• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementan Dorong Penerapan Ketertelusuran Beras Secara Berkelanjutan

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Senin, 23 Oktober 2023 - 18:15
in Nasional
Plt-Menteri-Pertanian-co

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi dalam Bimbingan Teknis Propaktani Episode 1030 bertajuk “Keterlusuran dalam Beras Berkelanjutan untuk Kedaulatan Pangan”, Senin (23/10/2023). Foto/humas Kementan

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong penerapan ketertelusuran beras secara berkelanjutan guna menjamin ketersediaan beras dalam negeri.

Praktik ketertelusuran merupakan metode yang membantu serta menjamin produk beras aman dan berkualitas hingga sampai ke tingkat konsumen.

BacaJuga:

Mendagri Dorong IMT-GT Jadi Platform Konkret Perkuat Ekonomi Kawasan

Gandeng China, Kementerian PKP Genjot Pembangunan Rusun MBR di Perkotaan

Baznas Buka Jalan Pendidikan bagi 200 Mahasiswa Palestina, Rp22 Miliar Disiapkan

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menegaskan ketertelusuran dalam produk pangan terutama beras sangat penting. Kementan telah memulai penerapan ketertelusuran beras pada benih padi dari sumber APBN dengan penerapan barcode pada kemasan dan bisa dilacak oleh petani penerimanya.

“Ketertelusuran dalam produk pangan terutama beras harus segera dimulai. Selain benih padi, untuk benih jagung juga sudah tertera pada label kemasannya, yang bisa ditraceability,” demikian dikatakan Suwandi dalam Bimbingan Teknis Propaktani Episode 1030 bertajuk “Keterlusuran dalam Beras Berkelanjutan untuk Kedaulatan Pangan”, Senin (23/10/2023).

Suwandi menyebutkan untuk menjamin kualitas dan keamanan pangan dan kepercayaan konsumsi, dibangun sistem Ketelusuran beras. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi untuk meningkatkan produksi dalam negeri serta petunjuk Plt Menteri Pertanian, Arief Prasetyo Adi agar fokus peningkatan produksi padi, produktivitas dan kualitas hasil guna mensejahterakan petani.

“Sistem ketertelusuran beras ini dimulai dari produk beras khusus seperti beras organik, beras merah, beras hitam, beras rojolele, beras pandanwangi yang bisa diketahui kualitas dan keamanan pangan sesuai tercantum pada label kemasan,” terangnya.

Bersamaan, Ketua Umum Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI), Sutarto Alimoeso menjelaskan perlunya kolaborasi dan sinergi perberasan menuju sistem perberasan berkelanjutan guna tercapainya kedaulatan pangan.

Kolaborasi antara berbagai stakeholder (petani, pelaku bisnis hulu, onfarm, hilir, BUMN/BUMD dan pemerintah) dalam pembangunan perberasan ramah lingkungan dan berkelanjutan sangat diperlukan suatu komitmen yang kuat.

“Implementasinya dilakukan dengan melalui pendekatan kluster yang tersinergi secara tertutup,” sebut Sutarto.

Siti Jamilah dari Preferred by Nature mengatakan oraktik ketertelusuran membantu pelaku usaha mengelola risiko keamanan pangan, meningkatkan efisiensi rantai pasokan, dan membangun kepercayaan konsumen serta menjamin produk yang aman dan berkualitas untuk dikirim ke konsumen akhir.

Ada 4 tujuan utama dalam praktik keterlusuran yaitu untuk melacak kedepan guna melakukan penarikan produk (tracking) dan untuk melacak adanya semua rekaman selama proses pada waktu dilakukan pendeteksian terhadap masalah yang terjadi (investigasi).

“Dan untuk melacak kebelakang (pemasok) semua bahan baku untuk membuktikan kejelasan asal usul produk, serta meningkatkan nilai kepercayaan konsumen dengan transparansi keterlusuran,” ungkap Siti.

Sebagai informasi KSA BPS bahwa luas panen padi tahun 2023 diperkirakan 10,20 juta hektar dengan produksi 53,63 juta ton GKG atau setara 30,90 juta ton beras, sedangkan konsumsi 30,62 juta ton alias surplus 0,28 juta ton beras. (gin)

Tags: berasKementanpangan

Berita Terkait.

tito
Nasional

Mendagri Dorong IMT-GT Jadi Platform Konkret Perkuat Ekonomi Kawasan

Kamis, 10 September 2026 - 11:21
ara
Nasional

Gandeng China, Kementerian PKP Genjot Pembangunan Rusun MBR di Perkotaan

Kamis, 10 September 2026 - 11:01
Baznas
Nasional

Baznas Buka Jalan Pendidikan bagi 200 Mahasiswa Palestina, Rp22 Miliar Disiapkan

Kamis, 10 September 2026 - 08:45
ari
Nasional

62,5 Persen Lulusan UAG Sudah Bekerja, Talenta Halal dan Sekolah Rakyat Diperkuat

Kamis, 10 September 2026 - 08:30
ribka
Nasional

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Percepatan Pendataan Warga Terdampak Konflik di Jayawijaya dan Lanny Jaya

Rabu, 9 September 2026 - 22:42
bima
Nasional

Wamendagri Bima Arya: Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan Pembangunan

Rabu, 9 September 2026 - 22:22

OLAHRAGA

lc
Olahraga

Hasil Liga Champions: PSG-Barca Berpesta, Liverpool Bangkit di Anfield

Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 10 September 2026 - 10:50

INDOPOSCO.ID – Liga Champions 2026/2027 langsung menyajikan pesta gol dan drama pada matchday pertama fase liga. Paris Saint-Germain (PSG) dan...

SelengkapnyaDetails
bowo

Asian Games 2026: Selain Bonus Menggiurkan, Prabowo Janjikan Karier Atlet Berprestasi Dipacu

Kamis, 10 September 2026 - 10:30
persija

Persija Pastikan Jamu Persib di SUGBK Akhir Pekan Ini, Jakmania Auto Happy

Kamis, 10 September 2026 - 07:07
wo

Prabowo Siapkan Bonus Rp3 Miliar untuk Peraih Emas Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 06:06
bowo

Rela Bertanding saat Cedera Rusuk, Prabowo Minta Semangat Atlet Equestrian Dicontoh

Kamis, 10 September 2026 - 05:05

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.