian CFE, sementara Rusia tidak, padahal angkatan bersenjatanya terbesar di Eropa serta terus secara aktif melakukan perang agresi terhadap Ukraina dengan menggunakan kekuatan yang ingin dibatasi oleh perjanjian, merupakan hal yang tidak dapat diterima,” katanya.

Penangguhan kewajiban CFE akan memperkuat kapasitas pencegahan dan pertahanan NATO dengan menghapus pembatasan yang mempengaruhi perencanaan, penempatan dan latihan, kata Sullivan.

“Kami akan terus melakukan langkah-langkah yang bertujuan untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan di Eropa dengan mengurangi risiko, mencegah kesalahan persepsi, menghindari konflik, dan membangun kepercayaan,” tambahnya.

CFE adalah perjanjian pengendalian senjata penting pasca-Perang Dingin yang ditandatangani pada 19 November 1990 di Paris, antara NATO dan Pakta Warsawa.

Perjanjian tersebut memberlakukan batasan pada lima kategori utama peralatan militer konvensional di Eropa — tank, kendaraan lapis baja, artileri, helikopter dan pesawat tempur — dan mengamanatkan penghancuran senjata berlebih.

Pada tahun 1999, perjanjian CFE terbaru dirancang dan disetujui di Istanbul, Turki, dengan mempertimbangkan realitas baru seperti pembubaran Pakta Warsawa dan perluasan NATO.

Karena negara-negara NATO tidak meratifikasi perjanjian tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin menangguhkan partisipasi Rusia dalam perjanjian tersebut pada 2007.

Pada bulan Mei, Putin menandatangani dekrit yang mengakhiri CFE, setelah hampir dua pekan anggota parlemen Rusia menyetujui penarikan Moskow dari perjanjian tersebut. (bro)

Tags: Amerika SerikatASRusiasenjata nuklir

Berita Terkait.

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan
Internasional

Darurat Lebanon, 1,4 Juta Penduduk Butuh Bantuan Kemanusiaan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:15
sayid
Internasional

Tudingan Jadi Alat Tawar Dibantah, Menlu Iran Semprot Presiden Lebanon

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:07
joseph
Internasional

Lebanon Terjepit Konflik, Presiden Aoun Tuding IRGC Jadikan Negaranya Alat Negosiasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:05
rudal
Internasional

Iran Luncurkan 7 Rudal ke Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:11
trump
Internasional

Trump ‘Semprot’ Netanyahu, Perintahkan Pasukan Israel Putar Balik dari Beirut

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:06
Nayeon TWICE Terlihat Kelelahan Saat Konser, Penggemar Soroti Kondisi Fisiknya
Internasional

Iran Siap Bantu LebanonĀ  Hadapi Agresi Israel

Senin, 1 Juni 2026 - 22:31

BERITA POPULER

  • Timnas-U19

    Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2216 shares
    Share 886 Tweet 554
  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1165 shares
    Share 466 Tweet 291
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1227 shares
    Share 491 Tweet 307
  • Malam Ini Indonesia vs Myanmar di Piala AFF U-19: Langkah Awal Pertahankan Mahkota

    954 shares
    Share 382 Tweet 239
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    950 shares
    Share 380 Tweet 238
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.