• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PPIPI Libatkan Tenaga Pendidikan Edukasi Masyarakat Soal Sawit

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Kamis, 2 November 2023 - 22:56
in Ekonomi
Ketua Umum Yayasan Pusat Pentaheliks Ilmuwan Pertanian Indonesia (PPIPI) Paristiyanti Nurwardani. (Kemendikbudristek untuk indopos.co.id)

Ketua Umum Yayasan Pusat Pentaheliks Ilmuwan Pertanian Indonesia (PPIPI) Paristiyanti Nurwardani. (Kemendikbudristek untuk indopos.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Yayasan Pusat Pentaheliks Ilmuwan Pertanian Indonesia (PPIPI) Paristiyanti Nurwardani mengatakan, kelapa sawit menjadi jenis komoditas pertanian yang memiliki daya saing yang tinggi. Dan telah memberikan kontribusi pada perekonomian nasional.

Data menunjukkan komoditas sawit telah memberikan kontribusi terhadap APBN senilai Rp 600 triliun, menyerap tenaga kerja antara 16 sampai 20 juta orang. Dan menyumbang penurunan subsidi pemerintah terhadap biodiesel senilai Rp164 triliun.

BacaJuga:

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Komoditas sawit juga, menurut dia, bukan sekadar bahan ekspor biasa, tetapi tulang punggung ekonomi Indonesia. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kontribusi dari kelapa sawit pada seluruh rantai distribusi mencapai 6 – 7 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

Produksi minyak kelapa sawit menurut data GAPKI 2022 mencapai 51,2 juta ton, yang sebagian besar ditujukan untuk ekspor sebesar 33,9 juta ton. Ada 10 sentra produksi sawit di Indonesia yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan, yaitu Aceh, Sumut, Riau, Sumbar, Jambi, Sumsel, Kalbar, Kalteng, Kaltim dan Kalsel

“Jadi sawit sebenarnya telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional Indonesia. Namun banyak Masyarakat yang belum mengetahuinya,” kata Paristiyanti dalam keterangan, Kamis (2/11/2023).

Hal itu terjadi, lanjut dia, karena kampanye negatif tentang sawit yang dilakukan oleh negara-negara asing. Beberapa serangan yang dilancarkan negara asing terhadap sawit di antaranya sawit Indonesia membahayakan lingkungan, menjadi sumber kolesterol hingga sawit Indonesia pemicu diabetes.

“Kampanye itu sudah menyusup ke lembaga pendidikan dengan isu bahwasanya sawit merusak lingkungan. Padahal justru sawit menyumbang oksigen yang sangat signifikan,” terangnya.

Ia menuturkan, Yayasan PPIPI berinisiatif melakukan edukasi fakta baik sawit. Tujuan kampanye tersebut membentuk sikap positif masyarakat Indonesia terhadap sawit melalui pendidikan berkelanjutan. “Kami mengajak semua pihak bergotong royong untuk mengedukasi bahwa sawit itu baik, sawit memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

“Jadi kampanye #SawitBaik akan kita mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi,” imbuhnya.

Ia menambahkan, peranan tenaga pendidik sangat penting dalam menanamkan sikap positif terhadap sawit sejak dini. Tenaga pendidik yang dimaksud terdiri dari guru, dosen, konselor, pamong belajar, widyaiswara, tutor hingga instruktur.

Di tempat yang sama, Komite Litbang BPDP-KS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) Prof Bustanul Arifin mengatakan, bahwa strategi membangun reputasi sawit Indonesia ada 6 yakni terkait kecermatan dalam keputusan kebijakan di dalam negeri.

Lalu, menurut dosen pascasarjana SB-IPB (Sekolah Bisnis Institut Pertanian Bogor) ini, karena adanya konsumsi biodiesel sawit Uni Eropa yang cenderung turun. Apabila jika gugatan Indonesia ke Uni Eropa tidak dikabulkan dalam sidang WTO.

“Strategi lainnya adalah pencarian pasar CPO baru di Asia Timur, Asia Tengah, pendampingan serta pemberdayaan petani untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit,” katanya.

Menurut dia, strategi yang lain adalah promosi kelapa sawit sebagai investasi masa depan, benchmark untuk membangun diplomasi “sawit baik”. Ini bisa dilakukan melalui benchmark kepada Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE CEPA).

“Kita harus menjaga ketahanan Industri sawit dengan melakukan berbagai program yang dapat memberikan sikap positip terhadap masayarakat melalui Pendidikan,” ujarnya.

“Jika hal ini tidak terlaksana dan membiarkan serbuan kampanye negatif dibiarkan, maka bukan tidak mungkin ekonomi Indonesia diambang kehancuran,” imbuhnya. (nas)

Tags: EdukasiPPIPIsawitTenaga Pendidikan

Berita Terkait.

phr
Ekonomi

PHR Buka Potensi Baru WK Rokan, Sumur Menggala South-21 Catat Produksi Menjanjikan

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:02
pln
Ekonomi

Transformasi Besar PLN IP Diakui, Beyond kWh Jadi Motor Pertumbuhan Baru

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:50
Man-City
Ekonomi

Gandeng PSG dan Manchester City, BYD Perkuat Strategi Ekspansi Global

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:00
jilbab
Ekonomi

Mukena dan Jilbab UMKM Binaan PGN Catat 59 Persen Penjualan di PAS Sky Shop Kolaborasi Pertamina-Pelita Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:17
Pramono
Ekonomi

Kuliner Betawi Makin Mendunia, Rengginang Bang Zai Siap Go Internasional

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:22
Seminar
Ekonomi

Wujudkan Ekosistem Pendidikan Masa Depan, Epson Indonesia Dorong Implementasi Smart Classroom di Sekolah Yogyakarta

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1413 shares
    Share 565 Tweet 353
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Spanyol vs Argentina: De la Fuente Tuntut Wasit Pimpin Final dengan Sangat Ketat

    1415 shares
    Share 566 Tweet 354
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2869 shares
    Share 1148 Tweet 717
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.