• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Jumlah Korban Tewas Gempa Maroko Bertambah Jadi 2.901 Orang, Ribuan Lainnya Terluka

Redaksi Editor Redaksi
Kamis, 14 September 2023 - 03:42
in Internasional
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Korban tewas akibat gempa dahsyat mengguncang Maroko Jumat lalu dilaporkan hampir mencapai 3 ribu orang. Jumlah korban tewas terus meningkat ketika tim pencarian dan penyelamatan menyisir tumpukan puing-puing.

Harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat semakin memudar mengingat jalan-jalan yang diblokir menghambat akses ke daerah-daerah yang paling parah terkena dampaknya, yaitu di desa-desa terpencil di daerah pedesaan dan pegunungan.

BacaJuga:

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Gempa Maroko kini telah melewati jangka waktu 72 jam ketika penyelamatan dianggap paling mungkin dilakukan, namun dalam beberapa kasus, korban selamat ditemukan jauh setelah jangka waktu tersebut.

“Jumlah korban tewas saat ini mencapai 2.901 orang,” kata Kementerian Dalam Negeri Maroko pada hari Rabu, dan 5.530 orang terluka dalam gempa paling mematikan di negara itu sejak tahun 1960 dan yang paling kuat sejak tahun 1900, seperti dilansir Al Jazeera, Rabu (13/9/2023).

Kendaraan yang penuh dengan perbekalan melintasi jalan pegunungan yang berkelok-kelok untuk mengantarkan makanan dan tenda yang sangat dibutuhkan bagi para korban yang selamat. Tim pencari masih berada di beberapa tempat untuk mencari korban yang masih hidup.

Di beberapa lokasi yang lebih terpencil, masih ada sedikit tanda bantuan dari luar. Stefanie Dekker dari Al Jazeera, melaporkan dari desa Imi N’Tala, mengatakan situasinya mengerikan.

“Desa ini rata dengan tanah dan hancur. Bau kematian ada dimana-mana. Setidaknya masih ada 40 jenazah di bawah reruntuhan,” kata Dekker.

“Potongan besar gunung runtuh, menghantam desa-desa ini. Seluruh keluarga telah musnah. Seseorang menunjuk ke rumahnya. Ada sebuah pintu putih yang masih berdiri, dan dia memberi tahu kami bahwa itu adalah pintu rumahnya. Dia mulai menangis tentang bagaimana dia berlari keluar pintu dan segala sesuatu di sekitarnya runtuh. Dia kehilangan putra dan istrinya. Ia menjerit karena melihat Abaya istrinya tertimbun reruntuhan. Sungguh memilukan,” ungkapnya.

“Masalahnya adalah akses ke tempat-tempat tersebut. Ada jalan sempit dan berkelok-kelok. Masih banyak tempat yang belum bisa mereka jangkau,” tambahnya.

Sejauh ini, tim pencarian dan penyelamatan dari Qatar, Inggris, Spanyol dan Uni Emirat Arab telah beroperasi di lapangan bersama tim darurat Maroko, militer dan pejabat lainnya.

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Amerika Serikat juga telah mengirimkan tim ahli bencana dan keadaan darurat untuk membantu menilai kerusakan dan mengoordinasikan respons.

Abdel Wahed Chafiki, Bupati Menara di Marrakesh, mengatakan sulit menentukan jumlah total korban.

Dia mengatakan bahwa daerah pegunungan terjal tempat gempa terjadi membuat upaya untuk mencapai korban menjadi sulit, namun dia menekankan bahwa pihak berwenang setempat terus melanjutkan upaya bantuan dan memberikan bantuan.

Errachid Montassir, seorang aktivis dan pekerja kemanusiaan, dengan dokter pergi ke desa-desa terpencil di pegunungan Atlas.

Dia mengatakan mereka membutuhkan waktu lima jam untuk mencapai kota Ijjoukak karena jalannya diblokir.

“Itu adalah sebuah bencana dan juga kejutan melihat orang-orang masih berada di bawah reruntuhan di sana,” kata Montassir.

“Tentara sedang melakukan tugasnya untuk mengeluarkan orang-orang ini dari dalam tanah, namun sangat sulit untuk mencapai tempat-tempat ini, jadi Anda dapat membayangkan bahwa tidak ada makanan, juga tidak ada selimut atau tempat tidur yang dapat menampung orang-orang tersebut untuk tidur,” tuturnya.

Desa Tikht, yang sebelumnya dihuni oleh setidaknya 100 keluarga, dipenuhi dengan tumpukan kayu, bongkahan batu, serta pecahan piring, sepatu, dan karpet bermotif rumit.

“Hidup sudah berakhir di sini,” kata Mohssin Aksum (33), yang memiliki keluarga yang tinggal di pemukiman kecil tersebut.

“Desa ini sudah mati,” ujarnya.

Seperti banyak desa yang terkena dampak paling parah, desa ini merupakan daerah pedesaan kecil dengan sejumlah besar bangunan yang dibangun dengan campuran tradisional dari batu, kayu, dan mortar yang terbuat dari lumpur.

Puluhan warga, kerabat yang berduka, dan tentara berkumpul di reruntuhan. Beberapa orang mengatakan mereka tidak dapat mengingat gempa sebelumnya yang terjadi di daerah tersebut.

“Hal ini bukanlah sesuatu yang terpikirkan oleh masyarakat di sini ketika membangun rumah mereka,” kata Abdelrahman Edjal, pelajar berusia 23 tahun, yang kehilangan sebagian besar keluarganya dalam bencana tersebut.

Pembangunan kembali diperkirakan akan menjadi tantangan besar bagi negara Afrika Utara tersebut, yang telah mengalami kesulitan ekonomi dan kekeringan selama bertahun-tahun dan kini khawatir akan penurunan sektor pariwisata yang penting di negaranya. (dam)

Tags: gempagempa marokomaroko

Berita Terkait.

vance
Internasional

Wapres JD Vance Batal ke Swiss, Dialog Damai AS-Iran Tertunda

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09
Prabowo
Internasional

Prabowo Batal Hadiri ASEAN-Russia Summit di Kazan, Istana Ungkap Alasannya

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:19
Shehbaz Sharif
Internasional

DPR RI Apresiasi Perdamaian AS-Iran, Ingatkan Israel Jangan Ganggu Kesepakatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:47
Video-Kekerasan
Internasional

Viral Dugaan Penganiayaan WNI di Malaysia, DPR Minta Proses Hukum Dikawal Ketat

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:43
Shehbaz-Sharif
Internasional

AS dan Iran Sepakat Damai, Tandatangani Perjanjian Pekan Ini

Senin, 15 Juni 2026 - 11:29
Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan
Internasional

Qatar Sambut Kemajuan Mediasi Pakistan, Perjanjian Damai AS-Iran Kian Dekati Kenyataan

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:05

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7136 shares
    Share 2854 Tweet 1784
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    961 shares
    Share 384 Tweet 240
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG
Olahraga

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Editor Juni Armanto
Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42

INDOPOSCO.ID – Setelah sempat tersendat di laga pembuka, Swiss akhirnya menemukan ritmenya di laga kedua Piala Dunia 2026 pada Jumat...

SelengkapnyaDetails
Ismael Kone

Piala Dunia 2026: Kemenangan Kanada Diwarnai Cedera Horor Ismael Kone, Jesse Marsch Prihatin

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:37
Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Hasil Piala Dunia: Bungkam Korsel 1-0, Meksiko Pastikan Langkah ke 32 Besar

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:47
Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Piala Dunia 2026: Hugo Broos Puas Afsel Tampil Lebih Agresif saat Imbangi Ceko

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:01
Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Hasil Piala Dunia: Kanada Gunduli Qatar, Swiss Menang Meyakinkan atas Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:23
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.