• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Politik

Sorot Tajam Pengamat Respons Kaesang Jadi Ketum PSI

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 27 September 2023 - 12:50
in Politik
PSI-Kaesang-co

Kaesang Pangarep berpidato usai resmi jadi Ketum PSI. Foto: Instagram/@psi_id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Analis Sosial Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menyebut ada tiga hal penting di balik penunjukan Kaesang Pangarep menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pertama, menunjukan betapa tidak konsistenya seorang Kaesang.

Sebab 2 tahun lalu, dia bersuara lantang tidak mau terjun ke dunia politik, namun kini seperti pepatah menjilat ludahnya sendiri. Perilaku tersebut mirip dengan ayahnya, yang sering terlihat tidak konsisten.

BacaJuga:

DPD RI Minta Pelaku Pembunuhan Nakes di Tambrauw Menyerahkan Diri

Anggota DPR: Timwas Intelijen DPR Bisa Dalami Kasus Penyiraman

Rayakan Lebaran di Tengah Gejolak Global, Golkar Ajak Jaga Persatuan

“Ternyata diakuinya saat pidato, setelah dipiiih jadi Ketua Umum PSI bahwa ia akhirnya masuk dunia politik karena terinspirasi oleh ayahnya,” kata Ubedilah melalui gawai, Jakarta, Rabu (27/9/2023).

Kedua, menunjukan PSI adalah partai yang mengkhianati klaim dirinya sebagai partai kader. Kaderisasi PSI mengalami stagnasi justru disaat baru berusia muda.

“Itu juga berarti kaderisasi sirkulasi kekuasaan di elit PSI tidak berjalan,” nilainya.

Proses begitu cepatnya Kaesang menjadi anggota, lalu menjadi Ketua Umum PSI bisa dimaknai telah mengabaikan AD/ART. Sebab dalam ART PSI pasal 18 disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Pusat adalah seseorang telah menjadi kader paripurna.

Di dalam AD PSI pasal 13 disebutkan bahwa Kader Paripurna adalah anggota yang telah mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan Pimpinan Pusat.

“Nah apakah Kaesang sudah pernah ikut pelatihan kader tingkat nasional itu? Nyatanya tidak, dapet kartu anggotapun baru,” sindir Ubedilah.

Ketiga, menunjukan bahwa PSI bukan partai modern, sebab sangat menggantungkan nasibnya pada seorang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ketergantungan pada Jokowi itu kini makin terbukti, selain terlihat dari narasi tegak lurus ke Jokowi juga sampai mengangkat darah daging Jokowi Kaesang sebagai ketua umumnya,” imbuhnya

Kaesang mengakui, sosok sang ayah, Jokowi menjadi inspirasinya untuk terjun ke politik. “Terus terang, saya masuk politik itu, ya, salah satu inspirasinya Bapak saya sendiri,” tutur Kaesang saat berpidato dalam forum Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI di Djakarta Theatre, Senin malam.

“Beliau ini orang yang sangat saya cintai dan saya hormati, saya ingin mengikuti jejak beliau berpolitik untuk kebaikan,” tambah Kaesang.(dan)

Tags: kaesang pangarepKopdarnasPartai Solidaritas Indonesia

Berita Terkait.

DPD RI Minta Pelaku Pembunuhan Nakes di Tambrauw Menyerahkan Diri
Politik

DPD RI Minta Pelaku Pembunuhan Nakes di Tambrauw Menyerahkan Diri

Senin, 23 Maret 2026 - 16:02
BMKG Prakirakan Mayoritas Kota Besar di Indonesia Berawan-Hujan Ringan.
Politik

Anggota DPR: Timwas Intelijen DPR Bisa Dalami Kasus Penyiraman

Senin, 23 Maret 2026 - 12:01
Rayakan Lebaran di Tengah Gejolak Global, Golkar Ajak Jaga Persatuan
Politik

Rayakan Lebaran di Tengah Gejolak Global, Golkar Ajak Jaga Persatuan

Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:51
UI
Politik

Kisruh Talent Scouting UI, DPR Minta Rektor Investigasi dan Pulihkan Status Kelulusan

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:30
Oleh-Soleh
Politik

Anggota DPR Minta Transparansi Usut Kasus Penyiraman Air Keras

Kamis, 19 Maret 2026 - 06:49
Rieke
Politik

Komisi XIII DPR Dorong Narapidana Tak Mampu Dapat BPJS PBI

Kamis, 19 Maret 2026 - 04:07

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1086 shares
    Share 434 Tweet 272
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    910 shares
    Share 364 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    795 shares
    Share 318 Tweet 199
  • Jelang FIFA Series, Jay Idzes Bocorkan Atmosfer Baru Timnas Indonesia

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Rehabilitasi Pascabencana Sumatera, Tito Minta Daerah Aman Bantu Daerah Rusak Parah

    953 shares
    Share 381 Tweet 238
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.